Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Jatanras Polda Metro Jaya menangkap terduga pelaku pembunuhan Intan Rahmania yang diduga menggunakan identitas palsu. (Posnews/Ist)

Jatanras Polda Metro Jaya menangkap terduga pelaku pembunuhan Intan Rahmania yang diduga menggunakan identitas palsu. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pelarian SMA, terduga pelaku pembunuhan Intan Rahmania (19), akhirnya terhenti.

Setelah menghabisi nyawa korban di sebuah hotel kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, pria asal Kabupaten Tangerang itu diduga berusaha mengaburkan jejak dengan menggunakan identitas palsu dan berpindah-pindah tempat.

Jatanras Polda Metro Jaya menangkap SMA pada Minggu, 13 September 2026 sekitar pukul 09.50 WIB. Polisi kemudian membawa terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pelariannya, SMA tidak hanya berpindah lokasi. Polisi menyebut terduga pelaku juga berupaya menghilangkan barang bukti yang dapat mengarah kepadanya.

Langkah lain dilakukan saat SMA berada di hotel. Ia diduga menggunakan identitas milik orang lain ketika melakukan proses check-in.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Tutup Data Baru Guru Honorer di Dapodik, Fokus 237 Ribu Guru

Identitas tersebut berupa KTP milik pamannya. Kepada pihak hotel, SMA mengaku menggunakan KTP tersebut karena KTP miliknya hilang.

Cara itu diduga menjadi bagian dari upaya SMA menyamarkan identitas setelah peristiwa berdarah yang menewaskan Intan.

Polisi juga menemukan sejumlah barang yang ditinggalkan di hotel, termasuk pakaian dan sepasang sepatu putih. Barang-barang tersebut kemudian diamankan sebagai bagian dari penyelidikan.

Berpindah-pindah untuk Hindari Kejaran Polisi

Usai kejadian, SMA diduga tidak menetap di satu lokasi. Ia berpindah-pindah tempat selama dalam pelarian.

Gerakannya tersebut diduga dilakukan untuk menghindari kejaran polisi sekaligus menghapus jejak yang dapat mengungkap keberadaannya.

Namun, upaya tersebut akhirnya gagal. Jatanras Polda Metro Jaya berhasil melacak keberadaan SMA hingga menangkapnya pada Minggu pagi.

Baca Juga :  Pelaku Uang Palsu Ngaku Dukun, Polisi Bongkar Aksinya di Hotel Bogor

Sebelumnya, Intan ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar hotel di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Berdasarkan pemeriksaan awal polisi, peristiwa tersebut diduga bermula dari cekcok antara korban dan SMA. Dalam kejadian itu, korban diduga dicekik hingga kehilangan nyawa.

Meski demikian, polisi masih mendalami secara menyeluruh rangkaian kejadian, termasuk motif, cara pelaku menghilangkan barang bukti, serta perjalanan SMA setelah meninggalkan lokasi kejadian.

Kasus tersebut kini ditangani Polda Metro Jaya. Polisi juga masih melakukan pemeriksaan terhadap terduga pelaku dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk mengungkap kasus secara terang. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap
Tawuran di Duren Sawit Digagalkan, 6 Pemuda dan 4 Sajam Disita Polisi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WIB

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Berita Terbaru

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 Sep 2026 - 07:24 WIB

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB