JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pulau Bali begitu mempesona sehingga memikat banyak turis asing dari manca negara. Tak terkecuali para pembuat filem untuk mengabadikan keindahan Pulau Dewata dan Budayanya.
Namun apa jadinya jika Pulau Bali dijadikan tontonan tidak senonoh. Karena itu, penggerebekan besar-besaran dilakukan Polres Badung terkait kasus video asusila artis porno asal Inggris, Bonnie Blue, yang diproduksi di Bali.
Polisi menyita sejumlah barang bukti mulai dari kamera profesional hingga sebuah mobil pikap biru bertuliskan mencolok ‘Bonnie Blue’s BangBus’.
Kapolres Badung AKBP M. Arif Batubara mengungkap bahwa tim penyidik menemukan perangkat lengkap untuk merekam adegan asusila.
“Penyidik menemukan beberapa kamera yang dipakai merekam aksi mereka, ditambah berbagai alat kontrasepsi,” tegas Arif di Mapolres Badung, Jumat (5/12/2025).
18 WNA Diciduk, Empat Jadi Terduga Pelaku
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 18 warga negara asing (WNA). Mayoritas berasal dari Australia.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 15 WN Australia yang diamankan terdiri dari:
JM (24), MT (27), BS (27), MP (40), PR (37), TL (25), BL (26), TR (25), AAG (20), BS (19), KM (22), MM (21), CC (19), KR (24), dan J.J.T.W (28).
Dari daftar tersebut, J.J.T.W langsung ditetapkan sebagai terduga pelaku utama.
Selain itu, terdapat tiga WN Inggris, yakni:
– Tia Emma Billinger (26), sosok di balik nama panggung Bonnie Blue
– L.A.J (27)
– I.N.L (27)
Ketiganya juga berstatus terduga pelaku.
Polisi Pulangkan Mereka Sementara Waktu
Meski diamankan, para WNA tersebut belum ditahan. Arif menyebut, proses hukum masih terus berjalan.
“Untuk sementara mereka kami kembalikan ke tempat tinggal masing-masing karena penyidik masih melakukan pendalaman,” ujar Arif.
Hasil pemeriksaan penyidik mengungkap fakta mengejutkan. Sebanyak 14 WN Australia yang berada di dalam studio itu mengaku tidak mengenal para terduga pelaku dan baru bertemu saat kejadian berlangsung.
Polisi kini menelusuri peran masing-masing, termasuk hubungan mereka dengan produksi video asusila tersebut. (red)





















