Skandal Konser TWICE Jakarta, Direktur Mecimapro Jadi Tersangka Penggelapan Dana

Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak. (PMJ)

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak. (PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Publik K-Pop tanah air yang selama menunggu terkait skandal panas konser TWICE di Jakarta akhirnya terbongkar.

Polda Metro Jaya menetapkan Direktur PT Mecimapro (MCP) Fransiska Dwi Melani (FDM) sebagai tersangka penggelapan dana investor untuk konser TWICE pada 23 Desember 2023.

Kasubbid Penmas Polda Metro Jaya AKBP Reonald Simanjuntak mengatakan, penyidik menilai FDM menggelapkan dana milik PT Media Inspirasi Bangsa (MIB), investor utama konser supergrup K-Pop tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukti dan saksi menguatkan dugaan bahwa uang investasi tak digunakan semestinya dan malah didugadialirkanke pihak tak semestinya.

“Perkara sudah masuk Tahap I. Berkas kami kirim ke jaksa dan sedang diteliti. Semoga segera P21,” ujar Reonald, Kamis (30/10/2025).

Baca Juga :  Skandal Pasar Modal Rp14,5 Triliun, OJK Jerat Beneficial Owner dan Eks Direktur Sekuritas

9 Saksi Diperiksa, Tersangka Sudah Ditahan

Hingga kini, penyidik telah memeriksa 9 saksi dan 1 ahli. Reonald menegaskan bahwa mereka sudah resmi menahan FDM — promotor konser K-Pop besar yang kini berstatus tersangka.

Kasus ini dilaporkan PT MIB ke Polda Metro Jaya pada 10 Januari 2025, dengan nomor laporan LP/B/187/I/2025/SPKT/PMJ.

Upaya Kekeluargaan Gagal, Investor Angkat Suara

Kuasa hukum MIB, Aldi Rizki, menyebut pihaknya sempat mencoba penyelesaian damai, namun FDM dinilai tidak kooperatif.

Selain itu, Aldi mengapresiasi langkah cepat penyidik. Ia menegaskan bahwa pihaknya telah menempuh jalur kekeluargaan, tetapi upaya tersebut tidak mendapat respons positif.

Baca Juga :  KNKT Pastikan Pesawat ATR 42-500 Hantam Lereng Gunung Bulusaraung, Insiden CFIT di Sulsel

Dugaan kerugian? Puluhan miliar rupiah! Duit jumbo yang seharusnya menopang megahnya konser TWICE, justru diduga “lenyap tanpa jejak”.

Drama Promotor K-Pop, Nama Mecimapro Kembali Sorotan

Penetapan tersangka Fransiska menambah daftar drama panas dunia konser K-Pop di Indonesia. Mecimapro yang selama ini mendatangkan artis besar Korea, kini terseret kasus jumbo yang mengguncang publik.

Penyidik segera merampungkan berkas agar kasus cepat masuk persidangan. Publik K-Pop tanah air menunggu: benarkah uang konser idola mereka digelapkan? Investigasi terus berjalan. 

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membedah Realisme Geopolitik dalam Perebutan Arktik 2026
Polisi Gugur Saat Operasi Ketupat 2026, Diduga Kelelahan Ekstrem
Lonjakan Arus Balik 2026, Kedatangan Penumpang KAI Tembus 51 Ribu per Hari
Melindungi Plasma Nutfah dari Biopiracy Internasional di Tahun 2026
Arus Balik Lebaran 2026: Ribuan Motor Padati Pelabuhan Bakauheni, Antrean Mengular
Mendorong Ecocide ke Dalam Statuta Roma dan Memburu Korporasi Perusak Alam
Mengapa Keadilan Iklim Adalah Isu Etika Paling Krusial Tahun 2026?
Sekuritisasi Perubahan Iklim: Ketika Kerusakan Alam Menjadi Ancaman Militer

Berita Terkait

Senin, 23 Maret 2026 - 17:14 WIB

Membedah Realisme Geopolitik dalam Perebutan Arktik 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 16:57 WIB

Polisi Gugur Saat Operasi Ketupat 2026, Diduga Kelelahan Ekstrem

Senin, 23 Maret 2026 - 16:30 WIB

Lonjakan Arus Balik 2026, Kedatangan Penumpang KAI Tembus 51 Ribu per Hari

Senin, 23 Maret 2026 - 16:21 WIB

Melindungi Plasma Nutfah dari Biopiracy Internasional di Tahun 2026

Senin, 23 Maret 2026 - 16:14 WIB

Arus Balik Lebaran 2026: Ribuan Motor Padati Pelabuhan Bakauheni, Antrean Mengular

Berita Terbaru

Ilustrasi, Perebutan garis depan terakhir. Mencairnya es di Kutub Utara membuka jalur perdagangan baru dan akses energi yang memicu persaingan militer antara Rusia, Amerika Serikat, dan Tiongkok. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Realisme Geopolitik dalam Perebutan Arktik 2026

Senin, 23 Mar 2026 - 17:14 WIB