Demerina Pulang Setelah Disandera KKB, Nasib 7 Korban Lain Masih Misterius

Senin, 28 September 2026 - 11:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Demerina Uwamang korban penculikan KKB Jila kembali bersama keluarga. (Posnews/Ist)

Demerina Uwamang korban penculikan KKB Jila kembali bersama keluarga. (Posnews/Ist)

MIMIKA, POSNEWS.CO.ID – Setelah melewati hari-hari panjang di wilayah terpencil Papua Tengah, Demerina Uwamang akhirnya kembali ke pelukan keluarganya.

Perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan dan penyanderaan kelompok bersenjata di Distrik Jila, Kabupaten Mimika, itu diserahkan kepada keluarga di Timika pada Jumat (25/9/2026).

Demerina sebelumnya menjalani perawatan dan pemulihan selama 12 hari di RS Bhayangkara Mimika. Kondisinya kini dinyatakan stabil setelah menjalani pemeriksaan dan penanganan medis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, kepulangan Demerina belum menutup seluruh kisah kelam penculikan di Jila. Dari sembilan warga yang dilaporkan menjadi korban pada 17 Agustus 2026, baru dua orang yang ditemukan.

Satu korban lainnya, Yosina Tsenawatme, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dimakamkan secara adat oleh masyarakat. Sementara itu, tujuh korban lainnya masih dalam pencarian.

Ditemukan di Tengah Wilayah Terpencil

Pencarian terhadap para korban berlangsung di tengah medan Papua yang sulit dijangkau.

Informasi keberadaan Demerina mulai terungkap setelah masyarakat menemukan korban di wilayah Bela pada September. Saat ditemukan, Demerina bersama Yosina.

Baca Juga :  Dosen Cantik Untag Tewas Tanpa Busana, AKBP M Ditangkap Propam Polda Jateng

Tim kemudian melakukan identifikasi untuk memastikan identitas korban. Setelah dipastikan sebagai salah satu korban penculikan 17 Agustus, Satgas Operasi Damai Cartenz bersama Polres Mimika dan tokoh masyarakat menyiapkan proses evakuasi.

Evakuasi tidak bisa dilakukan secara gegabah. Tim sempat menghadapi kendala cuaca, medan berat, dan situasi keamanan.

Setelah kondisi memungkinkan, Demerina akhirnya berhasil dievakuasi menggunakan Helikopter Polri P-3002 menuju Timika pada 14 September 2026.

Dari sana, perjalanan Demerina berlanjut ke rumah sakit. Selama 12 hari, tim medis menangani kondisi fisik korban sebelum akhirnya memastikan Demerina cukup stabil untuk kembali bersama keluarganya.

Trauma Belum Selesai

Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Irjen Pol Dr Faizal Ramadhan mengatakan keselamatan dan kondisi korban menjadi prioritas sejak Demerina ditemukan.

“Prioritas kami sejak korban ditemukan adalah memastikan keselamatan dan kondisi korban terlebih dahulu. Setelah berhasil dievakuasi ke Timika, korban mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis. Hari ini, setelah kondisinya stabil, Demerina dapat kembali kepada keluarganya,” ujar Faizal.

Baca Juga :  178 Pendaki Terjebak di Ranu Kumbolo Saat Semeru Meletus, Evakuasi Dimulai Hari Ini

Meski sudah berada bersama keluarga, proses pemulihan Demerina belum berhenti.

Satgas Operasi Damai Cartenz menyiapkan pendampingan psikologis melalui tim trauma healing dari Satgas Banops Damai Cartenz.

Pendampingan tersebut diperlukan untuk membantu korban melewati dampak psikologis setelah berada dalam situasi penyanderaan.

Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Adarma Sinaga mengatakan setiap tahapan penanganan korban dilakukan dengan memperhatikan keselamatan, kondisi kesehatan, serta koordinasi dengan keluarga.

“Setiap tahapan dilakukan secara terukur, mulai dari evakuasi, pemeriksaan medis, pemulihan hingga pengembalian kepada keluarga,” kata Adarma.

Tujuh Korban Masih Dicari

Kepulangan Demerina sekaligus menjadi pengingat bahwa operasi penyelamatan belum selesai.

Polisi masih berkoordinasi dengan keluarga dan masyarakat di wilayah Jila, Bela, Alama, hingga Keselama untuk mencari tujuh korban yang hingga kini belum ditemukan.

Satgas juga terus mengedepankan keselamatan korban dan personel dalam setiap upaya pencarian. Kondisi geografis yang berat membuat proses tersebut membutuhkan koordinasi dengan masyarakat setempat.

Di sisi lain, Demerina kini memiliki kesempatan untuk memulai kembali hidupnya bersama keluarga. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Anak Tiri di Bandung Setrum Ibu Sambung hingga Tewas, Motifnya Bikin Geger
Pelajar 16 Tahun Tak Sadarkan Diri Diduga Dianiaya Kades di Lampung
Misteri Wakil Rektor IT&B Karo Tewas, Mobil XForce dan HP Hilang
Rafli Tewas Usai Bentrokan Tallo Makassar, Polisi Periksa Anggota dan CCTV
Fakta Baru Kematian Presenter TVRI Yanto Indorway, 2 Pria Jadi Tersangka
Mayat Pria Terkubur di Tanah Lapang Batanghari, Kaki Terikat
Sebulan Diburu, Pria yang Diduga Siram Istri Siri dengan Air Keras di Jambi Ditangkap
Baku Tembak Pecah di Papua Tengah, 4 Anggota OPM Dilaporkan Tewas

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 11:01 WIB

Demerina Pulang Setelah Disandera KKB, Nasib 7 Korban Lain Masih Misterius

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Anak Tiri di Bandung Setrum Ibu Sambung hingga Tewas, Motifnya Bikin Geger

Senin, 28 September 2026 - 05:59 WIB

Pelajar 16 Tahun Tak Sadarkan Diri Diduga Dianiaya Kades di Lampung

Senin, 28 September 2026 - 05:48 WIB

Misteri Wakil Rektor IT&B Karo Tewas, Mobil XForce dan HP Hilang

Minggu, 27 September 2026 - 20:05 WIB

Rafli Tewas Usai Bentrokan Tallo Makassar, Polisi Periksa Anggota dan CCTV

Berita Terbaru