Irjen Pol Ramdani Hidayat, Jenderal Brimob yang Kini Pimpin Korps Elit Polri

Jumat, 26 September 2025 - 09:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Irjen Pol Ramdani Hidayat resmi menjabat sebagai Komandan Korps Brimob Polri 2025. Dok: Polri

Irjen Pol Ramdani Hidayat resmi menjabat sebagai Komandan Korps Brimob Polri 2025. Dok: Polri

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Nama Irjen Pol Ramdani Hidayat kini jadi sorotan setelah dipercaya memimpin Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri.

Perwira tinggi yang lahir di Malang, Jawa Timur, 18 Desember 1968 itu dikenal sebagai sosok tegas, berpengalaman, sekaligus setia mengabdikan diri di satuan elit Polri sejak awal kariernya.

Ramdani merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1990. Sejak awal, ia ditempa di berbagai kesatuan Brimob di seluruh Indonesia. Kariernya dimulai sebagai Wakasat Brimob Polda Sumsel pada 2003, lalu berlanjut ke Bengkulu, Banten, Bali, hingga Sulsel.

Tahun 2010, ia sempat dipercaya memimpin Polres Bangli, Bali, sebelum kembali ke jalur Brimob. Jabatan penting lain yang pernah ia emban antara lain Dansat Brimob Polda Kaltim (2015), Dansat Brimob Polda Metro Jaya (2018), hingga Karoprovos Divpropam Polri (2020).

Pada 2022, Ramdani dipercaya menjadi Wakapolda Papua, lalu naik sebagai Wakil Komandan Korps Brimob (Wadankorbrimob) pada 2023. Kini, pada September 2025, ia resmi dilantik sebagai Dankor Brimob Polri menggantikan pendahulunya.

Baca Juga :  Rekonsiliasi Papua Tengah, 5 Tokoh KKB Intan Jaya Ikrar Setia NKRI di Kantor Bupati

Rekam Jejak Penugasan

Tak hanya soal jabatan, Ramdani juga kenyang pengalaman di lapangan. Ia terlibat langsung dalam berbagai operasi besar, seperti:

  • Operasi Seroja di Timor Timur,
  • Pemberontakan di Aceh,
  • Konflik Papua
  • Operasi Nemangkawi dan Operasi Damai Cartenz.

Bahkan, ia pernah menjadi Kepala Operasi Nemangkawi (2021), sebuah operasi strategis yang fokus menumpas kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di balik sosoknya yang disiplin, Ramdani adalah suami dari Dwi Yuli Astuti dan ayah dari empat orang anak. Ia dikenal sebagai pribadi sederhana, dekat dengan keluarga, namun tetap berdedikasi penuh pada tugas negara.

Baca Juga :  Transparansi Jadi Kunci, Skandal Naturalisasi Malaysia Jadi Sorotan Dunia

Penghargaan dan Prestasi

Selama 35 tahun berdinas, Ramdani telah mengoleksi sejumlah tanda kehormatan Polri, di antaranya:

  • Bintang Bhayangkara Nararya,
  • Satyalancana Dharma Nusa,
  • Satyalancana Ksatria Bhayangkara,
  • Satyalancana Operasi Kepolisian, serta
  • Satyalancana Pengabdian 8, 16, dan 24 Tahun.

Penghargaan tersebut menjadi bukti dedikasi panjangnya dalam menjaga keamanan, stabilitas, dan ketertiban di berbagai wilayah konflik.

Brimob di Tangan Ramdani Hidayat

Kini, dengan pengalaman lengkap di medan tempur hingga meja strategis, Ramdani diharapkan mampu membawa Korps Brimob Polri semakin profesional, modern, dan humanis. Apalagi, tantangan Polri ke depan semakin kompleks, mulai dari ancaman terorisme, konflik bersenjata, hingga penanganan keamanan dalam negeri.

Dengan rekam jejaknya, banyak pihak percaya Ramdani akan mampu menjaga marwah Brimob sebagai pasukan elit Polri sekaligus garda terdepan pengamanan negara. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB