Menjinakkan Pikiran: Seni Melawan Overthinking di Malam Hari

Selasa, 21 Oktober 2025 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Pernah merasa otak Anda justru semakin aktif saat lampu kamar sudah padam? Anda tidak sendiri. Sains dapat menjelaskan dan membantu Anda mengatasinya. Dok: Istimewa.

Ilustrasi, Pernah merasa otak Anda justru semakin aktif saat lampu kamar sudah padam? Anda tidak sendiri. Sains dapat menjelaskan dan membantu Anda mengatasinya. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Siang hari, Anda berhasil melalui rapat yang padat, menyelesaikan tumpukan pekerjaan, dan bahkan sempat bersosialisasi. Namun, begitu kepala Anda menyentuh bantal, pikiran Anda justru memulai rapat lainnya. Semua kekhawatiran, penyesalan, dan daftar tugas yang belum selesai tiba-tiba menyerbu tanpa diundang.

Jika Anda mengalami ini, Anda tidak sendirian. Saat dunia di sekitar kita menjadi sunyi, dunia di dalam kepala kita justru menjadi riuh. Ini bukanlah pertanda kelemahan, melainkan cara kerja unik otak kita saat tidak ada lagi distraksi. Memahami proses ini adalah langkah pertama untuk kembali mengambil kendali.

Mengapa Otak Menyala Saat Gelap?

Beberapa alasan ilmiah menjelaskan mengapa pikiran kita cenderung berlari liar di malam hari.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  1. Minimnya Distraksi Eksternal: Sepanjang hari, otak kita sibuk memproses pemandangan, suara, dan interaksi. Semua distraksi ini berfungsi seperti “kebisingan” yang menutupi pikiran-pikiran yang lebih dalam. Saat malam tiba dan distraksi hilang, pikiran-pikiran yang tadinya Anda pendam akhirnya mengambil alih panggung utama.
  2. Aktifnya Default Mode Network (DMN): Otak memiliki sebuah jaringan bernama Default Mode Network (DMN). Jaringan ini menjadi aktif saat kita tidak sedang fokus pada tugas tertentu. DMN membuat Anda melamun, merenung, dan memikirkan masa lalu atau masa depan. Di malam hari, DMN mengambil alih kendali, seringkali memutar ulang percakapan atau merancang skenario terburuk.
  3. Kelelahan Mengurangi Kontrol Kognitif: Setelah seharian membuat keputusan dan menahan diri, “otot” mental Anda yang mengontrol pikiran menjadi lelah. Akibatnya, Anda lebih sulit menepis pikiran negatif yang muncul.
Baca Juga :  Dilema Etika di Balik Industri Uji Klinis Global senilai $24 Miliar

Tiga Cara Praktis Menjinakkan Pikiran

Daripada melawan “badai” pikiran ini, cobalah mengelolanya dengan strategi yang lebih cerdas.

  1. Lakukan Brain Dump (Curah Gagasan): Sediakan 10-15 menit sebelum tidur untuk menulis semua hal dari kepala Anda ke dalam sebuah jurnal. Tuliskan semua kekhawatiran, ide, atau daftar tugas untuk esok hari. Dengan menulis, Anda secara simbolis “memindahkan” beban dari otak ke atas kertas dan memberi sinyal bahwa Anda bisa menanganinya besok.
  2. Jadwalkan Waktu Khawatir: Tentukan waktu spesifik selama 15 menit di sore hari untuk secara sadar memikirkan semua kekhawatiran Anda. Saat pikiran cemas muncul di malam hari, katakan pada diri sendiri, “Saya akan memikirkan ini besok pada jam khawatir saya.” Anda melatih otak untuk menunda kecemasan ke waktu yang telah Anda tentukan.
  3. Latih Pernapasan Diafragma: Alihkan fokus dari pikiran ke tubuh Anda. Tarik napas dalam-dalam melalui hidung selama 4 hitungan, dan rasakan perut Anda mengembang. Tahan napas selama 4 hitungan, lalu hembuskan perlahan melalui mulut selama 6 hitungan. Ulangi beberapa kali. Teknik ini membantu Anda mengaktifkan sistem saraf parasimpatis yang memicu respons relaksasi tubuh.
Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek 15 November 2025 Didominasi Hujan Ringan, Warga Diminta Siaga

Pada akhirnya, menenangkan pikiran bukanlah tentang mengosongkannya. Ini adalah tentang mengalihkan fokusnya dengan lembut. Dengan sedikit latihan, Anda bisa membuat malam hari kembali menjadi waktu untuk beristirahat, bukan untuk berperang dengan diri sendiri.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang
Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap
Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar
TPA Jatiwaringin Tangerang Terbakar 15 Hektare, BNPB: 40 Persen Api Sudah Padam

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 20:17 WIB

Serangan Infrastruktur AS-Iran Picu Ancaman Perang

Sabtu, 18 Juli 2026 - 19:13 WIB

Trump Ancam Kanada dengan Tarif Baru Akibat Asap

Selasa, 7 Juli 2026 - 21:55 WIB

Tarumajaya Bekasi Penuhi Sampah dan Genangan, Warga Desak Dedi Mulyadi Bertindak

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Berita Terbaru

Siasat baru pertahanan udara Ukraina. Zelenskyy mendesak Trump memediasi izin penggunaan jaringan Starlink untuk menggempur target di dalam wilayah Rusia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Desak Trump Izinkan Akses Panduan Rudal

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:00 WIB

Eskalasi gempuran udara di ibu kota. Rusia menembakkan gelombang rudal balistik dan drone ke Kyiv, menewaskan tiga warga serta memicu ketidakpastian lisensi Patriot dari AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tiga Warga Meninggal dan Trump Tinjau Ulang Lisensi Patriot

Minggu, 2 Agu 2026 - 09:00 WIB

Krisis imigrasi terbesar Afrika-Eropa. Spanyol berhasil memulangkan puluhan ribu migran dari Ceuta di tengah ketegangan diplomatik Uni Eropa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Spanyol Pulangkan 50 Ribu Migran dan Italia Bekukan Schengen

Minggu, 2 Agu 2026 - 08:00 WIB