Timnas Indonesia U-17 Takluk 1-2 dari Mali di Piala Kemerdekaan 2025, Uzbekistan vs Tajikistan Imbang 3-3

Senin, 18 Agustus 2025 - 22:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Timnas Indonesia U-17 kalah 1-2 dari Mali di laga terakhir Piala Kemerdekaan 2025. (Dok-PSSI)

Timnas Indonesia U-17 kalah 1-2 dari Mali di laga terakhir Piala Kemerdekaan 2025. (Dok-PSSI)

SUMATERA UTARA, ONLINEWS.CO.ID – Timnas Indonesia U-17 harus mengakui keunggulan Mali U-17 dengan skor 1-2 pada laga penutup Piala Kemerdekaan 2025 di Stadion Utama Sumatera Utara, Senin (18/8/2025) malam WIB.

Garuda Muda sempat memberikan perlawanan ketat di awal pertandingan. Namun, Mali lebih efektif memanfaatkan peluang. Zoumana Ballo membuka keunggulan pada menit ke-21, disusul gol Seydou Dembele pada menit ke-33.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meski tertinggal 0-2, Indonesia tidak menyerah. Fadly Alberto sukses memperkecil kedudukan menjadi 1-2 pada menit ke-37 setelah menerima umpan lemparan jauh Fabio Azka.

Kiper Dafa Al Gasemi Jadi Sorotan

Baca Juga :  10 Tewas, 6 Hilang, Polri dan Tim SAR All Out Tangani Longsor dan Banjir Sumatera Utara

Setelah gol balasan itu, permainan semakin terbuka. Mali sebenarnya menciptakan banyak peluang emas. Akan tetapi, penampilan gemilang kiper Dafa Al Gasemi serta buruknya penyelesaian akhir Mali membuat skor bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Dengan hasil ini, Indonesia menutup perjalanan di turnamen dengan catatan kalah dari Mali setelah sebelumnya tampil inkonsisten.

Uzbekistan vs Tajikistan Berakhir Imbang

Di laga lain, Uzbekistan U-17 dan Tajikistan U-17 berbagi angka 3-3 dalam pertandingan penuh drama. Uzbekistan tampil lebih agresif sejak awal dan unggul cepat melalui gol Jakhongirmirzo Uktamboev di menit ke-7.

Namun, Tajikistan membalas lewat gol Bragimzoda Abdullo pada menit ke-17. Tidak tinggal diam, Uzbekistan kembali unggul melalui Akhrorbek Ravshanbekov di menit ke-26. Hanya delapan menit berselang, Ravshanbekov menambah gol keduanya dan mengubah skor menjadi 3-1.

Baca Juga :  Teror KKB di Yahukimo, Warga Pendatang Tewas Dibacok - Satu Korban Kritis di Dekai

Tajikistan Bangkit di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Tajikistan menunjukkan mental pantang menyerah. Penalti Odilzoda Mehrubon di menit ke-73 memperkecil skor jadi 2-3. Puncaknya, Nazrullo memanfaatkan kesalahan bek Uzbekistan dan mencetak gol penyama kedudukan di menit ke-86.

Skor imbang 3-3 akhirnya menutup pertandingan. Hasil ini membuat kedua tim sama-sama menunjukkan peningkatan meski gagal meraih kemenangan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan
Politisi Republik Serang Kesepakatan Damai Trump dengan Iran
Amerika Serikat dan Iran Resmi Rilis Dokumen Damai
PM Jepang Sanae Takaichi Sukses Jalani Debut Diplomasi G7
Pemerintah dan PSSI Matangkan Strategi Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030
Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan
Anthropic Resmi Buka Kantor di Seoul Pascaboikot Model AI
Kaisar Naruhito dan Permaisuri Masako Mulai Kunjungan Sejarah

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:41 WIB

Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:30 WIB

Politisi Republik Serang Kesepakatan Damai Trump dengan Iran

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:07 WIB

PM Jepang Sanae Takaichi Sukses Jalani Debut Diplomasi G7

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:23 WIB

Pemerintah dan PSSI Matangkan Strategi Timnas Indonesia Menuju Piala Dunia 2030

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:19 WIB

Presiden Lai Ching-te Tegaskan Pertahanan Taiwan

Berita Terbaru

Ketegangan di dalam tubuh aliansi. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengancam akan menahan iuran NATO dan meninjau ulang penempatan pasukan di Eropa hulu. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Ancaman Penahanan Dana NATO: AS Tinjau Ulang Pasukan

Sabtu, 20 Jun 2026 - 11:41 WIB

Krisis loyalitas di internal Republik. Sejumlah senator dan komentator konservatif mengecam keras kesepakatan damai sementara Donald Trump dengan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Politisi Republik Serang Kesepakatan Damai Trump dengan Iran

Sabtu, 20 Jun 2026 - 10:30 WIB