Sadis! Pegawai SPBU Bogor Dibacok Usai Pergoki Pelaku Ganjal ATM

Sabtu, 5 September 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pembacokan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, pembacokan. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Aksi nekat pegawai SPBU berinisial S (31) berujung petaka.

Ia dibacok orang tak dikenal setelah memergoki gerak-gerik mencurigakan di mesin ATM SPBU, Kampung Sodong, Kecamatan Tanjungsari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Peristiwa berdarah itu terjadi Jumat (4/9/2026) sekitar pukul 19.15 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat itu, S melihat seorang pria berada di sekitar mesin ATM. Gerak-geriknya membuat korban curiga.

Pelaku diduga hendak menjalankan modus ganjal ATM dengan berpura-pura membantu nasabah yang mengalami kendala saat bertransaksi.

Tak ingin ada warga menjadi korban, S menghampiri pria tersebut untuk memastikan aktivitasnya. Namun, situasi mendadak berubah brutal.

Baca Juga :  Tragedi Gempa NTT, 1.245 Orang Jadi Korban dan 27.700 Warga Mengungsi

Pelaku justru mengeluarkan senjata tajam dan menyerang S. Setelah membacok korban, pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor.

Kapolsek Tanjungsari Iptu Eka Sakti membenarkan kejadian tersebut.

“Telah terjadi dugaan tindak pidana penganiayaan dilakukan oleh orang tidak dikenal terhadap korban di ATM SPBU,” kata Eka, Sabtu (5/9/2026).

Akibat serangan itu, S mengalami luka pada bagian dada dan lengan kanan. Korban kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Polisi Buru Pelaku

Polisi kini menyelidiki kasus pembacokan tersebut. Petugas juga berupaya mengungkap identitas dan keberadaan pelaku yang melarikan diri dengan sepeda motor.

Baca Juga :  Ibu Tiri ASN Kemenag di Sukabumi Ditahan, Kasus Penganiayaan Anak Berujung Maut

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak mudah menerima bantuan dari orang asing ketika menggunakan ATM.

Modus ganjal ATM biasanya memanfaatkan kepanikan korban saat kartu sulit masuk atau keluar dari mesin.

Pelaku kemudian menawarkan bantuan dan berusaha menguasai kartu maupun informasi penting korban.

Karena itu, pengguna ATM sebaiknya tidak memberikan kartu, PIN, atau informasi perbankan kepada siapa pun. Jika terjadi masalah, segera batalkan transaksi dan hubungi petugas resmi bank.

Kasus pembacokan pegawai SPBU Bogor ini masih dalam penanganan polisi. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polsanak Polda Bengkulu, Kenalkan Tugas Polisi dan Rambu Lalu Lintas kepada Anak
Bus Listrik Mulai Diuji Coba di Serang, Pelajar Jadi Perhatian Penentuan Tarif
Kapolda Bengkulu Turun Langsung Donor Darah, 300 Pendonor Bergerak untuk Sesama
Pelajar Tangerang Diimbau Tak Ikut Demo Jakarta, Polisi Siaga di Stasiun dan Gerbang Tol
Narkoba dan Bullying Mengancam Pelajar, Kapolda Aceh Sampaikan Pesan Penting
Jejak Rem 45 Meter Ditemukan Usai Mobil Dinas TNI Terjun ke Jurang di Yalimo
Sedekah Rp2.000 Sehari, Program Polda Bengkulu Bantu 84 Rumah Warga
Ingin Kerja ke Luar Negeri? Warga Desa Jabar Bisa Ikut Kursus 4 Bahasa Gratis

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 14:28 WIB

Polsanak Polda Bengkulu, Kenalkan Tugas Polisi dan Rambu Lalu Lintas kepada Anak

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:42 WIB

Bus Listrik Mulai Diuji Coba di Serang, Pelajar Jadi Perhatian Penentuan Tarif

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Kapolda Bengkulu Turun Langsung Donor Darah, 300 Pendonor Bergerak untuk Sesama

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Pelajar Tangerang Diimbau Tak Ikut Demo Jakarta, Polisi Siaga di Stasiun dan Gerbang Tol

Selasa, 20 Oktober 2026 - 07:40 WIB

Narkoba dan Bullying Mengancam Pelajar, Kapolda Aceh Sampaikan Pesan Penting

Berita Terbaru

Zelenskyy gelar pembicaraan dengan utusan AS di tengah sengketa sanksi Rusia dengan Trump dan eskalasi serangan drone di Saint Petersburg. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Mengadakan Pembicaraan Dengan Utusan Khusus AS

Selasa, 20 Okt 2026 - 14:30 WIB