DPR RI Puji Polri–BNN Sita 197 Ton Narkoba, Ingatkan Lonjakan Kasus di Akhir Tahun

Senin, 27 Oktober 2025 - 09:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Polri dan BNN rilis hasil pengungkapan kasus narkoba 2025, anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas apresiasi perang melawan narkoba. Dok: PKB

Polri dan BNN rilis hasil pengungkapan kasus narkoba 2025, anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas apresiasi perang melawan narkoba. Dok: PKB

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Anggota Komisi III DPR RI Hasbiallah Ilyas mengapresiasi gebrakan besar Polri dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam perang melawan narkoba.

Kedua lembaga itu sukses mengungkap lebih dari 38 ribu kasus, menyita 197 ton narkoba berbagai jenis, dan menciduk lebih dari 51 ribu pelaku di seluruh Indonesia sepanjang Januari hingga Oktober 2025.

Hasbiallah menilai, Polri dan BNN bekerja tanpa henti menumpas sindikat narkoba yang merusak masa depan generasi muda.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras Polri dan BNN. Ini bukti nyata komitmen mereka dalam memberantas narkoba,” ujar Hasbiallah kepada wartawan, Minggu (26/10/2025).

Menurutnya, langkah tegas Polri dan BNN sejalan dengan program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam agenda pemberantasan narkoba nasional yang menjadi fokus utama pemerintah.

Baca Juga :  Musim Dingin Mencekam di Gaza: Satu Juta Warga Tanpa Atap

Waspada Lonjakan Kasus Akhir Tahun

Namun, Hasbiallah mengingatkan agar Polri dan BNN tetap waspada terhadap lonjakan kasus di akhir tahun. Data menunjukkan, pada 2024 Polri mencatat 36 ribu kasus, sedangkan hingga Oktober 2025 angka itu sudah menembus 38 ribu kasus.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masih ada tiga bulan menuju pergantian tahun. Biasanya, periode ini rawan peningkatan peredaran narkoba. Polri dan BNN harus sigap dan memperketat pengawasan,” tegasnya.

Politikus yang dikenal vokal itu juga menyoroti meningkatnya produksi narkoba dalam negeri. Ia menilai situasi ini menjadi sinyal bahaya bahwa Indonesia bisa berubah dari pasar menjadi produsen narkoba.

Ini ancaman besar! Jangan pandang bulu. Masa depan anak bangsa bisa hancur kalau narkoba terus dibiarkan,” tandasnya.

Baca Juga :  Polri Bentuk Strategi Nasional Selamatkan Generasi Emas dari Bahaya Narkoba

Sementara itu, Kabareskrim Polri Komjen Pol. Syahardiantono menegaskan, capaian tersebut mencerminkan keseriusan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memerangi narkoba dari hulu hingga hilir.

“Pak Kapolri sudah menegaskan, perang melawan narkoba tidak boleh berhenti. Pencegahan dan pemberantasan harus berjalan seimbang,” kata Syahar di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (22/10/2025).

Senada, Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto menyebut perang melawan narkoba menjadi bagian penting dari pelaksanaan Asta Cita Presiden Prabowo.

Perang terhadap narkoba adalah strategi nasional untuk membangun SDM unggul dan berdaya saing,” ujarnya.

Eks Kapolda Banten itu menambahkan, narkoba bukan hanya tindak kriminal, tapi juga persoalan kemanusiaan. Karena itu, pengguna perlu direhabilitasi, bukan semata dijebloskan ke penjara. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB