Mahasiswi UIN Solo Tewas Lompat dari Lantai Empat, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

SOLO, POSNEWS.CO.ID – Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait mahasiswi di kampus UIN Raden Mas Said Surakarta (UIN Solo) mendadak geger. Seorang mahasiswi berinisial HPN (21) tewas setelah melompat dari lantai empat gedung laboratorium

Peristiwa tragis itu terjadi saat aktivitas perkuliahan sedang berlangsung. Tanpa diduga, korban yang merupakan mahasiswi Fakultas Ushuluddin dan Dakwah langsung terjun dari ketinggian hingga membuat heboh seluruh civitas akademika.

Tak lama setelah kejadian, petugas Polsek Kartasura bersama tim Inafis Polres Sukoharjo datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi, Jumat (17/10/2025) pagi.

Kapolsek Kartasura AKP Tugiyo menegaskan, pihaknya masih menyelidiki motif dan penyebab korban melakukan aksi nekat tersebut.

β€œKami masih mendalami penyebab korban melompat. Fokus kami memastikan proses penyelidikan berjalan sesuai prosedur dan menjaga situasi kampus tetap kondusif,” ujarnya.

Sebelum meninggal, korban sempat dibawa ke Rumah Sakit UNS Pabelan dalam kondisi kritis. Meski tim medis telah berupaya keras, nyawa HPN tidak tertolong akibat luka parah di bagian kepala dan tubuhnya.

Baca Juga :  KPK Gelar 3 OTT Serentak, 25 Orang Dicokok di Banten, Bekasi, dan Kalsel

β€œKorban meninggal dunia di rumah sakit setelah sempat dirawat intensif,” tambah AKP Tugiyo.

Kampus Dikoordinasikan agar Kondusif

Polisi kini berkoordinasi dengan pihak kampus untuk menenangkan situasi dan memastikan proses perkuliahan tetap berjalan normal.

Pihak kepolisian juga meminta mahasiswa tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi di media sosial.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak UIN Raden Mas Said Surakarta terkait insiden yang mengguncang komunitas akademik tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Oknum Polisi Tegal Positif Sabu, Kasus Dugaan Siksa Istri Siri Makin Terkuak
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Lompatan besar klon tempur EVE. Fenris Creations mematangkan aspek pergerakan karakter dan menguji sistem ekonomi orbit pada fase Operation Avalon. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

EVE Vanguard Hadirkan Formula Shooter Ekstraksi

Kamis, 9 Jul 2026 - 05:10 WIB

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB