Drama Berdarah Atlanta: Argentina Singkirkan Mesir 3-2

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tragedi menit akhir skuad Firaun. Argentina menundukkan Mesir 3-2 secara dramatis di tengah hujan kartu kuning dan protes keras pelatih Hossam Hassan terhadap kepemimpinan wasit. Dok: (AP Photo/Erik S. Lesser)

Tragedi menit akhir skuad Firaun. Argentina menundukkan Mesir 3-2 secara dramatis di tengah hujan kartu kuning dan protes keras pelatih Hossam Hassan terhadap kepemimpinan wasit. Dok: (AP Photo/Erik S. Lesser)

ATLANTA, POSNEWS.CO.ID – Langkah mengejutkan tim nasional Mesir harus terhenti secara tragis pada babak gugur Piala Dunia.

Kehancuran Mimpi Mesir di Menit Akhir

Mesir hampir membuat kejutan besar melawan sang juara bertahan. Namun skuad Firaun membuang keunggulan dua gol pada akhir laga hari Rabu.

Lionel Messi memimpin Argentina membalikkan keadaan secara dramatis di Stadion Atlanta Falcons. Gol kemenangan Argentina lahir pada menit kedua masa tambahan waktu babak kedua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gol tersebut memicu kericuhan hebat di depan bangku cadangan Mesir. Wasit asal Prancis Francois Letexier mengusir seorang staf Mesir yang marah.

Petugas keamanan harus menahan staf tersebut agar tidak menyerang wasit. Dua pemain Mesir juga menerima kartu kuning akibat memprotes gol tersebut.

Protes Keras Hossam Hassan Terhadap Wasit

Pelatih Mesir Hossam Hassan menyilangkan kedua tangannya di depan dada. Tindakan tersebut merupakan simbol protes terhadap ketidakadilan rasial dari pihak penyelenggara.

Baca Juga :  Terungkap: Cedera Pangkal Paha Jadi Alasan Lamine Yamal Tampil Melempem di El Clásico

Hassan menyebut skuadnya menjadi korban konspirasi elite sepak bola global. Menurutnya, pihak otoritas menginginkan Argentina lolos demi memuluskan langkah Lionel Messi.

Hassan juga vokal menyuarakan dukungan terhadap Palestina sepanjang turnamen ini. Ia mengecam keputusan wasit yang membatalkan potensi gol kedua Mesir.

Wasit menganulir gol tersebut setelah meninjau pelanggaran awal melalui layar VAR. Keputusan ini merusak momentum permainan cepat milik anak asuh Hassan.

Kebangkitan Fantastis Tim Tangguh Argentina

Mesir tetap mampu memperlebar keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-67. Mostafa Zico mencetak gol indah melalui skema serangan balik cepat.

Namun Argentina mampu bangkit secara luar biasa pada sisa waktu pertandingan. Cristian Romero membuka harapan Argentina lewat golnya pada menit ke-79.

Lionel Messi kemudian menyamakan kedudukan melalui tembakan keras empat menit kemudian. Enzo Fernandez memastikan kemenangan dramatis Argentina pada masa tambahan waktu.

Gol penentu ini berawal dari kegagalan Mohamed Salah menguasai bola. Pemain bertahan Argentina merebut bola dari kaki Salah di area penalti.

Baca Juga :  Inggris Gagal Tundukkan Ghana pada Laga Kedua

Legenda NFL Tom Brady turut mengomentari kebangkitan dramatis Argentina tersebut. Melalui media sosial, Brady menyamakan laga ini dengan kemenangan legendarisnya pada Super Bowl 2017.

Boikot Turnamen dari Sang Pelatih

Hassan tidak peduli dengan komentar mantan quarterback legendaris tersebut. Ia masih marah karena wasit mengabaikan pelanggaran terhadap pemain Mesir.

Menurutnya, Mesir layak mendapatkan hadiah penalti pada detik-detik akhir pertandingan. Namun wasit VAR sama sekali tidak memeriksa insiden penting tersebut.

Mesir tampil sebagai tim nonunggulan yang mengejutkan sepanjang turnamen ini. Sebelumnya mereka bahkan belum pernah memenangkan laga Piala Dunia sepanjang sejarah.

Sayangnya, taktik bertahan total Mesir justru mengundang malapetaka bagi mereka sendiri. Argentina akhirnya berhasil lolos ke babak perempat final melawan Swiss atau Kolombia.

Bagi Hassan, perjalanan bersejarah timnya kini telah resmi berakhir. Ia bahkan bersumpah tidak akan menonton sisa pertandingan Piala Dunia ini lagi.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PB POSSI Perkuat Instruktur Selam, Regenerasi SDM Jadi Kunci Prestasi
Chelsea vs AC Milan di GBK Dijaga 1.200 Personel Gabungan Polda Metro
Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick di Piala AFF 2026
Lionel Messi Tiba di Rosario Pasca-Kekalahan Final Piala Dunia
Spanyol Tekuk Argentina 1-0, La Roja Juara Dunia 2026
Madonna, BTS, dan Shakira Guncang Halftime Show Piala Dunia
Inggris Tekuk Prancis 6-4 Rebut Tempat Ketiga
Pramono Anung Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026, Siap Nobar di JIS

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 21:45 WIB

PB POSSI Perkuat Instruktur Selam, Regenerasi SDM Jadi Kunci Prestasi

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:30 WIB

Chelsea vs AC Milan di GBK Dijaga 1.200 Personel Gabungan Polda Metro

Senin, 27 Juli 2026 - 23:03 WIB

Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick di Piala AFF 2026

Rabu, 22 Juli 2026 - 08:58 WIB

Lionel Messi Tiba di Rosario Pasca-Kekalahan Final Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 06:34 WIB

Spanyol Tekuk Argentina 1-0, La Roja Juara Dunia 2026

Berita Terbaru

Perilaku otomatis sistem operasi Windows 11 yang menghapus driver GPU diskrit setelah laptop gaming lama beroperasi dalam mode Eco memicu kebingungan pengguna. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Windows 11 Laporkan Hapus Driver GPU Laptop Gaming

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:12 WIB

Ilustrasi, Korban Kecelakaan tewas. (Freepik/rawpixel)

DAERAH

Senggolan Maut di Puncak, Pasutri Tewas Terlindas Dump Truck

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:51 WIB

Modder berhasil menjalankan gim klasik Doom pada kamera DSLR Canon EOS 550D menggunakan firmware Magic Lantern lengkap dengan kendali tombol fisik dan audio. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Doom Berhasil Dijalankan di Kamera DSLR Canon EOS 550D

Selasa, 25 Agu 2026 - 14:48 WIB