Mobil Mazda Kabur Usai Tabrak Motor dan Pejalan Kaki, Akhirnya Tertemper KA di Mangga Dua

Jumat, 2 Januari 2026 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mobil Mazda CX-5 ringsek parah usai tertemper kereta api di Mangga Dua. (Posnews/Ist)

Mobil Mazda CX-5 ringsek parah usai tertemper kereta api di Mangga Dua. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Aksi ugal-ugalan berakhir brutal. Satu unit mobil Mazda CX-5 ringsek parah setelah tertemper kereta api (KA) di pelintasan rel Mangga Dua, Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (2/1/2026) dini hari.

Bagian depan mobil hancur akibat benturan keras dengan lokomotif KA.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ojo Ruslani menegaskan, benturan tersebut menyebabkan kerusakan serius pada kendaraan.

“Akibat tertemper kereta, mobil Mazda mengalami kerusakan berat di bagian depan,” ujar AKBP Ojo Ruslani.

Insiden mengerikan itu terjadi sekitar pukul 02.35 WIB di Jalan Gunung Sahari arah utara, tepat di pelintasan sebidang KA Mangga Dua.

Baca Juga :  Remaja Bersenjata Clurit Tawuran di Jembatan Sindang Koja Jakut, Pengendara Panik

Mobil yang terlibat yakni Mazda CX-5 bernopol B-1794-JVH, dikemudikan pria berinisial JC, dan terserempet KA lokomotif 2510.

Fakta mengejutkan terungkap. Sebelum tertemper kereta, pengemudi Mazda tersebut lebih dulu menabrak tiga sepeda motor dan seorang pejalan kaki di kawasan Tanah Sereal–Tambora, Jakarta Barat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pengemudi Mazda CX-5 atas nama Jerry Christian sebelumnya terlibat kecelakaan dengan tiga sepeda motor dan pejalan kaki di Jakarta Barat,” ungkap AKBP Ojo Ruslani.

Baca Juga :  BNPB Temukan 36 Jenazah di Ponpes Al-Khoziny, 27 Santri Masih Tertimbun

Alih-alih bertanggung jawab, pengemudi justru kabur dari lokasi kejadian. Warga mengejar mobil itu hingga sopir nekat melawan arus dan akhirnya terserempet KA di Mangga Dua, Jakarta Utara.

Ojo menegaskan, pengemudi melarikan diri, warga mengejarnya, lalu ia melawan arus hingga akhirnya terserempet kereta api.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam rangkaian kecelakaan beruntun ini. Polisi langsung mengamankan barang bukti, memeriksa saksi-saksi, dan melakukan olah TKP untuk mendalami unsur pidana dalam kejadian tersebut.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial
Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:00 WIB

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:56 WIB

Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:30 WIB

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:00 WIB

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:30 WIB

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Berita Terbaru

Ilustrasi, Modernisasi vs Tradisi. Kyoto mengkaji rencana pelonggaran batas tinggi bangunan dari 31 meter menjadi 60 meter guna menarik investasi, memicu perdebatan mengenai identitas visual ibu kota kuno Jepang tersebut. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun

Minggu, 29 Mar 2026 - 18:00 WIB

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB

Ilustrasi, Ekonomi Gig menjanjikan kebebasan

INTERNASIONAL

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:00 WIB

Melawan logika dominasi. Ekofeminisme mengungkap bahwa pemulihan bumi mustahil tercapai tanpa meruntuhkan struktur patriarki yang mengeksploitasi perempuan dan alam secara bersamaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:30 WIB