Istri Kades Cigudeg Pamer Uang Segepok Viral, Inspektorat Bogor Panggil Besok

Kamis, 30 Oktober 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Istri kades di Cigudeg Bogor pamer uang segepok di restoran dalam video viral. (Ilustrasi/Net)

Istri kades di Cigudeg Bogor pamer uang segepok di restoran dalam video viral. (Ilustrasi/Net)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Mempertontonkan kekayaan didepan publik tidak baik untuk dilakukan seorang istri pejabat. Apalagi ditengah masyarakat yang kurang mampu.

Inspektorat Kabupaten Bogor akhirnya turun tangan setelah video istri Kepala Desa (Kades) di Cigudeg pamer uang segepok viral dan bikin publik panas.

Pemerintah daerah memastikan pemanggilan pihak terkait dilakukan besok, Jumat (31/10/2025).

Besok rencana ada pemanggilan,” tegas Kepala Inspektorat Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Arif Rahman, Kamis (30/10/2025).

Meski begitu, Arif belum buka suara soal lokasi dan jam pemeriksaan. Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, ikut angkat bicara dan meminta publik menunggu proses resmi.

Baca Juga :  6.859 Masjid Ramah Pemudik Siap Layani Mudik Lebaran 2026 di Seluruh Indonesia

Nunggu besok ya,” singkatnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya, jagat maya gempar setelah video istri kades Cigudeg memamerkan tumpukan uang pecahan Rp100 ribu dan Rp50 ribu beredar luas.

Dalam rekaman itu, si istri terlihat santai meletakkan gepokan uang di atas meja sambil menikmati makanan di sebuah restoran.

Narasi yang beredar menyebut video itu berkaitan dengan penutupan tambang di Cigudeg dan diduga menunjukkan mereka tak terdampak kondisi tersebut.

Warganet pun ngamuk, menuding gaya hidup pamer di tengah polemik tambang.

Camat Bicara: Video Lama, Baru Disebar

Camat Cigudeg, Ade Zulfahmi, memastikan pihak kecamatan sudah meminta klarifikasi langsung ke kades. Hasilnya, video itu ternyata bukan baru, tapi dibuat pada Juli lalu, sebelum penutupan tambang diberlakukan.

Baca Juga :  Hantu Kolonialisme: Peta Dunia yang Tak Pernah Adil

Sudah klarifikasi, jadi itu video bulan Juli sebelum penutupan tambang. Jadi ada yang upload seolah-olah sekarang,” jelas Ade.

Menurutnya, sang kades mengaku video tersebut sebenarnya hanya unggahan Story WhatsApp (SW), namun kini disebarkan pihak lain hingga viral.

Kemarin sore pas saya telepon belum seviral ini. Dia menyampaikan video SW ada yang nerbitin sekarang,” tambahnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka
Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini
Strategi John Herdman Redam Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Siap Menggila di GBK
Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang
Kondisi Mata Kritis, KemenHAM Turun Tangan Pantau Perawatan Intensif Aktivis Andrie Yunus
Kejagung Bongkar Dugaan Keterlibatan Pejabat di Kasus Tambang Ilegal Samin Tan
9 Jenderal Gugat Ditreskrimum Polda Metro, Sidang Perdana 6 April 2026 di PN Jaksel
Amukan Mengerikan di Grobogan, Pria Diduga ODGJ Bacok 6 Warga – Darah Berceceran

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 11:37 WIB

Kontingen Misi Perdamian Indonesia di Libanon Diserang Israel, 1 Prajurit Gugur, 3 Terluka

Senin, 30 Maret 2026 - 09:46 WIB

Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini

Senin, 30 Maret 2026 - 09:19 WIB

Strategi John Herdman Redam Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Siap Menggila di GBK

Senin, 30 Maret 2026 - 08:56 WIB

Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang

Senin, 30 Maret 2026 - 08:18 WIB

Kondisi Mata Kritis, KemenHAM Turun Tangan Pantau Perawatan Intensif Aktivis Andrie Yunus

Berita Terbaru