Kepergok Curi Motor di Gunungputri, Pria Todongkan Pistol Rakitan ke Warga

Senin, 27 Oktober 2025 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Begal todongkan senpi. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Begal todongkan senpi. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID — Waspada dengan aksi pencurian sepeda motor saat ini yang semakin berani dan sadis. Seperti yang dilakukan pria bernama Anton Wijaya ini bikin geger warga Perumahan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Ia kepergok hendak mencuri motor, lalu menodongkan senjata api (senpi) rakitan ke arah warga yang mencoba menangkapnya.

Kapolsek Gunungputri Kompol Aulia Robby Kartika Putra menjelaskan, insiden itu terjadi Senin (27/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat itu, pelaku beraksi di parkiran salah satu klaster perumahan, namun gagal mencuri karena aksinya dipergoki pekerja proyek.

Baca Juga :  Ledakan Guncang SMAN 72 Jakarta, Kapolda Metro: 54 Orang Luka Sebagian Sudah Pulang

“Pekerja proyek melihat pelaku masuk lewat jalan samping. Begitu mendekati motor yang terparkir, pelaku langsung dicurigai dan diikuti saksi,” kata Aulia Robby dalam keterangan tertulis.

Todongkan Senpi Rakitan, Warga Melawan

Tak terima diikuti, Anton malah menodongkan pistol rakitan ke arah saksi. Namun, bukannya takut, pekerja proyek itu justru melawan dan memukul pelaku hingga terjatuh.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku berusaha kabur naik motor, tapi kembali dipukul hingga jatuh lagi,” tambah Aulia.

Baca Juga :  Polri Resmikan Wisata Juang Museum Korbrimob di Bogor, Gratis untuk Umum

Melihat pelaku terkapar, warga bersama petugas sekuriti klaster langsung mengamankan Anton. Polisi kemudian datang dan membawa pelaku ke Mapolsek Gunungputri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Pelaku sudah diamankan dan kasusnya kami tangani,” tegas Aulia.

Kini, polisi tengah menyelidiki asal-usul senpi rakitan yang digunakan pelaku. Aksi cepat warga disebut berhasil menggagalkan pencurian motor yang nyaris memakan korban. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB