Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pengeroyokan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Pengeroyokan. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Keributan di sebuah tempat makan kawasan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, berujung maut.

Seorang pria meninggal dunia setelah menjadi korban pengeroyokan yang terjadi pada Minggu (13/9/2026).

Polisi kini mengamankan 10 orang yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan tersebut. Mereka masih menjalani pemeriksaan untuk mengungkap peran masing-masing dalam peristiwa yang merenggut nyawa korban.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jajaran Polsek Cileungsi mengamankan 10 orang yang diduga terlibat dalam aksi pengeroyokan,” kata Kapolsek Cileungsi Kompol Edison, Sabtu (3/10/2026).

Berawal dari Tantangan Balap Lari

Menurut hasil pemeriksaan sementara, keributan bermula ketika korban datang ke lokasi dalam kondisi diduga mabuk.

Korban kemudian menantang sejumlah pengunjung warung kopi untuk melakukan balap lari. Namun, ajakan tersebut awalnya tidak mendapat respons.

Tak berhenti di situ, korban berkeliling dan kembali mengajak orang-orang di sekitar lokasi untuk mengikuti balap lari.

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Sindikat Sabu 11 Kg dari Malaysia, Satu DPO Ditangkap

“Keributan bermula ketika korban yang diduga dalam kondisi mabuk menantang para pengunjung warung kopi untuk melakukan balapan lari,” ujar Edison.

Setelah balapan berlangsung, situasi berubah panas. Korban terlibat cekcok dengan sejumlah pengunjung.

Beberapa orang sempat mencoba melerai. Namun, menurut polisi, situasi justru kembali memanas setelah korban diduga memukul sejumlah pengunjung dan pedagang yang berusaha menghentikan keributan.

“Usai balapan, terjadi cekcok antara korban dengan sejumlah pengunjung. Beberapa orang sempat berusaha melerai keributan tersebut,” katanya.

Pengeroyokan Berujung Korban Kritis

Keributan kemudian berubah menjadi aksi pengeroyokan. Sejumlah orang yang terpancing emosi diduga menyerang korban secara bersama-sama.

Akibat kejadian itu, korban mengalami luka serius. Warga kemudian membawa korban ke IGD Rumah Sakit Mary Cileungsi untuk mendapatkan perawatan medis.

Kondisi korban sempat kritis. Setelah beberapa hari menjalani perawatan, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

Kasus ini sebelumnya juga diberitakan setelah seorang pria dilaporkan menjadi korban pengeroyokan di kawasan Metland Transyogi, Cileungsi.

Baca Juga :  Cuaca Hari Ini di Jabodetabek Mayoritas Berawan, Bekasi Capai 34 Derajat

Laporan pada pertengahan September menyebut korban masih dalam kondisi koma setelah kejadian dan polisi masih menelusuri kronologi serta orang-orang yang terlibat.

Kursi dan Bangku Jadi Barang Bukti

Polisi kemudian mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan pengeroyokan tersebut.

Di antaranya terdapat bangku dan kursi yang diduga digunakan dalam aksi kekerasan terhadap korban.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius dan kemudian dilarikan ke IGD Rumah Sakit Mary Cileungsi. Setelah beberapa hari menjalani perawatan dalam kondisi kritis, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” jelas Edison.

Saat ini, penyidik Polsek Cileungsi masih mendalami kasus tersebut. Pemeriksaan terhadap 10 orang yang diamankan dilakukan untuk memastikan siapa saja yang terlibat dan bagaimana peran masing-masing.

Polisi juga masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang berakhir tragis tersebut.

“Kasus tersebut kini dalam penanganan Polsek Cileungsi, untuk proses penyelidikan dan hukum lebih lanjut,” pungkas Edison. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk
Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Sulteng, 2 Petani Kakao
Kejutan Ultah Berujung Maut, Suami Tusuk Pria di Kos Istri hingga Tewas
Tak Terima Diputus, Pria di Palembang Siram Mantan Pacar Pakai Air Keras
Tol Prosiwangi Gending-Paiton Dibuka Gratis, Pengendara Tetap Wajib Tap E-Toll
Cemburu Soal Nafkah, Perempuan di Cianjur Bakar 2 Rumah Orang Tuanya
Buronan Jaringan Senjata Ilegal di Jayapura Ditangkap, 298 Amunisi Disita
Kades di Bogor Diduga Pakai Pemilik Tanah Palsu, Kerugian Rp3 Miliar

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 10:57 WIB

Maut di Angkringan Cileungsi, Pria Tewas Dikeroyok 10 Orang Diamankan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Ban Mobil Kempes di Tol Jogja-Solo, Pasutri Jakarta Tewas Ditabrak Truk

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 07:05 WIB

Densus 88 Tangkap 3 Terduga Teroris di Sulteng, 2 Petani Kakao

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:20 WIB

Kejutan Ultah Berujung Maut, Suami Tusuk Pria di Kos Istri hingga Tewas

Jumat, 2 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Tak Terima Diputus, Pria di Palembang Siram Mantan Pacar Pakai Air Keras

Berita Terbaru

Taiwan menerima dua jet tempur F-16V Block 70 pertama dari Amerika Serikat untuk memperkuat armada pertahanan udara. Simak informasi selengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Taiwan Menyambut Dua Jet Tempur F-16V Pertama

Sabtu, 3 Okt 2026 - 11:30 WIB

Pemerintah Prancis meliburkan 400 sekolah akibat aksi unjuk rasa siswa yang berujung rusuh di berbagai kota. Simak laporan selengkapnya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Gelombang Unjuk Rasa Siswa Tutup Ratusan Sekolah di Prancis

Sabtu, 3 Okt 2026 - 10:33 WIB