Dishub DKI Jakarta Alihkan Arus Lalu Lintas di Monas Saat HUT ke-80 TNI

Jumat, 3 Oktober 2025 - 20:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta memasang rambu penutupan jalan di kawasan Sudirman-Thamrin jelang Jakarta Running Festival 2025, Jumat (24/10/2025). Dok: Kominfo DKI JKT

Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta memasang rambu penutupan jalan di kawasan Sudirman-Thamrin jelang Jakarta Running Festival 2025, Jumat (24/10/2025). Dok: Kominfo DKI JKT

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID –  Dishub DKI Jakarta mengalihkan arus lalu lintas di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (5/10/2025) untuk kelancaran upacara dan penempatan alutsista HUT ke-80 TNI.

Kepala Dishub, Syafrin Liputo, menyatakan Dishub mengalihkan arus secara situasional di ruas jalan yang bersinggungan dengan lokasi upacara.

“Kami mengalihkan arus agar HUT ke-80 TNI berlangsung lancar,” ujar Syafrin, Jumat (3/10/2025).

Medan Merdeka Utara–Timur, Medan Merdeka Selatan–Ridwan Rais, Medan Merdeka Utara–Barat, Veteran III–Veteran, Perwira, Katedral, Majapahit Timur.

Baca Juga :  Benda Mencurigakan di Jakarta Pusat Gegerkan Warga, Diduga Logam Reaktif

Rute alternatif:

  • Barat (RS Budi Kemuliaan) ke Timur (Gambir) via Abdul Muis – Majapahit – Juanda – Pos – Gedung Kesenian – Lapangan Banteng Utara – Barat – Pejambon.

  • Timur (Tugu Tani) ke Barat (RS Budi Kemuliaan) via Medan Merdeka Selatan – Agus Salim – Kebon Sirih – Abdul Muis atau Medan Merdeka Timur – Perwira – Katedral – Veteran – Suryopranoto.

    ADVERTISEMENT

    ads

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Utara (Harmoni) ke Selatan (Tanah Abang) via Suryopranoto – Balikpapan – Cideng Timur.

  • Utara (Harmoni) ke Selatan (Tugu Tani) via Juanda – Pos – Gedung Kesenian – Lapangan Banteng Utara – Barat – Pejambon.

Baca Juga :  Beras Medium dan Sayur Tak Segar, Ombudsman Kritik Realisasi Program MBG

Syafrin mengimbau pengendara menghindari ruas terdampak, mematuhi rambu, mengikuti petugas, dan mengutamakan keselamatan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut
Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk
Pemprov DKI Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Buka Akses Audit Tanpa Batas
Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:00 WIB

Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:48 WIB

TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:09 WIB

Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terbaru

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB