Forum RT/RW Jakarta Utara Deklarasi Damai Dukung Polisi Usut Penjarahan Rumah Sahroni

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Forum RT/RW DKI Jakarta Suaib bersama 47 ormas menandatangani deklarasi damai di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Deklarasi damai dihadiri Polres Metro Jakarta Utara, Kodim 0502/Jakut dan Pemkot Jakarta Utara. Foto: MR

Ketua Forum RT/RW DKI Jakarta Suaib bersama 47 ormas menandatangani deklarasi damai di Gelanggang Remaja Jakarta Utara. Deklarasi damai dihadiri Polres Metro Jakarta Utara, Kodim 0502/Jakut dan Pemkot Jakarta Utara. Foto: MR

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Kasus penjarahan rumah milik Anggota DPR RI Ahmad Sahroni di Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Sabtu (30/9/2025), terus jadi sorotan tajam.

Aksi brutal itu menodai citra Jakarta Utara dan mengguncang kepercayaan publik terhadap keamanan di wilayah pesisir ibu kota.

Sebagai bentuk keprihatinan, Forum RT/RW Jakarta Utara langsung bergerak cepat. Mereka menggagas Deklarasi Damai dengan melibatkan 47 organisasi masyarakat (ormas) dari berbagai kecamatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Deklarasi berlangsung di Gelanggang Remaja Wali Kota Jakarta Utara, Sabtu (11/10/2025), dihadiri Polres Metro Jakarta Utara, Kodim 0502/Jakut, dan Pemkot Jakarta Utara.

Warga Jakarta Utara Tegas Tolak Kekerasan dan Provokasi

Ketua Forum RT/RW DKI Jakarta, Suaib, menegaskan aksi penjarahan rumah Ahmad Sahroni tidak mencerminkan karakter warga Jakarta Utara.

Baca Juga :  PRT Lompat dari Rumah Majikan di Benhil Diduga Depresi, Polisi Tahan 3 Tersangka

Ia menyebut, peristiwa itu dipicu provokasi sejumlah oknum yang sengaja memancing keributan.

“Penjarahan itu bukan gerakan murni warga Jakarta Utara. Kami melihat ada pihak-pihak yang sengaja memprovokasi,” tegas Suaib.

Suaib menambahkan, Deklarasi Damai ini bentuk dukungan nyata kepada aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus penjarahan tersebut.

Ia menuntut aparat segera menangkap dan menghukum berat semua pelaku serta provokator.

“Kami mendorong penegak hukum memproses tegas setiap pihak yang terlibat agar peristiwa serupa tak terulang. Hentikan budaya pembiaran seolah hukum bisa dinegosiasi,” tegasnya lantang.

Warga Bangun Kembali Kepercayaan dan Citra Wilayah

Suaib menegaskan, warga Jakarta Utara kini kompak membangun kembali citra daerah dan kepercayaan publik.

Baca Juga :  Mayat Misterius Tertutup Kardus di Pondok Gede, Terdapat Luka Ditubuhnya

Ia menegaskan, masyarakat, pemerintah, dan pelaku usaha harus memperkuat sinergi untuk menjaga keamanan dan mewujudkan kesejahteraan bersama.

Suaib menegaskan, pihaknya mulai membangun kembali kepercayaan antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat agar kolaborasi tetap terjaga dan wilayah tetap kondusif.

Ia juga mengingatkan warga agar menyampaikan kritik secara santun tanpa kekerasan.

“Masukan dan kritik boleh, tapi jangan lewat tindakan anarkis. Kalau main anarkis, sama saja meniadakan hukum negara,” tandasnya.

Deklarasi damai ini menjadi simbol kebangkitan warga Jakarta Utara. Masyarakat menegaskan penolakan terhadap kekerasan, menjunjung hukum, dan siap membangun kembali kepercayaan publik di kawasan pesisir ibu kota. (MR)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak
Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah
Pulang dari Perantauan Demi Memilih, Partisipasi Pilkades Bekasi Capai 95 Persen
Cuaca Jabodetabek Senin 21 September, Hujan Berpotensi Turun
Pilkades Bekasi 2026 Kondusif, 12.261 Personel Kawal hingga Penghitungan Suara
Pilkades Serentak Bekasi Digelar di 154 Desa, TPS Digital Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 06:21 WIB

Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu Cerah, Hujan Mengintai Bogor dan Bekasi

Selasa, 22 September 2026 - 16:28 WIB

Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Ini Imbauan Dinkes untuk Warga

Selasa, 22 September 2026 - 05:52 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Berpotensi Guyur Sejumlah Wilayah

Senin, 21 September 2026 - 09:54 WIB

Pulang dari Perantauan Demi Memilih, Partisipasi Pilkades Bekasi Capai 95 Persen

Berita Terbaru