Cemburu Berujung Petaka, Pria di Konawe Bakar Rumah Sendiri Rugi Rp250 Juta

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah di Desa Labela, Kecamatan Besulutu, Konawe, terbakar akibat dugaan pembakaran yang dipicu masalah rumah tangga. (Posnews/Ist)

Rumah di Desa Labela, Kecamatan Besulutu, Konawe, terbakar akibat dugaan pembakaran yang dipicu masalah rumah tangga. (Posnews/Ist)

KONAWE, POSNEWS.CO.ID – Persoalan rumah tangga berujung petaka di Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Seorang pria berinisial MS (56) diduga sengaja membakar rumahnya sendiri setelah menuding istrinya berselingkuh dengan pria lain.

Aksi nekat tersebut menghanguskan rumah beserta sejumlah barang berharga di dalamnya. Kerugian akibat kebakaran itu ditaksir mencapai Rp250 juta. Beruntung, peristiwa tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa itu terjadi di Desa Labela, Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, Jumat (9/10/2026), sekitar pukul 09.30 Wita.

Sebelum kebakaran, MS mengaku mendapati istrinya sedang berduaan dengan pria lain pada Kamis (8/10/2026).

Kasatreskrim Polres Konawe AKP Laode M. Jefri Hamzah mengatakan, hasil penyelidikan sementara mengarah pada persoalan rumah tangga sebagai pemicu pembakaran.

“Berdasarkan hasil penyelidikan, pembakaran rumah tersebut diduga dipicu masalah rumah tangga,” kata Jefri, Sabtu (10/10/2026).

Baca Juga :  Satpol PP Segel Helen's Night Mart Usai Viral Dugaan Pesta Gay di Karawang

Sempat Mencari Buku Nikah Sebelum Membakar Rumah

Menurut keterangan polisi, sehari setelah mengaku memergoki istrinya, MS sempat mencari buku nikah. Namun, ia tidak menemukan dokumen tersebut.

Situasi kemudian berujung pada tindakan yang merugikan dirinya sendiri. MS diduga mengambil korek gas, lalu membakar kain gorden di ruang tengah dan spring bed di kamarnya.

Api dengan cepat membesar hingga menjalar ke bagian rumah lainnya. Sejumlah barang di dalam rumah turut terbakar, sementara bangunan tersebut mengalami kerusakan akibat kobaran api.

Peristiwa ini menjadi gambaran bagaimana konflik pribadi yang tidak terkendali dapat berujung pada kerugian besar.

Rumah yang semestinya menjadi tempat berlindung justru terbakar akibat tindakan yang diduga dilakukan pemiliknya sendiri.

Kerugian Capai Rp250 Juta, Polisi Dalami Kasus

Akibat kebakaran tersebut, kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp250 juta. Meski tidak ada korban jiwa, kebakaran itu menimbulkan kerugian besar terhadap harta benda.

Baca Juga :  Polda Sulsel Tetapkan 29 Tersangka Kasus Pembakaran Gedung DPRD Sulsel dan DPRD Makassar

Polisi masih mendalami rangkaian kejadian dan latar belakang tindakan MS.

Dugaan perselingkuhan yang disebut menjadi pemicu merupakan keterangan awal terkait persoalan rumah tangga, bukan bukti bahwa sang istri benar-benar berselingkuh.

Karena itu, penyelidikan tetap diperlukan untuk memastikan fakta-fakta yang melatarbelakangi peristiwa tersebut.

Konflik Rumah Tangga Jangan Berujung Kekerasan

Persoalan rumah tangga dapat memicu emosi, kecemburuan, dan pertengkaran. Namun, melampiaskan kemarahan dengan membakar rumah bukanlah jalan keluar.

Tindakan tersebut justru berpotensi membahayakan keselamatan orang lain dan menimbulkan kerugian yang tidak sedikit.

Ketika konflik memuncak, setiap pihak perlu mengambil jarak untuk menenangkan diri dan menghindari tindakan impulsif.

Jika diperlukan, persoalan dapat dibicarakan melalui mediasi keluarga, tokoh masyarakat, atau bantuan profesional.

Peristiwa di Konawe ini menjadi pengingat bahwa mengendalikan emosi dan mencari penyelesaian secara aman jauh lebih penting daripada mengambil tindakan yang dapat menghancurkan tempat tinggal serta harta benda. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pagi Buta Berujung Berdarah, Dua Pria di Sukabumi Kritis akibat Duel Sajam
Sedang Tiduran, Pemilik Tambal Ban di Boyolali Ditembak 5 Kali oleh OTK
Terungkap dari Pengakuan ke Kepala Desa, Lansia 83 Tahun Tewas di Kebun Brebes
17 Siswa SD di Medan Sakit Usai Santap MBG, Dugaan Susu Kedaluwarsa Jadi Sorotan
Hilang 13 Hari, AJN Ditemukan Tewas di Kebun Warga Tapsel, Polisi Dalami Penyebabnya
Pulang Sekolah Berujung Tragedi, 3 Siswi SMP Tewas Tabrak Truk Mogok
Kebakaran Lapas Merauke Usai Razia HP, Sejumlah Warga Binaan Diduga Kabur
Kontak Tembak di Maybrat: 1 Jenazah Ditemukan, 2 Orang Masih Dicari

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 07:02 WIB

Pagi Buta Berujung Berdarah, Dua Pria di Sukabumi Kritis akibat Duel Sajam

Minggu, 11 Oktober 2026 - 06:47 WIB

Cemburu Berujung Petaka, Pria di Konawe Bakar Rumah Sendiri Rugi Rp250 Juta

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:35 WIB

Terungkap dari Pengakuan ke Kepala Desa, Lansia 83 Tahun Tewas di Kebun Brebes

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 17:03 WIB

17 Siswa SD di Medan Sakit Usai Santap MBG, Dugaan Susu Kedaluwarsa Jadi Sorotan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 05:35 WIB

Hilang 13 Hari, AJN Ditemukan Tewas di Kebun Warga Tapsel, Polisi Dalami Penyebabnya

Berita Terbaru

Serangan lima bom luncur Rusia di Zaporizhzhia menewaskan 20 warga sipil pasca Donald Trump mencabut sanksi ekspor diesel Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Rudal Rusia Menewaskan 20 Warga Zaporizhzhia

Minggu, 11 Okt 2026 - 09:00 WIB

Serangan rudal Houthi merusak pesawat Saudia Airlines di Bandara Riyadh dan memicu pembatalan penerbangan internasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kelompok Houthi Menyerang Bandara Internasional Riyadh

Minggu, 11 Okt 2026 - 08:30 WIB