Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik Usai Menolak Permintaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Korea Utara meluncurkan rudal balistik dari Wonsan usai Kim Yo Jong menolak permintaan maaf terkait ledakan ranjau darat. Dok: Istimewa.

Korea Utara meluncurkan rudal balistik dari Wonsan usai Kim Yo Jong menolak permintaan maaf terkait ledakan ranjau darat. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, SEOUL – Militer Korea Utara kembali memicu ketegangan regional melalui pengujian senjata terbaru.

Peluncuran Rudal dari Wonsan

Militer Korea Selatan mendeteksi peluncuran rudal balistik dari wilayah pesisir timur Wonsan.

Stasiun televisi Jepang NHK melaporkan proyektil tersebut jatuh di luar Zona Ekonomi Eksklusif.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pihak Kepala Staf Gabungan Korea Selatan langsung meningkatkan pengawasan ketat di wilayah perbatasan.

Selain itu, militer Korea Selatan membagikan informasi intelijen secara intensif kepada Amerika Serikat dan Jepang.

Uji coba ini memperpanjang deretan latihan militer Korea Utara selama beberapa pekan terakhir.

Baca Juga :  Ko-Pilot Mencoba Menjatuhkan Pesawat Rute Dubai Tel Aviv

Penolakan Tegas Kim Yo Jong

Peluncuran rudal ini terjadi sehari setelah pernyataan keras dari adik Kim Jong Un, Kim Yo Jong.

Kim Yo Jong menolak tuntutan permintaan maaf dari Korea Selatan terkait ledakan ranjau darat.

Ledakan ranjau perbatasan tersebut sebelumnya melukai tiga prajurit militer Korea Selatan.

Kim Yo Jong menyebut tuntutan Korea Selatan sebagai langkah yang sangat menyedihkan.

Bahkan, ia menegaskan niat Korea Utara untuk memutus hubungan dengan Korea Selatan secara permanen.

Baca Juga :  Amerika Serikat Mengirimkan 9.000 Prajurit dan Kapal Induk Ketiga

Penguatan Benteng Perbatasan dan Diplomasi

Pemimpin Kim Jong Un juga mempercepat pembangunan benteng perbatasan dan pemasangan ranjau anti-tank.

Kebijakan keras ini menyusul keputusan Kim Jong Un yang menetapkan Seoul sebagai musuh utama.

Sementara itu, Korea Utara terus mengabaikan tawaran diplomasi dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Pyongyang memilih memperkuat aliansi militer dengan Rusia untuk mendukung perang di Ukraina.

Kini, Korea Utara menguasai berbagai persenjataan nuklir yang mampu menjangkau wilayah Amerika Serikat.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Arab Saudi Merancang Serangan Militer Besar-Besaran
Identitas Ko-Pilot FlyDubai Terungkap Usai Serang Kapten
Sebuah Mobil Menabrak Kerumunan Warga di Newcastle Australia
Ko-Pilot Mencoba Menjatuhkan Pesawat Rute Dubai Tel Aviv
Amerika Serikat Mengirimkan 9.000 Prajurit dan Kapal Induk Ketiga
Taiwan Menyambut Dua Jet Tempur F-16V Pertama
Gelombang Unjuk Rasa Siswa Tutup Ratusan Sekolah di Prancis
Menlu Jepang Toshimitsu Motegi Desak Iran Jamin Keamanan

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Arab Saudi Merancang Serangan Militer Besar-Besaran

Minggu, 4 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik Usai Menolak Permintaan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:37 WIB

Identitas Ko-Pilot FlyDubai Terungkap Usai Serang Kapten

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Sebuah Mobil Menabrak Kerumunan Warga di Newcastle Australia

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Ko-Pilot Mencoba Menjatuhkan Pesawat Rute Dubai Tel Aviv

Berita Terbaru

Arab Saudi merencanakan serangan militer besar-besaran bersama pasukan Yaman untuk mengamankan Selat Bab el-Mandeb dari Houthi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Arab Saudi Merancang Serangan Militer Besar-Besaran

Minggu, 4 Okt 2026 - 09:45 WIB

Korea Utara meluncurkan rudal balistik dari Wonsan usai Kim Yo Jong menolak permintaan maaf terkait ledakan ranjau darat. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Korea Utara Meluncurkan Rudal Balistik Usai Menolak Permintaan

Minggu, 4 Okt 2026 - 08:40 WIB

 Identitas ko-pilot FlyDubai Hamam al-Hammami terungkap setelah mencoba menjatuhkan pesawat rute Dubai menuju Tel Aviv. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Identitas Ko-Pilot FlyDubai Terungkap Usai Serang Kapten

Minggu, 4 Okt 2026 - 07:37 WIB