BNN Luncurkan “Jaga Jakarta Tanpa Narkoba”, Tangkal Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap

Kamis, 30 Oktober 2025 - 17:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto membuka program Jaga Jakarta Tanpa Narkoba di Monas.

Kepala BNN Komjen Suyudi Ario Seto membuka program Jaga Jakarta Tanpa Narkoba di Monas.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Badan Narkotika Nasional (BNN) terus menggencarkan gebrakan untuk memerangi peredaran narkotika. Gebrakan itu tak lain untuk menjaga generasi muda dari bahaya narkoba,

BNN secara resmi meluncurkan program “Jaga Jakarta Tanpa Narkobadalam apel kebangsaan di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Kamis (30/10/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, saya nyatakan program Jaga Jakarta Tanpa Narkoba resmi diluncurkan,” ujar Kepala BNN, Komjen Suyudi Ario Seto saat membuka acara.

Suyudi menekankan, Jakarta menjadi etalase bangsa, sehingga upaya pencegahan narkoba harus dimulai dari ibu kota.

Jika Jakarta bersih dari narkoba, akan menjadi contoh bagi seluruh daerah di Tanah Air.

Ia menegaskan, narkoba bukan hanya masalah hukum, tetapi ancaman serius bagi ketahanan bangsa. Penyalahgunaan narkotika merusak moral generasi muda dan menghancurkan masa depan mereka.

Baca Juga :  Suyudi Ario Seto: Generasi Sehat Jadi Kunci Wujudkan Indonesia Emas 2045

Program Jaga Jakarta Tanpa Narkoba lahir dari kolaborasi lintas sektoral antara pemerintah pusat, Pemprov DKI, aparat penegak hukum, dunia pendidikan, dunia usaha, media, tokoh agama, pemuda, dan seluruh elemen masyarakat.

“Bandar narkoba semakin licik. Mereka menyasar semua lapisan masyarakat, dari anak-anak hingga orang dewasa, menyelundupkan zat terlarang ke makanan ringan, minuman, bahkan vape,” jelas Suyudi.

Dampak ekonomi juga besar. Hasil penelitian Balai Litbang UI dan BNN menyebut kerugian negara akibat narkoba mencapai Rp84,7 triliun per tahun dari produktivitas hilang, biaya kesehatan, dan dampak sosial.

Peluncuran program ini dihadiri Sekda DKI Jakarta Marullah Matali, Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, dan Pangdam Jaya Mayjen Deddy Suryadi.

Baca Juga :  Tiga DPO KKB Yahukimo Diterbangkan ke Jayapura, Polda Papua Dalami Jaringan

Marullah memuji langkah BNN, menekankan pentingnya menjaga Jakarta tetap aman, sehat, dan bebas narkoba.

Program ini fokus pada tiga hal:

  • Penguatan ketahanan masyarakat melalui Kelurahan Bersinar dan pemberdayaan komunitas lokal sebagai pelopor pencegahan.
  • Kolaborasi lintas sektoral antara pemerintah, aparat, sekolah, dan dunia usaha untuk edukasi, deteksi dini, dan intervensi masyarakat.
  • Pemanfaatan teknologi informasi untuk memperluas edukasi, menekan peredaran gelap narkoba, dan meningkatkan literasi masyarakat, khususnya generasi muda.

Suyudi menegaskan pentingnya peran keluarga sebagai benteng pertama. Ia mengajak seluruh masyarakat Jakarta bersatu melawan narkoba.

“Mari jadikan Jaga Jakarta Tanpa Narkoba sebagai gerakan moral, sosial, dan kebangsaan. Lindungi generasi muda agar sehat, produktif, dan berdaya saing global,” tutup Suyudi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Penganiaya Satpam di Pluit Sudah Jadi Tersangka Tapi Kok Belum Ditahan, Korban Pertanyakan ke Polres Jakut
Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen
Korupsi Proyek Alat Konstruksi Rp37,35 Miliar, Polda Metro Tetapkan 6 Tersangka
Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung
12 ECU Truk Dicuri, Mekanik Ditangkap Usai 2 Bulan Diburu Polisi
KPK Geledah Kantor Summarecon, Bongkar Jejak Dugaan Suap HGB Bogor
Kortastipidkor Usut Tanah Negara Rp4,8 Triliun di Bali, 9 Saksi Diperiksa
Kapal Induk Pertama RI KRI Sriwijaya Tiba, Eks Giuseppe Garibaldi Dikawal 2 Fregat

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 20:17 WIB

Pelaku Penganiaya Satpam di Pluit Sudah Jadi Tersangka Tapi Kok Belum Ditahan, Korban Pertanyakan ke Polres Jakut

Jumat, 18 September 2026 - 17:20 WIB

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 September 2026 - 15:56 WIB

Korupsi Proyek Alat Konstruksi Rp37,35 Miliar, Polda Metro Tetapkan 6 Tersangka

Jumat, 18 September 2026 - 15:46 WIB

Kapal Induk Garibaldi Tiba, TNI AL Siapkan Satuan Baru dan Pangkalan di Lampung

Jumat, 18 September 2026 - 13:21 WIB

12 ECU Truk Dicuri, Mekanik Ditangkap Usai 2 Bulan Diburu Polisi

Berita Terbaru

Produksi sawit Kalimantan diproyeksi anjlok hingga 15% pada Q4 akibat kemarau panjang dan karhutla. Simak data kerusakan lahan dan estimasi GAPKI. Dok: Istimewa.

NASIONAL

Produksi Kelapa Sawit Kalimantan Diproyeksi Anjlok 15 Persen

Jumat, 18 Sep 2026 - 17:20 WIB