Geger Video KDRT di Apartemen Bekasi, Korban Lindungi Diri Sambil Berteriak

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Penganiayaan. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Video seorang wanita yang diduga menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) di sebuah apartemen kawasan Pekayon, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, viral di media sosial.

Dalam video tersebut, wanita itu terlihat berusaha melindungi diri dari serangan pria yang diduga suaminya.

Ia bahkan menggunakan keranjang pakaian berwarna pink sebagai tameng sambil berteriak meminta pertolongan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekaman amatir itu memperlihatkan korban yang mengenakan kerudung abu-abu berdiri di balkon apartemen. Di hadapannya, seorang pria diduga terlibat cekcok dengan korban.

Teriakan wanita tersebut terdengar hingga ke sekitar apartemen. Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian merekam momen tersebut dan menyebarkannya di media sosial.

Korban Bertahan dengan Keranjang Pakaian

Dalam video yang beredar, terdengar suara pria dari balik pintu apartemen. Pria tersebut diduga melontarkan makian kepada korban.

Baca Juga :  Kapolri Pasang Badan, Wacana Polri di Bawah Kementerian Mentah

Sementara itu, korban terlihat berada di sudut balkon. Ia memegang keranjang pakaian berwarna pink dengan tangan kiri untuk melindungi tubuhnya.

Pria yang diduga suami korban kemudian terlihat membawa balok kayu. Ia beberapa kali diduga berusaha memukul korban.

Korban pun berusaha menangkis serangan tersebut menggunakan keranjang pakaian. Di tengah situasi menegangkan itu, wanita tersebut terus berteriak meminta pertolongan.

Polisi Selamatkan Korban

Kapolsek Bekasi Selatan Kompol Suparmin membenarkan adanya penanganan terhadap seorang wanita yang diduga menjadi korban KDRT.

Polisi mengecek lokasi setelah menerima laporan melalui layanan darurat 110 pada Jumat (24/7/2026).

Petugas Polsek Bekasi Selatan kemudian mendatangi apartemen tersebut dan menyelamatkan korban.

Selanjutnya, polisi membawa wanita itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Bekasi Kota untuk menjalani pemeriksaan dan membuat laporan.

Baca Juga :  Penemuan Bayi Perempuan Ditinggalkan di Serpong, Polisi Langsung Lidik

“Karena menyangkut perempuan dan korban mengaku suaminya sendiri melakukan kekerasan, kami membawa korban ke Unit PPA Polres Metro Bekasi Kota,” kata Suparmin.

Suami Diduga Pelaku Masih di Apartemen

Suparmin mengatakan pria yang diduga melakukan kekerasan terhadap korban masih berada di dalam apartemen saat polisi tiba.

“Suaminya ada,” ujarnya.

Namun, polisi belum mengungkap secara rinci kronologi maupun bentuk kekerasan yang diduga dialami korban.

Suparmin menjelaskan petugas tidak menggali keterangan secara mendalam di lokasi karena kasus tersebut berkaitan dengan dugaan KDRT.

“Kami tidak menanyakan secara detail karena ini menyangkut KDRT. Korban kami bawa ke Polres untuk menjalani pemeriksaan di sana,” jelasnya.

Polisi masih mendalami kasus tersebut untuk mengungkap kronologi dan memastikan dugaan kekerasan yang dialami korban. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Modus Kerja di Turki, 105 WNI Dikirim Ilegal ke Libya
Anak Punk Pesta Miras di Cikarang, Cekcok Berujung FA Tewas Ditusuk 7 Kali
Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris
Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap
Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono
Polemik Ucapan Hotman Paris Memanas, PWI Tempuh Jalur Hukum
Cuma Melintas dari Thamrin City, Sopir Mengaku Dipalak Uang Rp 25 Ribu
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay Hilang Misterius, Diduga Diculik dari Restoran

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:38 WIB

Geger Video KDRT di Apartemen Bekasi, Korban Lindungi Diri Sambil Berteriak

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:01 WIB

Modus Kerja di Turki, 105 WNI Dikirim Ilegal ke Libya

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

Anak Punk Pesta Miras di Cikarang, Cekcok Berujung FA Tewas Ditusuk 7 Kali

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:26 WIB

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:55 WIB

Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Berita Terbaru

Pemerintah Kanada membatalkan seremonial bersama peresmian Jembatan Gordie Howe akibat kebijakan tarif sepihak Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Batal Gelar Acara Bersama Peresmian Jembatan

Sabtu, 25 Jul 2026 - 13:04 WIB

Ancaman ganda jalur energi global. Kelompok Houthi menyerang dua tanker minyak Saudi dan memblokir Selat Bab el-Mandeb di Laut Merah. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Houthi Blokade Selat Bab el-Mandeb dan Serang Kapal

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:27 WIB

Peluang dan tantangan industri sawit. MPOC memproyeksikan harga CPO Agustus bertahan stabil berkat mandat B50 Indonesia serta dinamika pasar energi global. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mandat B50 Indonesia dan Tensi Geopolitik Tahan Harga CPO

Sabtu, 25 Jul 2026 - 10:19 WIB

Langkah hukum selamatkan posisi presiden. Pengadilan Tinggi Afrika Selatan membekukan sementara proses pemakzulan Presiden Cyril Ramaphosa terkait skandal uang di sofa peternakan Phala Phala. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Afrika Selatan Hentikan Sementara Pemakzulan Presiden

Sabtu, 25 Jul 2026 - 09:21 WIB