Kebakaran Muara Angke, Ibu-Ibu Muara Baru Galang Bantuan untuk Penyintas

Jumat, 28 Agustus 2026 - 21:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Muara Baru menyalurkan bantuan sembako dan pakaian kepada penyintas kebakaran Muara Angke Jakarta Utara. (Posnews/MR)

Warga Muara Baru menyalurkan bantuan sembako dan pakaian kepada penyintas kebakaran Muara Angke Jakarta Utara. (Posnews/MR)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kebakaran yang melanda kawasan Muara Angke, Jakarta Utara, Rabu (26/8/2026), menyisakan duka panjang.

Sebanyak 60 rumah terdampak, sementara sekitar 180 kepala keluarga atau 720 jiwa harus kehilangan tempat tinggal.

Sebagian penyintas hingga Jumat (28/8/2026) masih bertahan di tenda pengungsian yang berdiri di sekitar lokasi kebakaran. Di tengah keterbatasan tersebut, bantuan warga mulai berdatangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kali ini, solidaritas datang dari warga Muara Baru. Sejumlah ibu-ibu dari beberapa RT di RW 17, Penjaringan, secara mandiri mengumpulkan pakaian layak pakai dan kebutuhan pokok untuk membantu para penyintas.

Dari Warga untuk Warga

Bantuan itu dikumpulkan secara sukarela. Tidak ada seremoni besar. Warga hanya bergerak karena melihat tetangganya sedang membutuhkan pertolongan.

Cicih Darningsih (54), salah satu warga yang ikut menginisiasi penggalangan bantuan, mengatakan sumbangan berasal dari kelompok ibu-ibu peduli korban kebakaran di wilayah Muara Baru.

“Bantuan dari ibu-ibu warga tiga RT di RW 17 Penjaringan Muara Baru,” kata Cicih saat ditemui di lokasi penyaluran bantuan, Jumat (28/8/2026).

Barang yang terkumpul kemudian dibawa ke lokasi pengungsian untuk diberikan kepada warga terdampak.

Mi Instan, Beras hingga Pakaian Layak Pakai

Meski terlihat sederhana, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang kehilangan rumah.

Baca Juga :  Polisi Sikat Pengedar Pil Koplo di Penjaringan, 1.100 Lebih Obat Keras Disita

Cicih menyebut warga berhasil mengumpulkan lima dus mi instan, empat kardus roti, sekitar 10 kilogram beras, serta sejumlah karung pakaian layak pakai.

Pakaian yang disumbangkan merupakan barang yang masih bagus dan dapat digunakan. “Baju layak pakai. Masih bagus-bagus juga,” ujarnya.

Selain barang, warga juga mengumpulkan uang sekitar Rp250 ribu. Agar manfaatnya langsung dirasakan penyintas, uang tersebut digunakan membeli beberapa dus mi instan.

“Bantuan uang sebesar Rp250 ribu kami belikan Indomie beberapa dus,” tutur Cicih.

Penyintas Tak Bisa Memasak

Bagi warga yang masih tinggal di tenda, makanan menjadi kebutuhan mendesak.

Kehilangan rumah berarti kehilangan banyak hal sekaligus. Tempat tidur hilang, pakaian terbatas, peralatan rumah tangga rusak, bahkan aktivitas sederhana seperti memasak pun tidak mudah dilakukan.

“Tujuannya untuk meringankan mereka, karena mereka sudah tidak punya rumah tinggal dan baju. Untuk makan saja mereka tidak bisa masak,” kata Cicih.

Karena itu, bantuan berupa makanan siap konsumsi maupun bahan pangan menjadi sangat penting selama masa pengungsian.

Bantuan Dikemas Bersama Penyintas

Cicih tidak hanya menyerahkan bantuan dan kemudian meninggalkan lokasi.

Bantuan terlebih dahulu disampaikan kepada pengurus RW 22 di sekitar tempat pengungsian. Setelah itu, warga bersama para penyintas membantu mengemas barang sebelum dibagikan.

“Iya, tadi saya serahkan dulu ke Pak RW. Ini saya bungkusin sama warga yang kena bencana. Saya suruh bantu bungkusin, nanti mau dibagi-bagi,” ujarnya.

Baca Juga :  Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Sudah Sadar, Polisi Dalami Motif Bullying

Cara sederhana tersebut memperlihatkan bahwa solidaritas tidak selalu hadir dalam bentuk bantuan besar.

Kadang, lima dus mi, beberapa kardus roti, beras, dan pakaian layak pakai bisa menjadi penyambung hidup bagi keluarga yang sedang kehilangan segalanya.

Gotong Royong Menjadi Kekuatan

Sejumlah warga Muara Baru turut membantu pengumpulan bantuan, di antaranya Nurmaidah dan Lisa.

Gerakan tersebut menjadi contoh bahwa masyarakat dapat mengambil peran ketika bencana datang. Bantuan tidak harus menunggu lembaga besar.

Kepedulian dari lingkungan terdekat pun dapat menjadi penopang penting bagi penyintas.

Namun, kebutuhan para korban tentu belum selesai.

Selama masih tinggal di pengungsian, mereka membutuhkan makanan, air minum, pakaian, perlengkapan bayi dan anak, obat-obatan, perlengkapan tidur, hingga kebutuhan kebersihan.

Ketika Rumah Hilang, Harapan Jangan Ikut Padam

Kebakaran Muara Angke bukan sekadar cerita tentang bangunan yang terbakar.

Di balik angka 60 rumah dan 720 jiwa, terdapat keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harus memulai kembali kehidupan dari kondisi yang serba terbatas.

Namun, dari tengah musibah itu muncul sesuatu yang tidak ikut terbakar: kepedulian.

Warga Muara Baru menunjukkan bahwa ketika satu kelompok masyarakat jatuh, lingkungan di sekitarnya dapat menjadi tangan pertama yang membantu mereka bangkit.

Rumah mungkin bisa habis dilalap api, tetapi gotong royong dapat menjaga harapan tetap menyala. MR

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolres Jakut Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Serukan Persatuan dan Toleransi
Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya
Pramono Siapkan Hujan Buatan Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye di GBK
Jakarta Bisa Panas hingga 36 Derajat, Warga Bogor Perlu Waspada Hujan
Demo Jakarta Hari Ini, Simak Rute Alternatif ke Monas, Slipi, dan Tomang
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Udara Panas, Bogor Potensi Diguyur Hujan Lebat
Depok Bisa Mencapai 37 Derajat, Simak Prakiraan Cuaca Jabodetabek Hari Ini
Langit Cerah Menyinari Jabodetabek Hari Ini, Cek Rincian Wilayahnya

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolres Jakut Hadiri Hari Santri Nasional 2026, Serukan Persatuan dan Toleransi

Kamis, 22 Oktober 2026 - 06:31 WIB

Kenapa Cuaca Jabodetabek Hari Ini Begitu Panas? Simak Data Lengkapnya

Rabu, 21 Oktober 2026 - 18:27 WIB

Pramono Siapkan Hujan Buatan Jelang Jakarta Running Festival dan Konser Ye di GBK

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:51 WIB

Jakarta Bisa Panas hingga 36 Derajat, Warga Bogor Perlu Waspada Hujan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 06:13 WIB

Demo Jakarta Hari Ini, Simak Rute Alternatif ke Monas, Slipi, dan Tomang

Berita Terbaru

Microsoft berencana merombak layanan Xbox Game Pass menjadi sistem Ă  la carte. CEO Asha Sharma menyiapkan skema fleksibel untuk memilih fitur langganan. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Microsoft Siapkan Perombakan Besar Xbox Game Pass

Kamis, 22 Okt 2026 - 16:04 WIB

Sekuel KPop Demon Hunters 2 dipastikan tayang di bioskop. Langkah strategis ini menyusul kesuksesan rekor film pertama di platform streaming. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

KPop Demon Hunters Amankan Penayangan Bioskop

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:50 WIB

Rockstar Games Rockstar Games menyulap kota Miami jadi dunia nyata GTA 6. Konvoi mobil mewah dan kru kamera picu dugaan pembuatan trailer live-action. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Rockstar Sulap Kota Miami Menjadi Dunia Nyata GTA 6

Kamis, 22 Okt 2026 - 14:35 WIB

ASUS resmi merilis ROG Bulwark Dock DG310 untuk ROG Xbox Ally. Dock ini mendukung output HDMI 2.1 hingga 8K dan pengisian daya 80W. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

ASUS Luncurkan ROG Bulwark Dock DG310 Untuk Ubah ROG Ally

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:24 WIB