Inovasi IPB: SanGreat Natural Indonesia Ekspor Produk Pengendali Hama ke 3 Negara

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Stan SanGreat Natural Indonesia di Campuspreneur Expo 2026 IPB University menampilkan produk pengendali hama berbahan alami seperti gel dan semprotan untuk pasar lokal dan ekspor. (Posnews/Ist)

Stan SanGreat Natural Indonesia di Campuspreneur Expo 2026 IPB University menampilkan produk pengendali hama berbahan alami seperti gel dan semprotan untuk pasar lokal dan ekspor. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Inovasi produk pengendali hama berbahan alami menarik perhatian di Campuspreneur Expo 2026 yang digelar di IPB University, Bogor, Jawa Barat.

Salah satu yang mencuri sorotan adalah produk dari SanGreat Natural Indonesia, usaha lokal yang kini telah menembus pasar internasional.

Di stan pameran, berbagai produk seperti botol semprot, gel pengendali hama, hingga cairan alami untuk mengusir tikus, kecoa, dan kucing liar dipajang rapi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Produk tersebut juga diperkenalkan oleh Kementerian Perdagangan sebagai bagian dari penguatan wirausaha muda.

Berawal dari Masalah Rumah, Kini Jadi Bisnis Ekspor

Pendiri SanGreat Natural Indonesia, Fifin Nashirotun Nisya, mengungkapkan bahwa bisnisnya lahir dari persoalan sederhana di rumah.

Baca Juga :  Debt Collector Dilarang Tagih Pinjol Lebih dari 90 Hari, Ini Aturan OJK Terbaru

Ia awalnya mencari solusi untuk mengatasi gangguan tikus, kecoa, hingga kucing liar, namun tidak menemukan produk yang sesuai. Dari situ, ia mulai meracik produk sendiri pada 2017.

“Awalnya ini masalah pribadi. Setelah dicoba, ternyata banyak orang mengalami hal yang sama,” ujar Fifin.

Inovasi Produk Gel Jadi Keunggulan

Seiring waktu, Fifin mengembangkan berbagai varian produk, termasuk bentuk gel yang lebih praktis dan tahan lama dibandingkan cairan semprot.

Produk tersebut kemudian dipasarkan melalui marketplace saat produk berbahan alami masih sangat terbatas di pasar.

Kini, SanGreat Natural Indonesia tidak hanya kuat di pasar lokal, tetapi juga telah melakukan ekspor ke Malaysia, Singapura, dan Filipina. Perusahaan juga beberapa kali mengikuti pameran internasional di Shanghai dan Singapura.

Baca Juga :  BPJS Ketenagakerjaan Buka Rekrutmen Karyawan 8-14 September 2025 Termasuk Disabilitas

“Kami ingin ekspor terus berkembang dan menjangkau lebih banyak negara,” kata Fifin.

Didukung Program Kemendag dan Sertifikasi Halal

Perjalanan bisnis ini turut diperkuat oleh program Kementerian Perdagangan, termasuk fasilitasi sertifikasi halal pada 2025.

Seluruh produk kosmetik perusahaan kini telah bersertifikat halal, yang sekaligus membuka peluang pasar lebih luas.

“Prosesnya cepat dan sangat membantu pengembangan usaha,” ujarnya.

Campuspreneur Jadi Ruang Inovasi

Fifin menilai Campuspreneur Expo menjadi ruang penting untuk mempertemukan inovasi kampus dengan dunia usaha.

Menurutnya, IPB University memiliki banyak ide yang berpotensi besar untuk dikomersialkan.

Kini, SanGreat Natural Indonesia menjadi contoh bahwa inovasi sederhana dari kebutuhan rumah tangga dapat berkembang menjadi bisnis ekspor.

Dengan dukungan ekosistem, produk lokal berbasis alami ini berhasil melangkah dari Bogor hingga pasar Asia Tenggara. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar
Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram
Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026
Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa
Kemendag Perkuat Ekspor Industri Padat Karya Lewat Perjanjian Dagang
Peluang Emas! Kemendag Ajak Pelaku Fesyen Tembus Pasar Arab Saudi
Wamendag Roro Ajak Indonesia Perkuat Ekspor dan Kemitraan Global
Kemendag Percepat Kerja Sama Indonesia-Maroko, Perdagangan Tumbuh 42 Persen

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:28 WIB

Produk Kosmetik Indonesia Laris di Filipina, Potensi Transaksi Tembus Rp26,35 Miliar

Rabu, 15 Juli 2026 - 23:06 WIB

Harga Patokan Ekspor Emas Turun Jadi USD131.839 per Kilogram

Rabu, 15 Juli 2026 - 15:32 WIB

Kopi hingga Kakao Indonesia Jadi Primadona di Korea Import Expo 2026

Rabu, 15 Juli 2026 - 10:51 WIB

Putusan WTO DS622 Jadi Modal Indonesia Perjuangkan Akses Ekspor ke Uni Eropa

Selasa, 14 Juli 2026 - 22:48 WIB

Kemendag Perkuat Ekspor Industri Padat Karya Lewat Perjanjian Dagang

Berita Terbaru