Senggolan Maut di Puncak, Pasutri Tewas Terlindas Dump Truck

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Korban Kecelakaan tewas. (Freepik/rawpixel)

Ilustrasi, Korban Kecelakaan tewas. (Freepik/rawpixel)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID β€” Perjalanan HS (54) dan RN (55) berubah menjadi tragedi di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Pasangan suami istri itu tewas setelah sepeda motor yang mereka kendarai terjatuh dan terlindas dump truck.

Kecelakaan maut tersebut terjadi Selasa (25/8/2026) sekitar pukul 08.10 WIB di depan Diklat BPJS, Desa Tugu Selatan, Kecamatan Cisarua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi menduga kecelakaan bermula saat HS mencoba mendahului sepeda motor lain.

Senggolan Kecil Berujung Petaka

HS mengendarai Honda Supra X F-4681-LP. RN duduk sebagai penumpang. Keduanya melaju dari arah Gadog menuju kawasan Puncak.

Saat menyalip, stang kiri motor HS diduga menyenggol stang kanan sepeda motor lain.

Benturan itu membuat motor kehilangan keseimbangan. HS kemudian oleng dan terjatuh ke sisi kanan jalan.

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Ringan Guyur Hampir Seluruh Jakarta Jumat Ini

Nahas, pada saat bersamaan dump truck Mitsubishi Canter FE 75 melaju dari arah berlawanan.

Jarak yang sudah terlalu dekat membuat kecelakaan tak terhindarkan.

Dua Nyawa Melayang di Bawah Truk

HS terlindas roda depan kanan dump truck. Sementara RN terlindas roda belakang kendaraan berat tersebut.

Keduanya mengalami luka berat dan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Petugas kemudian mengevakuasi jenazah pasangan tersebut ke RSPG Cisarua untuk penanganan lebih lanjut.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Bogor Ipda Arif Rahman membenarkan kecelakaan yang merenggut dua nyawa tersebut.

β€œKorban pasangan suami istri dan masih warga sekitar,” kata Arif, Selasa (25/8/2026).

Pengendara yang Bersenggolan Malah Pergi

Tragedi semakin menyisakan tanda tanya. Pengendara motor yang diduga bersenggolan dengan kendaraan korban belum diketahui identitasnya.

Pengendara tersebut disebut tetap melaju meninggalkan lokasi setelah kecelakaan.

Polisi kini berupaya mencari informasi mengenai kendaraan dan pengendaranya. Petugas juga mengumpulkan keterangan saksi serta bukti di lokasi untuk mengurai kejadian secara menyeluruh.

Baca Juga :  Mobil Dinas Gubernur Maluku Utara Tabrak Lari, Sherly Tjoanda Tenang di TKP

Jalur Puncak Kembali Ingatkan Bahaya Menyalip

Kecelakaan ini menjadi peringatan keras bagi pengguna Jalan Raya Puncak.

Menyalip bukan sekadar soal kecepatan. Pengendara harus memastikan jarak aman, melihat kondisi dari arah berlawanan, serta memperhitungkan ruang untuk kembali ke jalur.

Jangan memaksakan manuver hanya karena ingin segera melewati kendaraan di depan. Kesalahan sepersekian detik dapat menghadirkan konsekuensi yang tidak bisa diperbaiki.

Apalagi, jalur Puncak memiliki arus kendaraan yang padat dan melibatkan berbagai jenis kendaraan, termasuk kendaraan berat.

Keselamatan Harus Jadi Prioritas

Tragedi HS dan RN kembali menunjukkan bahwa kecelakaan fatal bisa berawal dari senggolan kecil.

Karena itu, pengendara perlu menjaga kecepatan, mempertahankan jarak aman, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan tidak mengambil risiko saat kondisi lalu lintas tidak memungkinkan.

Lebih baik terlambat sampai tujuan daripada kehilangan nyawa di perjalanan. Keselamatan bukan penghambat perjalanan, tetapi syarat utama untuk bisa tiba dengan selamat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Celurit Berhamburan di Jonggol, Tawuran Pelajar Berujung Maut
Baku Tembak di Lampung Utara: DPO Narkoba Tewas, 3 Polisi Terluka
Pedagang Bawang Salma Tewas di Enrekang, Pelaku Diduga Kuras Rp40 Juta
Prabowo Lawan Karhutla dengan 1.000 Perwira dan Ubi Bombing
Update Duka Gempa NTT: 100 Warga Meninggal, 1.603 Terluka
Tiga Pelaku Curanmor Pikap Diciduk, Polisi Ungkap Dugaan Aksi di 14 Lokasi
Dua Bocah di Dairi Diduga Disiksa Pengasuh, Kepala Luka Parah, Pelaku Diciduk
Datang Membawa Bantuan, Ahmad Zaki Pergi untuk Selamanya di Tanah Flores

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Senggolan Maut di Puncak, Pasutri Tewas Terlindas Dump Truck

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:17 WIB

Celurit Berhamburan di Jonggol, Tawuran Pelajar Berujung Maut

Selasa, 25 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Baku Tembak di Lampung Utara: DPO Narkoba Tewas, 3 Polisi Terluka

Selasa, 25 Agustus 2026 - 06:20 WIB

Pedagang Bawang Salma Tewas di Enrekang, Pelaku Diduga Kuras Rp40 Juta

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Prabowo Lawan Karhutla dengan 1.000 Perwira dan Ubi Bombing

Berita Terbaru

Perilaku otomatis sistem operasi Windows 11 yang menghapus driver GPU diskrit setelah laptop gaming lama beroperasi dalam mode Eco memicu kebingungan pengguna. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Windows 11 Laporkan Hapus Driver GPU Laptop Gaming

Selasa, 25 Agu 2026 - 16:12 WIB

Ilustrasi, Korban Kecelakaan tewas. (Freepik/rawpixel)

DAERAH

Senggolan Maut di Puncak, Pasutri Tewas Terlindas Dump Truck

Selasa, 25 Agu 2026 - 15:51 WIB

Modder berhasil menjalankan gim klasik Doom pada kamera DSLR Canon EOS 550D menggunakan firmware Magic Lantern lengkap dengan kendali tombol fisik dan audio. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Doom Berhasil Dijalankan di Kamera DSLR Canon EOS 550D

Selasa, 25 Agu 2026 - 14:48 WIB