Pria di Sigi Tewas Diterkam Ular Piton 5 Meter, Tubuh Korban Sempat Ditelan

Jumat, 30 Januari 2026 - 06:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Ular Piton 5 Meter Terkam Pria Saat Istirahat di Kebun. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Ular Piton 5 Meter Terkam Pria Saat Istirahat di Kebun. (Posnews/Ist)

SULAWESI TENGAH, POSNEWS.CO.ID – Heboh dan mengerikan. Seorang pria berinisial MS (34) tewas ditelan ular piton raksasa sepanjang 5 meter saat ia beristirahat di kebunnya, Desa Bangga, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

Kejadian berdarah itu terjadi ketika korban tengah santai, Rabu sore (28/1/2026) sore hari sendirian di kebunnya.

Tanpa diduga, ular piton tiba-tiba menerkam, menggigit, lalu mulai menelan tubuh korban dari bagian kepala. Ketika keluarga menemukan lokasi kejadian, sebagian besar tubuh MS sudah masuk ke dalam mulut ular.

โ€œKorban kemungkinan sedang istirahat dan mau makan, lalu diserang ular besar itu,โ€ ungkap Kepala Desa Bangga, Abrar Ganasatu kepada wartawan, Kamis (29/1/2026).

Melihat kondisi kritis putranya, ayah korban bertindak cepat dengan menebas tubuh ular piton sampai mati.

Namun tragisnya, MS sudah tidak bernyawa saat berhasil diselamatkan oleh warga, yang kemudian mengevakuasi jasadnya dengan mengikat tubuhnya menggunakan pakaian.

Desa Bangga dikenal sebagai kawasan perkebunan pegunungan, sehingga warga kerap berhadapan langsung dengan satwa liar seperti piton.

Baca Juga :  Pandji Dilaporkan ke Polda Metro soal Materi Stand Up Mens Rea - Dugaan Penistaan Agama

Meski sudah beberapa insiden terjadi, peristiwa kali ini menjadi sorotan publik karena ukuran ular yang sangat besar dan kejadian yang berlangsung begitu cepat.

Pihak berwajib mengamankan bangkai ular piton dan memastikan MS tewas akibat serangan reptil tersebut.

Warga Desa Bangga dan sekitar Sigi diimbau ekstra waspada saat berkebun atau berada di semak dan pepohonan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Perancis Batasi Alkohol
Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Siberia Barat
Travel Umrah Bermasalah Masih Marak, Kemenhaj Terima 72 Laporan Jemaah
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah Sejak Pagi, Hujan Petir Mengintai Sore Hari
Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab
Pecah Kongsi G7: Giorgia Meloni Sebut Serangan Donald Trump
Babak Baru di Jenewa: AS dan Iran Memulai Perundingan Damai
Perusahaan Eropa Pamerkan Robot Humanoid Canggih di Vivatech

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 07:00 WIB

Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Perancis Batasi Alkohol

Senin, 22 Juni 2026 - 06:57 WIB

Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Siberia Barat

Senin, 22 Juni 2026 - 06:47 WIB

Travel Umrah Bermasalah Masih Marak, Kemenhaj Terima 72 Laporan Jemaah

Senin, 22 Juni 2026 - 06:23 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah Sejak Pagi, Hujan Petir Mengintai Sore Hari

Minggu, 21 Juni 2026 - 21:53 WIB

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Berita Terbaru

Bara musim panas di Eropa. Gelombang panas ekstrem memaksa Perancis membatasi alkohol di ruang publik dan Spanyol menutup area fan zone Piala Dunia. Dok: REUTERS/Guglielmo Mangiapane

INTERNASIONAL

Gelombang Panas Ekstrem Eropa: Perancis Batasi Alkohol

Senin, 22 Jun 2026 - 07:00 WIB

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Drone Ukraina Hantam Kilang Minyak Rusia di Siberia Barat

Senin, 22 Jun 2026 - 06:57 WIB

Klaim sabotase di Washington. Presiden Donald Trump menuduh perusak merusak lapisan cat baru Reflecting Pool yang kini mengelupas dan berlumut hijau. Dok: REUTERS/Christian Hartmann

INTERNASIONAL

Donald Trump Tuding Aksi Vandalisme sebagai Penyebab

Minggu, 21 Jun 2026 - 21:53 WIB