Pembantu Sopir Curi ATM Majikan di Depok, Uang Rp 430 Juta Ludes Ditarik

Minggu, 30 November 2025 - 10:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, pelaku diborgol. (Posnews/Ist)

DEPOK, POSNEWS.CO.ID – Aksi kriminalitas belakangan makin banyak dilakukan orang-orang terdekat. Karena itu tetap berhati-hati barang berharga jangan di umbar, amankan dari jangkauan siapa pun. 

Seperti yang dilakukan dua sopir berinisial IP dan M ini setelah aksinya terbongkar. Mereka mencuri ATM majikan dan menguras habis saldo hingga Rp 430 juta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa heboh ini terjadi pada Jumat (5/9/2025) di Perumahan Depok Mulya I, Beji. Korban EN kaget usai mendapati kartu ATM-nya hilang dan saldo rekeningnya ludes dalam hitungan jam.

Baca Juga :  Pelaku Teror Bom 10 Sekolah Depok Ditangkap, Motif Sakit Hati Usai Lamaran Ditolak

Kapolsek Beji, Kompol Josman, menegaskan bahwa kedua pelaku langsung memakai ATM tersebut untuk menarik uang tanpa izin.

“Pelaku memakai kartu ATM korban dan menarik uang dalam jumlah besar,” tegasnya, Minggu (30/11/2025).

Korban spontan melapor ke Polsek Beji. Dari penyelidikan cepat, Unit Reskrim berhasil melacak jejak kedua sopir. Pada Selasa (25/11), polisi menangkap keduanya dan langsung menggiring ke Polsek Beji untuk diperiksa.

Yang bikin publik geleng-geleng, kedua pelaku ternyata sopir pribadi korban. Mereka mengetahui PIN karena korban pernah menuliskan kode itu di secarik kertas.

Baca Juga :  Tolak Makan, Bocah di Bojonggede Tewas Dipukul Ibu Tiri Sejak Awal Oktober

“Pelaku tahu PIN dari catatan yang pernah diberikan korban,” ungkap Kompol Josman.

Polisi menyita 1 bundel bukti transaksi dan 5 foto transaksi sebagai barang bukti. Keduanya dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana 7–9 tahun penjara.

Kompol Josman memastikan penyidikan terus berjalan.

“Polsek Beji akan mendalami peran tiap pelaku dan memastikan proses hukum sesuai aturan,” tutupnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lapak Sabu di Tanah Abang
Hujan Mengintai Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftar Wilayahnya
3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos
Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya
Siapa Perekrut Peserta Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda?
Bangunan di Pinggir Rel Kampung Bahari Ditertibkan, Kapolres Turun Memantau
Mengenal Kombes Pol Ardyansyah, Perwira Intelijen Polda Metro Jaya
Sidang Dugaan Penculikan Penjaringan, Korban Mengaku Diseret ke Fortuner Putih

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 06:13 WIB

Berawal dari Laporan Warga, Polisi Gerebek Lapak Sabu di Tanah Abang

Kamis, 5 November 2026 - 05:21 WIB

Hujan Mengintai Jabodetabek Hari Ini, Cek Daftar Wilayahnya

Rabu, 4 November 2026 - 19:51 WIB

3.418 PNS Baru DKI Diingatkan Pramono soal Etika Bermedsos

Rabu, 4 November 2026 - 16:08 WIB

Warga Boncos Terpaksa Pakai Alamat Lain saat Cari Kerja, Ini Penyebabnya

Rabu, 4 November 2026 - 15:31 WIB

Siapa Perekrut Peserta Bayaran di Deklarasi Sumpah Pemuda?

Berita Terbaru

Ilustrasi, Penyadapan. (Magnific)

NASIONAL

Viral 64 Nama Diduga Disadap, Benarkah Sudah Terverifikasi?

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:23 WIB

Petugas gabungan melakukan pemadaman kebakaran hutan dan lahan menggunakan helikopter water bombing.

NASIONAL

1.468 Titik Panas Karhutla, Kalteng Paling Mengkhawatirkan

Kamis, 5 Nov 2026 - 17:04 WIB

Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman. (Posnews/Gerindra)

NASIONAL

DPR Dorong RUU Penyadapan, Privasi Warga Jadi Sorotan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:55 WIB

Kapolri Suyudi Ario Seto bersama Ketua Komisi Yudisial Abdul Chair Ramadhan membahas pengamanan hakim dan pengadilan. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

Komisi Yudisial dan Polri Bahas Polisi Khusus Pengadilan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:44 WIB

PP Polri mendukung Kapolri Suyudi menangani kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit dan dua pejabat Polri. (Posnews/Humas Polri)

NASIONAL

Purnawirawan Polri Dukung Kapolri di Tengah Kasus Penyadapan

Kamis, 5 Nov 2026 - 16:13 WIB