Polisi Sikat Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Ratusan Alat dan BBM Disita

Kamis, 23 April 2026 - 20:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat Polda Riau memusnahkan rakit dompeng tambang emas ilegal di Sungai Kuantan, Kuantan Singingi. (Posnews/Ist)

Aparat Polda Riau memusnahkan rakit dompeng tambang emas ilegal di Sungai Kuantan, Kuantan Singingi. (Posnews/Ist)

RIAU, POSNEWS.CO.ID – Polda Riau tancap gas memberantas tambang emas ilegal di Kuantan Singingi.

Sepanjang Januari–April 2026, polisi membongkar puluhan kasus PETI dan meratakan ribuan rakit dompeng yang merusak lingkungan.

Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengki Haryadi, menegaskan PETI bukan sekadar pelanggaran hukum, tapi ancaman nyata bagi ekosistem, terutama di Sungai Kuantan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Karena itu, polisi tak hanya menindak, tetapi juga mengedukasi lewat strategi green policing.

“Penegakan hukum kami gas penuh. Di saat yang sama, kami edukasi warga agar berhenti dari tambang ilegal,” tegas Hengki, Kamis (23/4/2026).

Baca Juga :  BNN Geledah Kampung Bahari: 18 Orang Diciduk, Modus Sadis Wajib Coba Sabu

Tak berhenti di situ, polisi juga turun langsung memulihkan lingkungan. Restorasi sungai digencarkan untuk menekan dampak kerusakan yang sudah parah.

Direktur Reskrimsus Polda Riau, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, membeberkan hasil operasi.

Sebanyak 29 kasus diungkap, 54 pelaku ditangkap. Aparat juga menghancurkan 1.167 rakit serta ratusan alat tambang ilegal di 210 titik.

Selain itu, polisi menyikat suplai energi ilegal. Sebanyak 4,5 ton solar subsidi disita, dua pelaku ikut dibekuk. BBM ini jadi “urat nadi” tambang liar.

Bupati Kuantan Singingi, Suhardiman Amby, mendukung penuh langkah tegas ini. Ia menyiapkan sanksi adat dan sosial agar pelaku jera.

Baca Juga :  Cuaca Hari Ini Jumat 24 April 2026: Jabodetabek Berawan Hingga Hujan - Waspada Petir

“Kami dorong solusi total. Bukan cuma tangkap, tapi juga beri jalan legal dan pemberdayaan warga,” ujarnya.

Pemerintah daerah kini mempercepat penetapan Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) dan izin resmi (IPR).

Tujuannya jelas: memutus ketergantungan warga dari tambang ilegal.

Di sisi lain, tokoh adat ikut turun tangan. Panglima Dubalang Batang Kuantan, Toni Werdiansyah, menyatakan siap mengedukasi warga dan menjaga lingkungan.

Pesannya tegas: tambang ilegal dihajar, lingkungan diselamatkan, masa depan generasi dipertaruhkan sekarang. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita
Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak
Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas
Sadis, Fotografer di Lampung Timur Tewas Ditusuk, Mobil dan Emas Raib
Ditemukan Lemah di Hutan, Demerina Masih Syok Disandera KKB Mimika
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita

Rabu, 16 September 2026 - 08:29 WIB

Sopir Aris Sanda Disandera, Dipaksa Dukung Papua Merdeka lalu Ditembak

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Selasa, 15 September 2026 - 16:20 WIB

Usai Santap Hidangan Tahlilan, Puluhan Warga Muntah dan Diare, 1 Tewas

Berita Terbaru

Blizzard mengumumkan gim baru StarCraft bergenre open world shooter garapan Dan Hay pada BlizzCon 2026 dengan target rilis tahun 2030. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Blizzard Resmi Umumkan Game Baru StarCraft Open World

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:30 WIB