Polda Metro Jaya Tangkap Kurir Narkoba 24,6 Kg Sabu di Apartemen Pluit

Jumat, 26 September 2025 - 21:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi amankan barang bukti 24,6 kilogram sabu di Pluit, Jakarta Utara. Dok: PMJ

Polisi amankan barang bukti 24,6 kilogram sabu di Pluit, Jakarta Utara. Dok: PMJ

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi menciduk kurir narkoba US (39) di basement apartemen kawasan Pluit, Penjaringan, Jakarta Utara, Kamis (25/9/2025) pukul 19.15 WIB.

Dari tangan pria asal Ciputat, Tangerang Selatan itu, aparat menyita sabu 24,6 kilogram yang disamarkan dalam plastik kemasan durian.

Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Parikhesit, menegaskan operasi ini hasil pengintaian panjang.

“US sudah kami buntuti sejak bulan lalu. Begitu transaksi jalan, langsung kami sikat di lokasi,” tegasnya, Jumat (26/9/2025).

Baca Juga :  Tawuran Berdarah di Medan Utara, Pemuda Tewas Tertembak

Polisi kemudian menemukan 24 paket sabu seberat 24,6 kilogram yang disembunyikan di mobil pelaku. Barang haram itu sengaja dikemas rapi agar lolos dari pantauan.

“Jumlahnya bisa merusak ratusan ribu generasi muda Jakarta bila beredar,” ujar Parikhesit.

Dari hasil pemeriksaan, sabu tersebut dikendalikan pria berinisial J dari Malaysia. US dijanjikan upah Rp 250 juta bila sukses mengedarkan semua barang itu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sekarang US sudah meringkuk di sel tahanan Polda Metro. Kasus ini terus kami kembangkan, termasuk memburu bandarnya di luar negeri,” tandasnya.

Baca Juga :  Alarm Keamanan Jepang: Warga Asing Borong 3.500 Properti Dekat Fasilitas Militer, China Mendominasi

Penangkapan ini menambah daftar panjang pengungkapan narkoba di Jakarta. Sejak Januari hingga September 2025, Polda Metro sudah menyita lebih dari 1,2 ton sabu dan ekstasi dari jaringan internasional.

Polisi mengingatkan masyarakat agar waspada. Jika ada aktivitas mencurigakan, segera lapor.

“Sekali lolos, narkoba bisa hancurkan masa depan bangsa. Kami tidak akan kasih ampun pengedar,” tutup Parikhesit. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB