Satgas Tangkap Terduga Anggota KKB Intan Jaya, Terlibat Penembakan dan Pembakaran

Minggu, 31 Mei 2026 - 15:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan terduga anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya berinisial EK saat operasi patroli di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. (Posnews/Ist)

Petugas Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mengamankan terduga anggota KKB Kodap VIII Intan Jaya berinisial EK saat operasi patroli di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. (Posnews/Ist)

INTAN JAYA, POSNEWS.CO.ID – Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pria berinisial EK (18) yang diduga menjadi bagian dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap VIII Intan Jaya pimpinan Apen Kobogau.

Personel menangkap EK saat menggelar patroli jalan kaki di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Sabtu (30/5/2026) pagi.

Penangkapan tersebut memperkuat upaya aparat menjaga keamanan di Intan Jaya yang masih menjadi salah satu wilayah rawan gangguan keamanan bersenjata di Papua Tengah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Satgas Tangkap EK Saat Patroli

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan personel menemukan dan mengamankan EK ketika menyisir kawasan permukiman warga di Sugapa.

Setelah menangkap EK, petugas langsung membawanya ke pos pemeriksaan untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

Petugas juga menyita sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata, antara lain dokumen, uang tunai, dan dua unit telepon genggam.

“Petugas mengamankan sejumlah dokumen, uang tunai, serta dua telepon genggam yang saat ini masih kami analisis secara forensik,” kata Yusuf, Minggu (31/5/2026).

Baca Juga :  Malam Takbiran 2026 Dijaga Ketat, Polda Metro Jaya Kerahkan 1.810 Personel di Jakarta

Selanjutnya, penyidik memeriksa isi perangkat komunikasi dan dokumen tersebut untuk menelusuri jaringan kelompok serta mengidentifikasi kemungkinan pelaku lain.

Penyidik Dalami Keterlibatan dalam Sejumlah Aksi Kekerasan

Penyidik menduga EK terlibat dalam sejumlah aksi gangguan keamanan yang terjadi di Intan Jaya dalam beberapa tahun terakhir. Namun, penyidik masih memverifikasi seluruh keterangan dan alat bukti yang diperoleh.

Penyidik mendalami dugaan keterlibatan EK dalam pembakaran barak bandara dan mobil tangki air di Bandara Bilogai pada Oktober 2021.

Penyidik juga menelusuri dugaan peran EK dalam pembakaran rumah dinas pemerintah daerah di Intan Jaya pada tahun yang sama.

Selain itu, penyidik mengaitkan nama EK dengan sejumlah kasus penembakan yang terjadi sepanjang 2025 hingga awal 2026, termasuk penembakan terhadap warga sipil, pos pemantauan menara telekomunikasi, dan pesawat sipil di sekitar Bandara Bilogai.

“Penyidik terus mencocokkan keterangan yang bersangkutan dengan alat bukti dan fakta-fakta yang telah kami kumpulkan,” ujar Yusuf.

Baca Juga :  DPR Minta Investigasi Skandal Riset Palsu Peneliti Indonesia di Denmark

Operasi Damai Cartenz Kembangkan Jaringan

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Irjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan penyidik terus mengembangkan kasus untuk mengungkap jaringan kelompok bersenjata di Papua Tengah.

Menurut Faizal, aparat menjalankan seluruh proses penegakan hukum secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mendalami setiap informasi secara profesional. Kami juga memastikan seluruh proses berjalan sesuai hukum serta tetap menghormati hak asasi manusia,” kata Faizal.

Ia menambahkan aparat akan terus menindak setiap pelaku yang terlibat dalam aksi kekerasan maupun gangguan keamanan yang mengancam keselamatan masyarakat.

Polisi Ajak Warga Jaga Kamtibmas

Kombes Pol Adarma Sinaga mengimbau masyarakat menjaga keamanan dan tidak mudah percaya informasi yang belum terverifikasi.

Ia juga meminta warga mendukung aparat dengan melaporkan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketertiban di Papua Tengah.

Saat ini, penyidik masih memeriksa EK secara intensif.

Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan EK tetap berstatus terduga hingga ada putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.**

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris
Brigpol Fredi Lukas Awes Tewas Diserang OTK di Yahukimo, Pelaku Diburu
Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap
Emas Rp90 Juta Dicuri, Pasutri di Ubud Gunakan Uangnya Operasi Plastik
Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono
Polemik Ucapan Hotman Paris Memanas, PWI Tempuh Jalur Hukum
Detik-Detik Ledakan Gas Runtuhkan Bangunan di Medan, 1 Tewas 2 Tertimbun
Cuma Melintas dari Thamrin City, Sopir Mengaku Dipalak Uang Rp 25 Ribu

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:26 WIB

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris

Rabu, 22 Juli 2026 - 06:26 WIB

Brigpol Fredi Lukas Awes Tewas Diserang OTK di Yahukimo, Pelaku Diburu

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:55 WIB

Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:27 WIB

Emas Rp90 Juta Dicuri, Pasutri di Ubud Gunakan Uangnya Operasi Plastik

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono

Berita Terbaru

Langkah taktis pereda ketegangan kawasan. Arab Saudi dan UEA meluncurkan pesan persaudaraan serentak di media sosial guna mengakhiri perselisihan geopolitik beberapa bulan terakhir. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Arab Saudi dan UEA Kompak Tegaskan Persaudaraan

Rabu, 22 Jul 2026 - 10:00 WIB