Pilkades Bekasi Tinggal Sehari, Polisi Waspadai Botoh dan Bentuk Satgas Antijudi

Sabtu, 19 September 2026 - 13:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto. (Posnews/Ist)

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Bhudi Hermanto. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bekasi tinggal menghitung jam. Sebanyak 154 desa dijadwalkan menggelar pemilihan pada Minggu (20/9/2026).

Menjelang hari pencoblosan, Polda Metro Jaya memberi perhatian khusus terhadap potensi perjudian yang diduga dapat membayangi kontestasi di tingkat desa.

Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Bekasi membentuk satuan tugas (Satgas) untuk memantau sekaligus menindak apabila menemukan indikasi tindak pidana perjudian dalam Pilkades.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pola pengamanan telah disiapkan bersama panitia, kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS), perangkat desa, serta unsur terkait.

“Kami mengimbau dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa ini bisa berjalan aman, damai, dan tertib,” kata Budi kepada wartawan.

Polisi Waspadai Praktik Botoh

Selain menjaga keamanan di lokasi pemungutan suara, polisi menaruh perhatian pada praktik perjudian yang dikaitkan dengan istilah botoh.

Menurut kepolisian, praktik taruhan dapat memengaruhi proses pemilihan apabila pihak tertentu memasukkan kepentingan perjudian ke dalam kontestasi.

“Direktorat Kriminal Umum sudah membentuk satgas bersama Polres Metro Kabupaten Bekasi akan menindak tegas apabila menemukan terkait tentang perjudian,” ujar Budi.

Baca Juga :  Bareskrim Ciduk Yuwanky di Soetta, DPO Kasus Narkoba THM di Batam

Budi mengatakan kepolisian telah melakukan langkah mitigasi untuk mencari indikasi praktik tersebut. Jika ditemukan unsur tindak pidana, polisi akan memprosesnya sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dengan begitu, pengawasan tidak hanya dilakukan di sekitar tempat pemungutan suara, tetapi juga diarahkan untuk mengantisipasi aktivitas yang berpotensi mengganggu jalannya Pilkades.

Calon Diminta Siap Menang dan Kalah

Di tengah persaingan antarcalon, Budi juga mengingatkan seluruh kandidat yang telah lolos seleksi dan verifikasi agar siap menerima hasil pemilihan.

Pendukung masing-masing calon pun diminta menghormati tahapan yang berjalan. Polisi mengingatkan agar tidak ada provokasi, intimidasi, maupun ancaman terhadap calon atau pendukung lainnya.

Jika muncul keberatan atau sengketa, penyelesaiannya diharapkan ditempuh melalui mekanisme hukum yang tersedia, bukan melalui tindakan yang dapat memicu konflik di masyarakat.

Pesan tersebut menjadi penting karena Pilkades berlangsung langsung di lingkungan tempat warga sehari-hari berinteraksi.

Perbedaan pilihan antartetangga maupun antarpendukung diharapkan tidak berkembang menjadi persoalan sosial setelah pemungutan suara selesai.

Pengamanan Kedepankan Pendekatan Humanis

Untuk menjaga suasana tetap kondusif, Polda Metro Jaya menyatakan pengamanan Pilkades akan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional.

Polisi yang bertugas juga diarahkan tidak membawa senjata api selama pengamanan Pilkades. Langkah tersebut disebut sebagai bagian dari pendekatan persuasif untuk menjaga situasi tetap aman dan terkendali.

Baca Juga :  Polda Metro Jaya Ungkap Perekrut Korban Eksploitasi Remaja Telah Meninggal Dunia

“Kalaupun ada kejadian-kejadian kita akan mencari solusi membuat situasi tetap aman, damai, dan dapat dikendalikan,” kata Budi.

Karena itu, masyarakat juga memiliki peran penting. Warga diharapkan mengikuti seluruh tahapan pemilihan dengan tertib serta tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas kebenarannya.

154 Desa Ikut Pilkades

Pilkades serentak Kabupaten Bekasi akan berlangsung pada Minggu, 20 September 2026, dengan 154 desa menjadi lokasi pelaksanaan.

Pengamanan dilakukan Polres Metro Bekasi bersama unsur terkait, dengan pola yang disesuaikan tingkat kerawanan masing-masing wilayah.

Pemerintah Kabupaten Bekasi sebelumnya diberitakan menyiapkan anggaran sekitar Rp59,95 miliar untuk mendukung pelaksanaan Pilkades Serentak 2026 di 154 desa yang tersebar di 17 kecamatan.

Besarnya persiapan tersebut menunjukkan bahwa Pilkades bukan sekadar agenda pencoblosan. Bagi masyarakat desa, hasilnya akan menentukan kepemimpinan dan arah pengelolaan pemerintahan di tingkat desa.

Karena itu, seluruh pihak diharapkan menjaga proses tetap tertib. Calon boleh bersaing, pendukung boleh berbeda pilihan, tetapi keamanan dan hubungan sosial masyarakat tetap perlu dijaga.

Polda Metro Jaya memastikan pengamanan terus dilakukan hingga seluruh rangkaian Pilkades selesai.

Sementara itu, Satgas yang dibentuk khusus untuk mengantisipasi perjudian akan bergerak apabila menemukan indikasi pelanggaran.

Masyarakat pun diimbau menggunakan hak pilih dengan tenang dan menghormati hasil pemilihan sesuai mekanisme yang berlaku. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak
Tabung Etilen dan Dinamo Diperiksa Usai Ledakan Maut Pasar Cimanggis
Tiga Orang Diserang di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Peluru
Serangan Mendadak di Dekat Kampung Ambon, 3 Orang Terluka Dibacok dan Ditembak
Pakai Jaket Ojol Bawa Senpi, Duo Curanmor Diduga Beraksi 14 Kali di Jakbar
Pasar Cimanggis Diguncang Ledakan, Korban Berjatuhan dan Ruko Porak-poranda
Pelajar 15 Tahun Tewas Usai Tawuran di Ciracas, Polisi Amankan 5 Orang
Polisi Bongkar Dugaan Curanmor di Cikarang, 2 Senjata Api Rakitan Ikut Disita

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:22 WIB

Tawuran Pelajar di Cikunir Bekasi Berujung Luka Bacok, Polisi Amankan 6 Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 13:11 WIB

Tabung Etilen dan Dinamo Diperiksa Usai Ledakan Maut Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:17 WIB

Tiga Orang Diserang di Kampung Ambon, Polisi Uji Balistik Peluru

Rabu, 14 Oktober 2026 - 22:11 WIB

Serangan Mendadak di Dekat Kampung Ambon, 3 Orang Terluka Dibacok dan Ditembak

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:01 WIB

Pakai Jaket Ojol Bawa Senpi, Duo Curanmor Diduga Beraksi 14 Kali di Jakbar

Berita Terbaru

Denmark menegaskan eksplorasi sumber daya alam Greenland oleh AS harus mematuhi hukum lokal dan tidak mendapat keistimewaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Denmark Tegaskan AS Wajib Mematuhi Hukum Greenland

Kamis, 15 Okt 2026 - 15:40 WIB