Gas Amonia Diduga Bocor dari Pabrik Susu, 24 Warga Pekayon Sesak Napas

Selasa, 29 September 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Pekayon Pasar Rebo mendapat penanganan medis setelah diduga terdampak kebocoran gas amonia. (Posnews/Ist)

Warga Pekayon Pasar Rebo mendapat penanganan medis setelah diduga terdampak kebocoran gas amonia. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Suasana warga Pekayon, Pasar Rebo, Jakarta Timur, mendadak panik.

Bau menyengat yang diduga berasal dari kebocoran gas amonia sebuah pabrik susu membuat warga berhamburan keluar rumah.

Sedikitnya 24 warga mengalami gangguan pernapasan setelah diduga menghirup gas tersebut. Sejumlah korban bahkan harus mendapatkan perawatan di rumah sakit dan puskesmas.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa itu terjadi pada Senin (28/9/2026) sekitar pukul 14.15 WIB di kawasan Jalan Raya Bogor, Pekayon, Pasar Rebo.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Timur AKP I Made Budi mengatakan warga mengalami sesak napas setelah menghirup gas yang bocor.

“Korban 24 jiwa, korban mengalami sesak napas akibat menghirup gas yang bocor,” kata Made Budi, Selasa (29/9/2026).

Suara Ledakan Bikin Warga Panik

Kepanikan bermula ketika seorang saksi mendengar suara ledakan.

Awalnya, suara tersebut dikira berasal dari ban kendaraan yang pecah. Namun, situasi berubah ketika warga mulai mencium bau amonia yang sangat menyengat.

Baca Juga :  Pasutri Kurir 19 Kg Sabu Diciduk di Tambora, Polisi Bongkar Jaringan Pekanbaru–Jakarta

Warga pun langsung berhamburan keluar rumah untuk menghindari paparan gas.

“Tidak lama saksi mencium bau amoniak yang menyengat, saksi bersama warga berhamburan keluar rumah,” ujar Made.

Polisi menduga sumber kebocoran berada di bagian kondensor. Tim kemudian melakukan perbaikan untuk menghentikan kebocoran tersebut.

Korban Dilarikan ke Fasilitas Kesehatan

Paparan gas membuat sejumlah warga mengalami gangguan pernapasan.

Dari 24 warga yang terdampak, satu orang dirawat di RS Harapan Bunda, tiga orang di RS Tugu Ibu, sedangkan 20 lainnya mendapat penanganan di Puskesmas Pasar Rebo.

Sebagian korban kemudian diperbolehkan pulang setelah kondisi mereka membaik.

Data tersebut berbeda dengan catatan pemeriksaan awal dari Sudin Kesehatan Jakarta Timur. Sehari sebelumnya, petugas disebut memeriksa sekitar 60 orang di lokasi dan fasilitas kesehatan.

Dari jumlah itu, 11 orang sempat diobservasi di Puskesmas Pasar Rebo dan tiga orang dirujuk ke rumah sakit.

Perbedaan angka tersebut menunjukkan bahwa jumlah orang yang menjalani pemeriksaan tidak otomatis sama dengan jumlah warga yang dinyatakan terdampak atau mengalami gejala.

Baca Juga :  Polisi Gerebek Gudang Bawang Bombai Impor Ilegal di Malang, 700 Karung Disita

Warga Kembali ke Rumah

Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan kebocoran. Selain memberikan pertolongan medis, tim juga menangani sumber kebocoran di area pabrik.

Sekitar pukul 16.00 WIB, warga disebut sudah dapat kembali ke rumah masing-masing setelah kondisi dinilai lebih aman.

Sementara itu, polisi masih melakukan pendalaman terkait insiden tersebut.

Pemeriksaan penting dilakukan untuk memastikan penyebab kebocoran sekaligus mengetahui bagaimana gas dapat menyebar hingga ke permukiman warga.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya sistem keselamatan industri, terutama bagi fasilitas produksi yang menggunakan bahan kimia berbahaya di kawasan yang berdekatan dengan permukiman.

Masyarakat juga perlu segera menjauh dari sumber kebocoran jika mencium bau kimia menyengat atau mengalami sesak napas. Warga sebaiknya tidak mendekati titik kebocoran dan segera meminta bantuan petugas.

Keselamatan warga menjadi perhatian utama agar insiden serupa tidak kembali menimbulkan kepanikan maupun korban. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 28 Tahun Tewas Diduga Dikeroyok di Tanjung Priok, 3 Tersangka Diciduk
5 Kg Etomidate Diselundupkan di Sepatu, Bareskrim Bongkar Lab Rahasia di Jakut
Gara-Gara Bilang Bakar Saja Motornya, 2 Pria Saling Tusuk di Kramat Jati
Dua Pemuda Tewas di Kontrakan Lembang, Satu Kritis, Polisi Cium Bau Gas
Kecelakaan Beruntun di Jalan Raya Bekasi, Damkar Hantam 6 Kendaraan, 3 Orang Terluka
Curanmor Viral di Kelapa Gading Terbongkar, 4 Orang Ditangkap – Motor Dijual Berantai
9 Pemuda Diamankan di Cibubur, Polisi Temukan 9 Klip Diduga Tembakau Sintetis
Putar Balik Berujung Tabrakan di Plasa Senayan, 3 Orang Terluka

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 14:12 WIB

Gas Amonia Diduga Bocor dari Pabrik Susu, 24 Warga Pekayon Sesak Napas

Selasa, 29 September 2026 - 13:39 WIB

Pria 28 Tahun Tewas Diduga Dikeroyok di Tanjung Priok, 3 Tersangka Diciduk

Selasa, 29 September 2026 - 11:17 WIB

5 Kg Etomidate Diselundupkan di Sepatu, Bareskrim Bongkar Lab Rahasia di Jakut

Senin, 28 September 2026 - 18:39 WIB

Gara-Gara Bilang Bakar Saja Motornya, 2 Pria Saling Tusuk di Kramat Jati

Senin, 28 September 2026 - 18:09 WIB

Dua Pemuda Tewas di Kontrakan Lembang, Satu Kritis, Polisi Cium Bau Gas

Berita Terbaru

Logitech meluncurkan keyboard G Pro X2 Rapid dan mousepad G Pro X Control. Simak spesifikasi sakelar Hall Effect dan harganya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Logitech Pamerkan Keyboard G Pro X2 Rapid

Selasa, 29 Sep 2026 - 14:42 WIB