Mobil Listrik Bekas Rp 100 Jutaan Kian Diburu, Wuling Air EV Jadi Primadona

Sabtu, 6 September 2025 - 08:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wuling Air EV menjadi mobil listrik bekas Rp 100 jutaan paling diminati konsumen. Harga terjangkau dan biaya operasional hemat jadi daya tarik utama. Foto: Dok. Wuling

Wuling Air EV menjadi mobil listrik bekas Rp 100 jutaan paling diminati konsumen. Harga terjangkau dan biaya operasional hemat jadi daya tarik utama. Foto: Dok. Wuling

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Masyarakat Indonesia semakin melirik mobil listrik, terutama segmen bekas yang menawarkan harga lebih ramah di kantong.

Dengan banderol mulai Rp 100 jutaan, konsumen bisa merasakan teknologi modern, kenyamanan berkendara, serta biaya operasional yang jauh lebih hemat dibandingkan mobil konvensional.

Pasar mobil listrik bekas pun kian beragam. Konsumen bebas menyesuaikan pilihan model dan tahun produksi sesuai kebutuhan mobilitas. Selain itu, alasan ramah lingkungan juga mendorong banyak orang beralih ke kendaraan berbasis listrik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wuling Air EV Dominasi Pasar Rp 100 Jutaan

Pantauan di sejumlah situs jual beli online, Sabtu (6/9/2025), menunjukkan Wuling Air EV mendominasi daftar mobil listrik bekas Rp 100 jutaan. Varian Standard Range dan Long Range tetap jadi incaran karena efisiensi tinggi dan biaya perawatan yang terjangkau.

Baca Juga :  Pemerintah Pastikan Guru Non-ASN Tetap Aktif hingga 2026

Berikut pilihan mobil listrik bekas harga Rp 100 jutaan di pasaran:

Wuling Air EV Standard Range 2022 – Rp 123 juta; Wuling Air EV Long Range 2022 – Rp 149 juta; Wuling Air EV Standard Range 2023 – Rp 138 juta; Wuling Air EV Long Range 2024 – Rp 170 juta; DFSK Seres E1 L 2024 – Rp 125 jutaan; DFSK Seres E1 L 2023 – Rp 110 jutaan

Tips Membeli Mobil Listrik Bekas

Sebelum membeli, pembeli wajib mengecek kondisi baterai karena komponen ini menentukan performa mobil listrik. Pembeli wajib memperhatikan riwayat servis, kondisi bodi, dan kelengkapan dokumen agar transaksi mobil listrik bekas lebih aman dan ekonomis.

Baca Juga :  Ekspor Kakao Indonesia Tembus USD 3,6 Miliar, Hilirisasi Terus Digenjot

Menurut data Gaikindo, penjualan mobil listrik di Indonesia sepanjang Januari–Juli 2025 mencapai lebih dari 30 ribu unit, naik 45% dibanding periode sama tahun sebelumnya. Lonjakan ini otomatis menggairahkan pasar mobil listrik bekas karena permintaan ikut meningkat.

Mobil listrik bekas Rp 100 jutaan jadi solusi hemat dan ramah lingkungan bagi masyarakat yang ingin beralih tanpa menguras dompet. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sambal Hijau Badendeng Bikin Pengunjung Senegal Ketagihan di Pangan Nusa Expo 2026
Gula Aren hingga Bumbu Nusantara Dilirik Buyer Asing, S’RASA Bidik Pasar Jepang
TEI 2026 Diikuti 151 Negara, Kemendag Kawal Kesepakatan Ekspor hingga Terealisasi
Cuma Mulai dari 8 Botol, UMKM Papua Ini Kini Tembus 100 Gerai
Pasar Ekspor Asia-Pasifik Terbuka Lebar, Ini Strategi UMKM Indonesia
Berawal dari Pohon Lontar, Tarunira Buka Peluang Baru Petani Bali dan Rote
Ekspor Baja Indonesia Hadapi Tarif 50 Persen di Eropa, Apa Strategi Pemerintah?
Lowongan Kerja Gudang Garam 2026, Teknisi Mesin dan Administrasi untuk D3-S1

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 09:22 WIB

Sambal Hijau Badendeng Bikin Pengunjung Senegal Ketagihan di Pangan Nusa Expo 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 08:26 WIB

Gula Aren hingga Bumbu Nusantara Dilirik Buyer Asing, S’RASA Bidik Pasar Jepang

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:50 WIB

TEI 2026 Diikuti 151 Negara, Kemendag Kawal Kesepakatan Ekspor hingga Terealisasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 07:23 WIB

Cuma Mulai dari 8 Botol, UMKM Papua Ini Kini Tembus 100 Gerai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:35 WIB

Pasar Ekspor Asia-Pasifik Terbuka Lebar, Ini Strategi UMKM Indonesia

Berita Terbaru