Longsor Maut Trenggalek: Satu Keluarga Tertimbun, Empat Tewas di Desa Depok

Minggu, 2 November 2025 - 17:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR mengevakuasi korban banjir bandang dan longsor di wilayah Aceh dan Sumatera Barat dengan pengawalan BNPB. (Posnews/SAR)

Tim SAR mengevakuasi korban banjir bandang dan longsor di wilayah Aceh dan Sumatera Barat dengan pengawalan BNPB. (Posnews/SAR)

TRENGGALEK, POSNEWS.CO.ID — Cuaca ekstrem yang berlangsung saat ini membuat bencana alam tak terhindarkan dihampir semua wilayah termasuk Jawa Timur.

Tragedi alam itu mengguncang Desa Depok, Kecamatan Bendungan, Trenggalek, Jawa Timur.

Satu rumah rata tertimbun longsor pada Sabtu malam (1/11/2025), menewaskan empat orang dalam satu keluarga.

Musibah sadis itu terjadi sekitar pukul 21.00 WIB, saat hujan deras mengguyur wilayah perbukitan.

Tanah setinggi 25 meter di belakang rumah tiba-tiba ambrol, langsung menghantam bangunan hingga luluh lantak.

Empat korban meninggal dunia. Mereka adalah pasangan suami-istri Sarip (60) dan Welas (53), serta dua anaknya, Rohman (15) dan Fajar Puji Wibowo (19). Satu korban selamat Wijianto (30),” ujar Kapolsek Bendungan, AKP Rudi Sugiarto, Minggu (2/11/2025).

Baca Juga :  POLRI Luncurkan 8 SPPG dan Bangun 205 Unit Baru, Targetkan Distribusi Gizi untuk 1,47 Juta Warga per Hari

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat kejadian, seluruh penghuni berada di dalam rumah. Sarip dan istri sedang beristirahat di kamar, sementara kedua anaknya berada di ruang tamu. Wijianto berada di ruang belakang rumah.

Tak lama setelah suara gemuruh terdengar, rumah langsung tertutup material tanah dan batu.

Baca Juga :  Penarikan Paksa Mobil Digagalkan Polisi, Enam Debt Collector Diamankan

Petugas SAR, polisi, dan warga bergerak cepat mengevakuasi. Hasilnya, empat korban ditemukan tanpa respons, sedangkan Wiji berhasil selamat meski tertimbun puing di bagian belakang rumah.

Operasi evakuasi berlangsung dramatis karena kondisi medan licin dan curah hujan tinggi.

Polisi kini mengimbau seluruh warga yang tinggal di lereng rawan longsor agar segera mengungsi bila hujan turun lebat dan berkepanjangan.

“Curah hujan tinggi membuat tebing rawan runtuh. Warga di sekitar lereng kami minta tetap waspada,” tegas AKP Rudi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini
Strategi John Herdman Redam Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Siap Menggila di GBK
Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang
Kondisi Mata Kritis, KemenHAM Turun Tangan Pantau Perawatan Intensif Aktivis Andrie Yunus
Kejagung Bongkar Dugaan Keterlibatan Pejabat di Kasus Tambang Ilegal Samin Tan
9 Jenderal Gugat Ditreskrimum Polda Metro, Sidang Perdana 6 April 2026 di PN Jaksel
Amukan Mengerikan di Grobogan, Pria Diduga ODGJ Bacok 6 Warga – Darah Berceceran
Eks TPNPB-OPM Kembali ke NKRI, Tinggalkan Senjata dan Konflik

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 09:46 WIB

Hindari Macet Parah di GBK, Polisi Siaga – Suporter Garuda Akan Padati SUGBK Malam Ini

Senin, 30 Maret 2026 - 09:19 WIB

Strategi John Herdman Redam Sayap Bulgaria, Timnas Indonesia Siap Menggila di GBK

Senin, 30 Maret 2026 - 08:56 WIB

Mayat Mutilasi Disimpan di Freezer Bekasi, Polisi Cari Potongan Tubuh yang Hilang

Senin, 30 Maret 2026 - 08:18 WIB

Kondisi Mata Kritis, KemenHAM Turun Tangan Pantau Perawatan Intensif Aktivis Andrie Yunus

Senin, 30 Maret 2026 - 08:02 WIB

Kejagung Bongkar Dugaan Keterlibatan Pejabat di Kasus Tambang Ilegal Samin Tan

Berita Terbaru