Mudik Gratis 2026 DKI Jakarta Ada 366 Bus, Bisa untuk KTP Non DKI – Ini Jadwalnya

Rabu, 25 Februari 2026 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan bus mudik gratis Pemprov DKI Jakarta bersiap memberangkatkan ribuan pemudik dari kawasan Monas menuju berbagai daerah saat Lebaran 2026. (Posnews/Net)

Ratusan bus mudik gratis Pemprov DKI Jakarta bersiap memberangkatkan ribuan pemudik dari kawasan Monas menuju berbagai daerah saat Lebaran 2026. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi membuka Program Mudik Gratis 2026 dan langsung menyiapkan ratusan armada bus untuk mengangkut ribuan pemudik saat Lebaran 2026.

Pemprov DKI membuka pendaftaran sejak 22 Februari 2026 melalui laman mudikgratis.jakarta.go.id.

Warga cukup mengunggah KTP dan Kartu Keluarga (KK), dengan ketentuan satu KK maksimal mendaftarkan empat peserta.

Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Emanuel Kristanto, menegaskan pihaknya memprioritaskan pemilik KTP DKI.

“Program ini memprioritaskan KTP DKI. Namun, kami tetap melayani masyarakat ber-KTP non-DKI jika kuota masih tersedia,” ujar Emanuel, Rabu (25/2/2026).

Baca Juga :  Polri Pasang Sistem Anti-Drone Canggih di MotoGP Mandalika 2025

Pendaftaran Dibagi 3 Kluster

Untuk mencegah penumpukan, Pemprov DKI membagi pendaftaran dan verifikasi menjadi tiga kluster berdasarkan kota tujuan.

  • Kluster 1
    Tujuan: Solo, Tasikmalaya, Palembang, Madiun, Sragen, Cilacap
    Daftar: 22–24 Februari 2026
    Verifikasi: 25–27 Februari 2026
  • Kluster 2
    Tujuan: Yogyakarta, Kuningan, Lampung, Tegal, Kebumen, Jombang, Pekalongan
    Daftar: 25–27 Februari 2026
    Verifikasi: 28 Februari–2 Maret 2026
  • Kluster 3
    Tujuan: Wonogiri, Kediri, Malang, Wonosobo, Purwokerto, Semarang, Sidoarjo
    Daftar: 28 Februari–2 Maret 2026
    Verifikasi: 3–5 Maret 2026

Jadwal Keberangkatan

Setelah peserta lolos verifikasi, Pemprov DKI memberangkatkan penumpang dari Monumen Nasional pada 17 Maret 2026.

Baca Juga :  Pelatih Irak Graham Arnold Tak Takut Wasit Ma Ning, Fokus Lawan Timnas Indonesia

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, petugas lebih dulu mengirim sepeda motor dari Terminal Pulogadung pada 16 Maret 2026.

Armada dan Kuota Bertambah

Tahun ini, Pemprov DKI mengerahkan 366 bus untuk arus mudik, naik dari 293 bus pada 2025.

Selain itu, Pemprov DKI juga menyiapkan 295 bus untuk arus balik dari 20 kota tujuan dengan kuota sekitar 11.800 penumpang, meningkat dari 228 bus tahun lalu.

Pemprov DKI menargetkan mudik Lebaran 2026 lebih tertib dan aman serta menekan kemacetan dan risiko kecelakaan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan
Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan
Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia
Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta
Revolusi Jalur Langit: Jepang Bangun Tol Drone 40.000 Km di Atas Kabel Listrik
Mudik Lebaran 2026, Kapolda Metro Jaya Pastikan 1.647 Titik Pengamanan Siap
Strategi Tanpa Arah: Membedah Kekacauan Politik di Balik Serangan Militer AS ke Iran

Berita Terkait

Minggu, 15 Maret 2026 - 12:04 WIB

Prabowo Perintahkan Polri Ungkap Pelaku Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:55 WIB

Arus Mudik 2026: 459 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta, 3,2 Juta Masih Tertahan

Minggu, 15 Maret 2026 - 05:09 WIB

Cuaca Indonesia Minggu 15 Maret 2026, Jakarta hingga Surabaya Berawan dan Hujan

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:13 WIB

Diplomasi Rel dan Jembatan: Korea Utara Buka Kembali Jalur Logistik dengan China dan Rusia

Sabtu, 14 Maret 2026 - 19:56 WIB

Bupati Syamsul Auliya Rachman Jadi Tersangka, KPK Bongkar Setoran THR Rp610 Juta

Berita Terbaru