Kekuatan Racun Influencer

Kamis, 30 Oktober 2025 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Dari spill racun hingga haul, mengapa rekomendasi influencer terasa lebih jujur daripada iklan miliaran rupiah? Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Dari spill racun hingga haul, mengapa rekomendasi influencer terasa lebih jujur daripada iklan miliaran rupiah? Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Dahulu, kita mungkin menunggu majalah bulanan terbit untuk melihat tren fashion terbaru. Kini, kita membuka TikTok atau Instagram dan dalam hitungan detik, kita “teracuni” untuk membeli pelembap baru, kaus yang sedang viral, atau sepatu kets edisi terbatas.

Inilah fenomena “racun” influencer, sebuah kekuatan pemasaran baru yang telah mengubah cara kita mengambil keputusan pembelian secara drastis.

Efek Teman Dekat

Otoritas selera telah bergeser. Iklan brand besar di televisi atau halaman majalah glossy kini terasa jauh, mahal, dan impersonal. Sebaliknya, seorang micro-influencer dengan 10.000 pengikut yang bercerita tentang produk baru terasa seperti rekomendasi dari seorang teman dekat.

Ini adalah kekuatan psikologis dari relatability (keterhubungan). Kita tidak membeli karena kualitas sinematik iklannya; kita membeli karena kita percaya pada “teman” kita. Mereka terasa otentik, menggunakan bahasa sehari-hari, dan terkadang menunjukkan kekurangan mereka. Oleh karena itu, rekomendasi mereka terasa lebih jujur dan personal.

Baca Juga :  Detoksifikasi Total: Apa yang Terjadi pada Tubuh Anda Setelah 30 Hari Berpuasa?

Mekanisme Racun Bekerja

Influencer mengeksekusi kekuatan ini melalui format konten yang sangat spesifik dan efektif, terutama di platform video pendek seperti TikTok dan Instagram Reels.

Video haul (menunjukkan borongan belanja) memberi kita dopamine rush seolah-olah kita ikut berbelanja. Video OOTD (Outfit of the Day) menunjukkan bagaimana produk tersebut dapat kita gunakan dalam konteks “kehidupan nyata”, bukan di atas panggung catwalk. Tentu saja, istilah spill racun (membocorkan rekomendasi) memberi kesan eksklusif, seolah kita diberi tahu sebuah rahasia berharga.

Baca Juga :  Viral Penumpang Diduga Berbuat Tak Senonoh di Taksi Online, Polisi Selidiki

Otentik atau Endorsement?

Di sinilah letak perdebatan utamanya: Seberapa otentik rekomendasi-rekomendasi ini? Garis antara rekomendasi jujur (produk yang benar-benar mereka sukai dan beli sendiri) dan endorsement berbayar (kewajiban kontrak) kini menjadi sangat tipis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meskipun banyak negara mewajibkan influencer menggunakan tagar seperti #ad atau #sponsored, efek “teman dekat” yang sudah terbangun seringkali membuat audiens mengabaikan label tersebut. Kita ingin percaya bahwa teman kita tidak akan membohongi kita. Pada akhirnya, “racun” influencer adalah cerminan pergeseran kepercayaan. Kita tidak lagi percaya pada logo perusahaan; kita percaya pada individu.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB