Residivis Curanmor Dibekuk di Lampung Timur, Ngaku Gasak 20 Motor di Jaksel

Minggu, 19 Juli 2026 - 12:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). (Posnews/Ist)

Ilustrasi - Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor). (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Polisi membongkar jejak panjang komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang beraksi di wilayah Jakarta Selatan.

Seorang residivis berinisial T (38) ditangkap di Lampung Timur setelah diduga terlibat dalam pencurian puluhan sepeda motor.

Dalam pemeriksaan awal, T mengaku telah mencuri sekitar 20 sepeda motor di sejumlah lokasi di Jakarta Selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Polisi kini masih menguji dan mendalami pengakuan tersebut untuk mengungkap seluruh jaringan kejahatan itu.

Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan, penangkapan T berawal dari kasus pencurian motor milik Abdul Habib di sebuah rumah kos di Jalan Polo Indah I, Petukangan Selatan, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

“Karena ada beberapa kasus curanmor yang terjadi di wilayah Jakarta Selatan, salah satunya di wilayah Pesanggrahan, kami membentuk tim gabungan bersama Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan untuk melakukan pengungkapan,” kata Seala, Minggu (19/7/2026).

Baca Juga :  Vila Megah Eks Dirut Sritex Disita Kejagung, Nilainya Fantastis Rp20 Miliar

Motor Dicuri Pakai Letter T

Dalam kasus tersebut, pelaku membobol kunci sepeda motor Honda Beat bernomor polisi B 5771 SEI menggunakan kunci letter T. Aksi pencurian itu terekam kamera pengawas (CCTV).

Polisi kemudian menangkap pelaku lain berinisial AR. Dari hasil pengembangan, penyidik mengarah kepada T yang diketahui berada di Lampung Timur.

“Selanjutnya, ada satu orang pelaku lagi kami tetapkan sebagai DPO,” ujar Seala.

Residivis, Kembali Beraksi Usai Bebas

Polisi menyebut T merupakan residivis kasus pencurian kendaraan bermotor. Ia pernah ditangkap pada 2024, tetapi kembali beraksi setelah menjalani hukuman dan bebas.

Dalam komplotan tersebut, AR diduga bertugas sebagai pemetik atau eksekutor. Sementara itu, T berperan sebagai joki sekaligus penunjuk jalan.

Dari pemeriksaan awal, T mengaku telah mencuri sepeda motor di sekitar 20 lokasi di wilayah hukum Jakarta Selatan. Namun, polisi masih mendalami pengakuan tersebut.

Bawa Senpi Rakitan untuk Intimidasi Korban

Saat menangkap T, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya satu pucuk senjata api rakitan, lima butir peluru kaliber 9 milimeter, satu telepon genggam, dan satu sepeda motor Honda Beat hasil kejahatan.

Baca Juga :  Bangunan Ambruk di Kelapa Gading, 1 Pekerja Tertimpa Reruntuhan

“Senpi yang kami temukan itu senpi rakitan dengan peluru kaliber 9 milimeter,” kata Seala.

Senjata tersebut diduga dibawa saat beraksi untuk menakut-nakuti korban.

“Setiap aksinya mereka menggunakan senpi tersebut untuk menakut-nakuti korban,” ujarnya.

Selain Jakarta Selatan, komplotan ini diduga beraksi di sejumlah wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk kawasan Jakarta dan Tangerang, Banten.

Polisi juga telah mengamankan sejumlah sepeda motor hasil kejahatan. Sebagian kendaraan bahkan sudah dikembalikan kepada pemiliknya, sedangkan kendaraan lainnya masih dalam proses penyelidikan.

Warga Diminta Laporkan Kehilangan Motor

Polisi mengimbau warga yang pernah kehilangan sepeda motor agar segera membuat laporan. Masyarakat diminta membawa dokumen kepemilikan kendaraan untuk membantu proses identifikasi.

“Kami imbau kepada masyarakat agar segera membuat laporan polisi, baik ke Polres Metro Jakarta Selatan ataupun ke Polsek Pesanggrahan, dengan membawa administrasi dari kendaraan-kendaraan tersebut,” tandas Seala. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BYD Tabrak Innova, Fortuner Oleng, Satu Keluarga Tewas di Kembangan
Dua Pelaku Berboncengan Gasak Samsung S25 Turis India di Menteng
Kapolres Bekasi Lindungi Pelajar dari Aksi Berbahaya dan Provokasi Digital
Polisi Bongkar Gudang Narkoba di Kalideres, Ribuan Ekstasi Disita
Dua ART Lapor Disekap di Penjaringan, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya
Toko Berjalan di Bekasi Digerebek, 2.451 Pil Keras Disita dari Mobil
TPPU Indosterling P-21, Bareskrim Sita Aset Rp84 Miliar
Mengerikan! Transaksi Judol Rp1,03 Triliun, Bareskrim Tangkap 5 Tersangka

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 06:08 WIB

BYD Tabrak Innova, Fortuner Oleng, Satu Keluarga Tewas di Kembangan

Sabtu, 5 September 2026 - 19:58 WIB

Dua Pelaku Berboncengan Gasak Samsung S25 Turis India di Menteng

Sabtu, 5 September 2026 - 19:23 WIB

Kapolres Bekasi Lindungi Pelajar dari Aksi Berbahaya dan Provokasi Digital

Sabtu, 5 September 2026 - 06:46 WIB

Polisi Bongkar Gudang Narkoba di Kalideres, Ribuan Ekstasi Disita

Jumat, 4 September 2026 - 20:07 WIB

Dua ART Lapor Disekap di Penjaringan, Polisi Bongkar Fakta Sebenarnya

Berita Terbaru

Steam Deck kini didukung lebih dari 30.000 game Verified atau Playable, memperkuat posisi handheld PC berbasis SteamOS di industri gaming. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Steam Deck Kini Didukung Lebih dari 30.000 Game Verified

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:30 WIB

Sony memperkenalkan controller DualSense GTA 6 Limited Edition dalam varian hitam dan putih bertema Vice City, seharga US$84,99. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Sony Perkenalkan DualSense GTA 6 Limited Edition

Minggu, 6 Sep 2026 - 15:00 WIB

AS menyerang tiga kapal tanker minyak Iran usai rudal IRGC hantam kapal Angkatan Laut, memicu kenaikan harga minyak Brent global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Serang Tiga Kapal Tanker Minyak Iran usai Rudal IRGC

Minggu, 6 Sep 2026 - 14:45 WIB