Donald Trump Melontarkan Lelucon Tentang Nama Mohammad

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump melontarkan lelucon soal nama Mohammad dan presiden Iran saat kampanye di Georgia, memicu kritik dari kelompok advokasi Muslim. Dok: Istimewa.

Donald Trump melontarkan lelucon soal nama Mohammad dan presiden Iran saat kampanye di Georgia, memicu kritik dari kelompok advokasi Muslim. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, DALTON – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu kontroversi lewat retorika politiknya saat menghadiri acara kampanye di Georgia.

Trump melontarkan lelucon mengenai popularitas nama Mohammad di dunia Muslim saat menyindir posisi presiden Iran.

Pernyataan tersebut meluncur di hadapan kerumunan pendukungnya di dalam sebuah hangar area Dalton Municipal Airport.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut keberadaan nama Mohammad sangat mendominasi ketika menyapa seseorang dari wilayah Timur Tengah.

“Jika Anda ragu tentang nama seseorang dari Timur Tengah, sebut saja Mohammad,” ujar Trump kepada para pendukungnya.

Baca Juga :  Panglima AS Puji USS Lincoln, Kushner Gelar Pertemuan

Sindiran Terhadap Presiden Iran Dan Respons Penonton

Selanjutnya, Trump menggunakan gurauan tersebut untuk mengomentari kondisi kepemimpinan politik di negara Iran.

Ia mengklaim bahwa tidak ada tokoh di Iran yang benar-benar menginginkan posisi jabatan presiden.

Namun, kerumunan pendukung di lokasi kampanye hanya memberikan respons yang cukup redup terhadap lelucon tersebut.

Kelompok advokasi Muslim dan aktivis hak asasi manusia lantas mengecam keras penggunaan gurauan tersebut.

Mereka menilai ucapan Trump terus mendiskreditkan serta mengolok-olok komunitas Muslim dan kelompok minoritas.

Baca Juga :  Pengacara Mantan Atlet Olimpiade AS Mendesak Penyelidikan

Eskalasi Isu Dan Ketegangan Politik

Di sisi lain, Trump meningkatkan intensitas retorikanya terhadap para kandidat politik Muslim menjelang pemilu sela 3 November.

Ia juga menegaskan kembali janjinya untuk mencegah Iran memperoleh senjata nuklir dalam konflik kawasan.

Laporan Council on American Islamic Relations mencatat peningkatan kasus Islamofobia akibatretorika politik semacam ini.

Lembaga tersebut mengaitkan fenomena ini dengan kebijakan ketat migrasi serta pembatasan aksi protes di Amerika Serikat.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan
Paus Leo XIV Mulai Kembali Bekerja Dan Menunjukkan Pemulihan
Dua Wanita Menggugat Mantan Anggota DPR AS Matt Gaetz
Jerman Dan Inggris Memperingatkan Upaya Normalisasi Rusia
Sekolah Swasta Runtuh Di Peshawar Menewaskan Puluhan Anak
Kelompok Houthi Menggempur Istana Kepresidenan Aden
Donald Trump Membatalkan Rencana Siaran Eksekusi Mati
Ukraina Akhiri Gencatan Senjata Dan Gempur Kilang Minyak

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:22 WIB

Donald Trump Melontarkan Lelucon Tentang Nama Mohammad

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Paus Leo XIV Mulai Kembali Bekerja Dan Menunjukkan Pemulihan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 14:32 WIB

Dua Wanita Menggugat Mantan Anggota DPR AS Matt Gaetz

Jumat, 16 Oktober 2026 - 13:22 WIB

Jerman Dan Inggris Memperingatkan Upaya Normalisasi Rusia

Berita Terbaru

Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia mundur dari jabatan kurang dari seminggu setelah memicu kontroversi kualifikasi hukum dan klaim soal Tiongkok. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mungut Jabatan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 15:22 WIB

Donald Trump melontarkan lelucon soal nama Mohammad dan presiden Iran saat kampanye di Georgia, memicu kritik dari kelompok advokasi Muslim. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Melontarkan Lelucon Tentang Nama Mohammad

Sabtu, 17 Okt 2026 - 14:22 WIB