Bentrokan Ormas Vs Mata Elang di Cengkareng di Siang Bolong, Polisi Pastikan Kondusif

Senin, 10 November 2025 - 18:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Viral di Media sosial bentrokan sejumlah massa dengan oknum mata elang alias debt collector di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin, 10 November 2025. (Posnews/Ist)

Viral di Media sosial bentrokan sejumlah massa dengan oknum mata elang alias debt collector di Cengkareng, Jakarta Barat, Senin, 10 November 2025. (Posnews/Ist)

JAKARTA BARAT, POSNEWS.CO.ID — Keributan saat ini mudah terpancing hingga meluas lewat media sosial (medsos). Seperti yang terjadi di sekitar Simpang Cengkareng, Jakarta Barat terjadi kericuhan.

Dua kelompok massa, diduga dari ormas BPPKB dan sejumlah mata elang (matel), terlibat bentrokan sengit pada Senin siang (10/11/2025).

Namun, aksi saling serang yang sempat viral di media sosial itu berhasil diredam cepat oleh aparat kepolisian. Situasi kini berangsur kondusif tanpa menimbulkan korban jiwa.

Wakapolres Metro Jakarta Barat AKBP Tri Suhartanto mengungkapkan, bentrokan terjadi akibat kesalahpahaman antar dua kelompok. Perselisihan kecil itu membesar di lapangan hingga berujung pada aksi saling serang.

“Alhamdulillah, sampai saat ini kedua kelompok sudah damai dan kondusif. Tidak ada korban jiwa,” tegas AKBP Tri Suhartanto saat dikonfirmasi wartawan, Senin (10/11/2025).

Baca Juga :  Maling Motor di Tangerang Keok Dihajar Massa, Kepala Robek Wajah Bonyok

Menurutnya, aparat gabungan dari Polsek Cengkareng dan Polres Metro Jakarta Barat langsung turun tangan mengamankan lokasi bentrokan. Polisi juga memediasi kedua pihak agar tidak terjadi bentrokan susulan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi Jaga Ketat Lokasi

Setelah bentrokan mereda, personel kepolisian bersiaga di lokasi untuk memastikan keamanan warga sekitar.

Aparat juga memantau situasi melalui patroli gabungan guna mencegah provokasi lanjutan di media sosial maupun lapangan.

“Kami pastikan masyarakat tak perlu khawatir. Polisi selalu hadir untuk menjaga keamanan,” tegas Tri.

Tri juga menegaskan, tidak ada fasilitas umum yang rusak akibat bentrokan ini. Aktivitas warga dan arus lalu lintas di kawasan Cengkareng kini sudah kembali normal.

Baca Juga :  Sindikat Curanmor Cengkareng Dibekuk, Polisi Temukan Senjata Api dan Peralatan Pecah Kunci

Viral di Media Sosial

Cuplikan video bentrokan tersebut sempat viral di platform X dan Instagram, memperlihatkan sejumlah orang berlarian sambil membawa benda tumpul.

Namun, setelah dilakukan penelusuran, polisi memastikan video itu tidak menunjukkan aksi brutal berkelanjutan dan situasi sudah aman terkendali.

Aparat Tegaskan: Jangan Terprovokasi

Polisi mengimbau masyarakat tidak mudah terpancing isu liar yang beredar di media sosial.

Aparat akan terus melakukan monitoring dan patroli rutin di wilayah rawan bentrokan, terutama di kawasan Cengkareng dan sekitarnya.

“Kami imbau warga untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan video atau kabar yang belum tentu benar,” tandas Tri. 

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB