Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tersangka di Borgol.
(Posnews/Pexel)

Ilustrasi, Tersangka di Borgol. (Posnews/Pexel)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Perburuan jaringan narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, mulai membuahkan hasil.

Polda Metro Jaya menangkap seorang pria berinisial K yang masuk dalam 18 target operasi pemberantasan narkotika di kawasan tersebut.

Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Bismo Teguh Prakoso mengungkapkan, hasil tes urine K menunjukkan positif mengandung etomidate.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika saat menangkap pria tersebut.

“Ada bandar ya. Ada satu terduga bandar yang kita amankan, ya inisialnya K. Dia positif etomidate di urinenya,” kata Bismo kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Selasa (3/11/2026).

Bismo menjelaskan, petugas telah memetakan sejumlah sasaran sebelum melakukan penindakan. K termasuk dalam 18 target yang langsung disergap saat tim bergerak masuk ke kawasan Kampung Bahari menggunakan kereta.

“Sudah, sudah kita petakan. Itu kan masuk di 18 target yang kita langsung merangsek ketika kita turun dari kereta itu,” ujarnya.

Baca Juga :  Tabrak Lari di Simpang UKDW: Panther Terobos Lampu, Hantam Motor, Pelaku Dikejar Warga

Meski telah menangkap K, penyidik masih mendalami dugaan keterlibatannya dalam jaringan peredaran narkoba. Terlebih, polisi tidak menemukan barang bukti narkotika secara langsung dari tangan pria tersebut.

Polda Metro Koordinasi dengan BNN dan Bareskrim

Untuk memperkuat penanganan perkara, Polda Metro Jaya berkoordinasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Bareskrim Polri.

Langkah ini dilakukan guna mendalami dugaan tindak pidana dan menentukan penerapan pasal terhadap K.

Bismo menegaskan, polisi juga terus memburu bandar lain yang diduga mengendalikan peredaran narkoba di Kampung Bahari.

“Intinya itu. Ya kita akan gunakan segala macam cara, taktik dan teknik supaya bandar itu tertangkap,” tegasnya.

1.800 Personel Kepung Kampung Bahari

Penangkapan K menyusul operasi gabungan berskala besar yang berlangsung pada Minggu (1/11/2026).

Saat itu, sekitar 1.800 personel dari Polda Metro Jaya, Bareskrim Polri, BNN, Brimob, dan jajaran terkait mengepung Kampung Bahari serta kawasan sekitarnya.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Narkoba Internasional, Sita 516 Kg Sabu dari WNA

Petugas menyisir sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi transaksi dan penyalahgunaan narkoba.

Sebagian personel bahkan menggunakan KRL Commuter Line untuk menjangkau kawasan sasaran dan melakukan penyergapan dari berbagai arah.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan puluhan orang serta menyita sejumlah barang bukti, antara lain sabu, ganja, ekstasi, alat isap, senjata tajam, dan peralatan yang diduga berkaitan dengan produksi narkotika.

Petugas juga menemukan cartridge yang diduga mengandung etomidate.

Operasi ini menjadi bagian dari upaya aparat memutus mata rantai peredaran narkoba di Kampung Bahari. Polisi memastikan penindakan dan pengejaran terhadap pihak-pihak yang diduga mengendalikan jaringan tersebut masih berlanjut.

Di sisi lain, penyidik tetap harus menguatkan bukti untuk membuktikan dugaan peran K dalam jaringan peredaran narkotika.

Hasil tes urine positif etomidate menunjukkan adanya indikasi konsumsi zat tersebut, tetapi tidak dengan sendirinya membuktikan seseorang sebagai bandar narkoba. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali
Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu
Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia
Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes
Viral Foto Toa Masjid Berlubang di Ciputat, Polisi Periksa 3 Saksi
Enam Nyawa Melayang, Polisi Bongkar Kronologi Kecelakaan Truk Molen Bekasi
Sopir Sempat Tabrakkan Truk ke Tembok Kampus, 12 Orang Jadi Korban
Balita 20 Bulan Tewas, Jasadnya Dibawa Naik Taksi hingga Dikubur di Benhil

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap

Selasa, 3 November 2026 - 18:47 WIB

Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali

Selasa, 3 November 2026 - 08:26 WIB

Uang Palsu Rp20 Juta Diduga Dipakai Beli Etomidate, Satu Pria Diburu

Selasa, 3 November 2026 - 06:20 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta, 58 WNI Terjerat TPPO Modus Tentara Bayaran Rusia

Senin, 2 November 2026 - 17:31 WIB

Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan, 3 Polisi Diperiksa Buntut Penggeledahan Ponpes

Berita Terbaru