Erick Thohir Yakin Timnas Indonesia U-17, Generasi Emas Sepak Bola Nasional

Minggu, 26 Oktober 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketum PSSI/Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. (@erickthohir)

Ketum PSSI/Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir. (@erickthohir)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kegagalan Timnas Indonesia senior menembus Piala Dunia 2026 masih mengecewakan para pecinta sepak bola Tanah Air.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir optimistis Timnas Indonesia U-17 bisa menjadi cikal bakal generasi emas sepak bola nasional, asalkan pembinaan mereka terus dijaga dengan serius dan berkelanjutan.

Skuad Garuda Muda—julukan Timnas Indonesia U-17—berhasil lolos ke Piala Dunia U-17 2025 melalui jalur kualifikasi, bukan karena status tuan rumah seperti sebelumnya.

Prestasi ini disebut Erick sebagai langkah penting menuju masa depan sepak bola Indonesia yang lebih gemilang.

Erick menegaskan, pemain muda Indonesia memiliki potensi besar yang harus dijaga, terutama dari sisi mental dan psikologis.

Baca Juga :  Inara Rusli Tarik Laporan, Polisi Tetap Jadwalkan Pemeriksaan Insanul Fahmi

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia meminta publik, termasuk media, memberikan kritik yang membangun, bukan hujatan.

“Saya berharap teman-teman media ikut membangun sepak bola Indonesia. Tolong, jangan ada bullying berlebihan kepada pemain,” ujar Erick Thohir, Jumat (24/10/2025).

Ia juga mencontohkan nama-nama seperti Rizky Ridho dan Marselino Ferdinan sebagai aset berharga sepak bola Indonesia.

Erick menilai, generasi U-17 saat ini berpotensi melahirkan gelombang emas baru bagi Garuda Muda.

Kritik boleh, tapi jangan sampai diskriminatif. Kita harus sayang dengan aset bangsa,” tegasnya.

Untuk menjaga fokus dan mentalitas pemain, Erick melarang pemain U-17 aktif di media sosial selama masa persiapan menuju Piala Dunia U-17 di Qatar.

Baca Juga :  Jelang Duel Panas Indonesia U-22 vs Filipina SEA Games 2025, Indra Sjafri Pasang Alarm Waspada

“Saya bilang ke mereka, stop dulu main sosmed. Anak-anak ini belum tentu sekuat kita menghadapi tekanan,” kata Erick.

Saat ini, Timnas U-17 asuhan Nova Arianto sedang menjalani pemusatan latihan tahap akhir di Dubai, Uni Emirat Arab.

Dalam laga uji coba terakhir, Indonesia U-17 kalah tipis 1-2 dari Paraguay.

Pada Piala Dunia U-17 2025, Indonesia tergabung di Grup H bersama Brasil, Honduras, dan Zambia. Qatar menggelar turnamen bergengsi ini pada 3–27 November 2025. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB