Google Resmi Hentikan Layanan Google Assistant

Jumat, 7 Agustus 2026 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

Google menghentikan operasional Google Assistant di perangkat Android mulai 4 September dan mengalihkan seluruh perintah suara ke kecerdasan buatan Gemini. Dok: Istimewa.

Penghentian Layanan dan Peralihan Sistem

POSNEWS.CO.ID, MOUNTAIN VIEW — Google menghentikan operasional Google Assistant pada perangkat Android mulai 4 September. Langkah ini mengalihkan seluruh kontrol suara pengguna langsung ke kecerdasan buatan Gemini. Oleh karena itu, sistem baru akan memproses setiap perintah harian masyarakat.

Perusahaan menerapkan perubahan ini pada ponsel Android dan aksesori pendukung. Selain itu, jam tangan Wear OS dan sistem Android Auto menerima pembaruan serupa. Akibatnya, pengguna tidak dapat memilih kembali ke Google Assistant lama.

Baca Juga :  Observatorium Chilbolton Pantau Sampah Antariksa

Respon Pengguna dan Masalah Keandalan

Di sisi lain, pengguna menyuarakan kekecewaan terhadap performa Gemini di media sosial. Asisten baru ini kerap memberikan jawaban salah saat memproses perintah sederhana. Misalnya, sistem malah menjelaskan arti kata saat pengguna ingin menelepon.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Google Assistant lama bekerja jauh lebih cepat dan andal. Pengguna mengandalkan Assistant lama untuk memasang pengatur waktu serta mematikan alarm. Namun, Gemini membutuhkan waktu lebih lama untuk berpikir sebelum mengeksekusi perintah.

Baca Juga :  Pragmata: Revolusi Sad Dad Capcom di Bulan dan Keajaiban Teknologi 2026

Cakupan Kebijakan dan Masa Depan Ekosistem

Namun, Google memberi pengecualian sementara untuk beberapa perangkat rumah pintar. Speaker Google Home dan Google TV tetap memakai sistem Google Assistant. Selanjutnya, perusahaan belum memutuskan jadwal penghentian Assistant pada lini perangkat tersebut.

Sebelumnya, Google menunda jadwal peralihan karena keterbatasan kemampuan Gemini. Pengguna awalnya bisa mematikan fungsi Gemini dan memilih Assistant lama. Oleh karena itu, kebijakan tegas pada 4 September menandai akhir perjalanan Assistant.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik
Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman
CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Pemerintahan Donald Trump
AS, Jepang, dan Korsel Tegaskan Komitmen Dukung Taiwan
Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa
Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu
Pejabat Tinggi Houthi Peringatkan Sekutu Arab Saudi
Donald Trump Bentuk AI Force dan Tolak Pembatasan AI

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 12:43 WIB

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik

Rabu, 23 September 2026 - 11:37 WIB

Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman

Rabu, 23 September 2026 - 10:33 WIB

CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Pemerintahan Donald Trump

Selasa, 22 September 2026 - 09:18 WIB

Giorgia Meloni Usul Pembatasan Siswa Asing dan Larangan Burqa

Selasa, 22 September 2026 - 07:01 WIB

Ukraina Meluncurkan Seribu Drone ke Moskow di Tengah Pemilu

Berita Terbaru

Kanselir Jerman Friedrich Merz hadapi krisis politik usai kekalahan parah Partai CDU di pemilu regional. Simak rincian analisis perolehan suara AfD. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanselir Jerman Friedrich Merz Hadapi Krisis Politik

Rabu, 23 Sep 2026 - 12:43 WIB

INTERNASIONAL

Pasukan Houthi Kuasai Wilayah Strategis Yaman

Rabu, 23 Sep 2026 - 11:37 WIB

CNN, MS NOW, dan Politico resmi menggugat pemerintahan Donald Trump atas pencabutan akses Gedung Putih. Simak detail sengketa hukum dan dampaknya. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

CNN, MS NOW, dan Politico Gugat Pemerintahan Donald Trump

Rabu, 23 Sep 2026 - 10:33 WIB