Gerebek Studio Porno ‘BangBus’ Bonnie Blue, Polisi Sita Kamera dan Mobil Pikap Bernuansa Vulgar

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bonnie Blue. (Net)

Bonnie Blue. (Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pulau Bali begitu mempesona sehingga memikat banyak turis asing dari manca negara. Tak terkecuali para pembuat filem untuk mengabadikan keindahan Pulau Dewata dan Budayanya.

Namun apa jadinya jika Pulau Bali dijadikan tontonan tidak senonoh. Karena itu, penggerebekan besar-besaran dilakukan Polres Badung terkait kasus video asusila artis porno asal Inggris, Bonnie Blue, yang diproduksi di Bali.

Polisi menyita sejumlah barang bukti mulai dari kamera profesional hingga sebuah mobil pikap biru bertuliskan mencolok ‘Bonnie Blue’s BangBus’.

Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara mengungkap bahwa tim penyidik menemukan perangkat lengkap untuk merekam adegan asusila.

Penyidik menemukan beberapa kamera yang dipakai merekam aksi mereka, ditambah berbagai alat kontrasepsi,” tegas Arif di Mapolres Badung, Jumat (5/12/2025).

Baca Juga :  Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok

18 WNA Diciduk, Empat Jadi Terduga Pelaku

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 18 warga negara asing (WNA). Mayoritas berasal dari Australia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 15 WN Australia yang diamankan terdiri dari:

JM (24), MT (27), BS (27), MP (40), PR (37), TL (25), BL (26), TR (25), AAG (20), BS (19), KM (22), MM (21), CC (19), KR (24), dan J.J.T.W (28).

Dari daftar tersebut, J.J.T.W langsung ditetapkan sebagai terduga pelaku utama.

Selain itu, terdapat tiga WN Inggris, yakni:

– Tia Emma Billinger (26), sosok di balik nama panggung Bonnie Blue

Baca Juga :  Ranking FIFA Indonesia Turun Kalah dari Irak, Peluang Lolos Piala Dunia 2026 Pupus

– L.A.J (27)

– I.N.L (27)

Ketiganya juga berstatus terduga pelaku.

Polisi Pulangkan Mereka Sementara Waktu

Meski diamankan, para WNA tersebut belum ditahan. Arif menyebut, proses hukum masih terus berjalan.

Untuk sementara mereka kami kembalikan ke tempat tinggal masing-masing karena penyidik masih melakukan pendalaman,” ujar Arif.

Hasil pemeriksaan penyidik mengungkap fakta mengejutkan. Sebanyak 14 WN Australia yang berada di dalam studio itu mengaku tidak mengenal para terduga pelaku dan baru bertemu saat kejadian berlangsung.

Polisi kini menelusuri peran masing-masing, termasuk hubungan mereka dengan produksi video asusila tersebut. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial
Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang
Arus Balik Lebaran 2026 Memuncak, 169 Ribu Kendaraan Menyeberang ke Jawa dari Bakauheni
Cuaca Jabodetabek 29 Maret 2026: Hujan Meluas, Bogor Berpotensi Diguyur Lebat
‘Bang Jago’ Palak Pengendara di Tanah Abang, Rampas Kartu E-Toll, 2 Pelaku Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:10 WIB

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:05 WIB

Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

Minggu, 29 Maret 2026 - 08:09 WIB

Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:48 WIB

Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:31 WIB

Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Berita Terbaru

Menembus batas identitas tunggal. Konsep interseksionalitas membuktikan bahwa perjuangan perempuan tidak bisa menggunakan pendekatan 'satu ukuran untuk semua' guna menghapus penindasan yang berlapis. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:10 WIB