Operasi Zebra Jaya 2025 Digelar, 11 Pelanggaran Jadi Target Utama – Patroli 24 Jam di Jakarta

Senin, 17 November 2025 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengumumkan penundaan Operasi Patuh 2026 karena Polri fokus pada rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80. (Posnews/Ist)

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho mengumumkan penundaan Operasi Patuh 2026 karena Polri fokus pada rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara ke-80. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bagi anda yang menggunakan kendaraan sendiri sebaiknya cek kembali kelengkapan surat kendara, karena hari ini Polri resmi menggelar Operasi Zebra Jaya 2025.

Operasi Zebra Jaya ini akan berlangsung mulai, Senin (17/11/2025), hingga 30 November mendatang. Ingat di jalan patuhi rambu-rambu lalu lintas jika anda tidak ingin kena tilang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam rajia ini polisi langsung mengerahkan personel penuh untuk menindak 11 jenis pelanggaran yang menjadi target operasi (TO), terutama pelanggaran kasat mata yang kerap memicu kecelakaan.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Komarudin menegaskan bahwa sasaran operasi tetap sama seperti tahun sebelumnya, mulai dari penggunaan helm hingga aksi ugal-ugalan di jalan raya.

“Kita ada 11 TO yang masih sama seperti operasi sebelumnya. Semua pelanggaran kasat mata akan kita tindak,” ujar Komarudin.

11 Pelanggaran yang Diburu Polisi

Petugas akan menindak tegas berbagai pelanggaran, di antaranya:

  • Pengendara di bawah umur
  • Kendaraan tanpa TNKB
  • Penggunaan helm tidak sesuai aturan
  • Balap liar
  • Knalpot brong
  • Dan sejumlah pelanggaran kasat mata lainnya
Baca Juga :  Penipuan Investasi Online, Korban Rugi Rp1,2 Miliar - Pelaku Advisor App.Statestreetstore.com

Selain itu, polisi lalu lintas juga menggelar patroli malam untuk menekan maraknya balap liar yang sering membuat resah warga.

Komarudin menegaskan, Operasi Zebra Jaya berlangsung 1×24 jam nonstop. Petugas akan menyisir seluruh wilayah Jakarta, baik jalan yang sudah terpasang e-TLE maupun yang belum.

“Nama juga operasi, 24 jam dan menyeluruh. Ini digelar serentak di seluruh Indonesia,” tambahnya.

Kakorlantas: Pejalan Kaki Harus Jadi Prioritas Utama Keselamatan

Sementara itu, Operasi Zebra tahun ini juga menekankan perlindungan terhadap pejalan kaki sebagai bagian dari strategi nasional keselamatan lalu lintas.

Kakorlantas Polri Irjen Agus Suryonugroho menegaskan bahwa pejalan kaki adalah kelompok paling rentan di jalan raya dan harus mendapatkan prioritas.

“Pejalan kaki adalah simbol kemanusiaan di jalan raya. Mereka yang paling lemah harus dilindungi, bukan disingkirkan,” ujar Irjen Agus.

Baca Juga :  Polda Metro Jadwalkan Pemeriksaan Insanul Fahmi Besok, Uji Perdamaian Kasus Penipuan

Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini menjadi implementasi Vision Zero, yakni prinsip bahwa tidak ada korban jiwa yang dapat diterima di jalan raya. Selain itu, diterapkan pula konsep Hierarchy of Road Users, yang menempatkan pejalan kaki sebagai pengguna dengan prioritas tertinggi.

Menurutnya, perlindungan terhadap pejalan kaki bukan sekadar penegakan hukum, tetapi juga bentuk kehadiran negara dalam menjamin keselamatan warganya.

Kakorlantas juga memerintahkan seluruh jajaran lalu lintas dari tingkat Polda hingga Polres untuk menjadikan keselamatan pejalan kaki sebagai indikator utama kinerja.

“Yang kita ukur bukan berapa banyak tilang, tetapi seberapa tinggi kepatuhan masyarakat dan seberapa besar penurunan angka kecelakaan,” tegas Irjen Agus.

Korlantas Polri berkomitmen mewujudkan jalan yang aman, tertib, dan manusiawi bagi seluruh pengguna jalan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki
Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci
Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat
Demi Sabu, Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Saat Terlelap
Kebakaran Rumah di Pulogadung Tewaskan 2 Lansia, 25 Warga Selamat
29 Perusahaan Kena Sanksi soal Sampah di Jakarta, Ini Ancaman Berikutnya
Demo Mahasiswa di DPR Hari Ini, 3.983 Personel Siaga dan Lalu Lintas Diatur

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Motor Coba Salip Trailer, Pelajar 15 Tahun Tewas Tabrak Truk Tangki

Selasa, 6 Oktober 2026 - 09:58 WIB

Mengenaskan! Dua Pemuda Terjebak Api di Lantai 2, Pintu Rumah Terkunci

Selasa, 6 Oktober 2026 - 06:04 WIB

Malam Mencekam di Tebet, Koordinator BEM UI Hafidz Diduga Diserang OTK

Selasa, 6 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Bogor Berpotensi Hujan, Suhu Capai 34 Derajat

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:28 WIB

Demi Sabu, Pria di Tamansari Curi Motor Istri Siri Saat Terlelap

Berita Terbaru

Bentrokan unjuk rasa pelajar di Prancis memanas setelah ledakan granat polisi melukai tangan remaja 15 tahun menjelang aksi nasional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Memanas Usai Ledakan Granat

Selasa, 6 Okt 2026 - 15:10 WIB

Donald Trump memindahkan pesawat pembom B-1 dari Inggris usai mendeteksi ancaman keamanan yang berkaitan dengan pihak Iran. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Trump Mengonfirmasi Pemindahan Jet Pembom B-1 dari Inggris

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:44 WIB

Rusia mengarantina rumah sakit di Siberia setelah peneliti lembaga riset pes meninggal karena pneumonia dari penyebab tak dikenal. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Otoritas Rusia Mengarantina Rumah Sakit Siberia

Selasa, 6 Okt 2026 - 14:07 WIB

Nacon meluncurkan pengontrol Revolution 5 Unlimited berlayar internal dan berstik TMR anti-drift untuk PS5 dan PC. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Nacon Merilis Pengontrol Nirkabel Revolution 5 Unlimited

Selasa, 6 Okt 2026 - 12:26 WIB