Organisasi Lingkungan Menggugat Pemerintahan Trump Atas

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Organisasi lingkungan menggugat pemerintahan Donald Trump atas keputusan memangkas standar efisiensi bahan bakar kendaraan CAFE. Dok: Istimewa.

Organisasi lingkungan menggugat pemerintahan Donald Trump atas keputusan memangkas standar efisiensi bahan bakar kendaraan CAFE. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Gelombang penolakan terhadap kebijakan energi terbaru pemerintahan Amerika Serikat berlanjut ke jalur hukum.

Gugatan Hukum dan Penurunan Standar CAFE

Organisasi lingkungan hidup resmi menggugat pemerintahan Donald Trump pada hari Jumat.

Langkah hukum ini merespons keputusan pemerintah yang memangkas standar efisiensi bahan bakar (CAFE).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemerintah menurunkan target efisiensi kendaraan dari 50,4 mil per galon menjadi 34,9 mil per galon.

Sebab, pejabat pemerintah mengklaim aturan lama memberatkan produsen otomotif dan konsumen.

Baca Juga :  Hanya Tiga Kapal Berani Lintasi Selat Hormuz Pasca-Gencatan Senjata

Namun, para aktivis menilai kebijakan baru ini justru memicu bahaya pencemaran udara.

Dampak Lingkungan dan Lonjakan Harga Bahan Bakar

Aktivis Sierra Club menegaskan bahwa kebijakan ini memprioritaskan keuntungan perusahaan minyak.

Akibatnya, pengemudi harus mengeluarkan biaya bensin yang jauh lebih mahal.

Sementara itu, konflik kawasan Selat Hormuz menyebabkan harga minyak dunia melambung tinggi.

Di sisi lain, harga bensin lokal telah menyentuh angka 4,50 dolar AS per galon.

Oleh karena itu, kebijakan pemotongan standar efisiensi ini datang pada waktu yang sangat buruk.

Baca Juga :  Donald Trump Jadwalkan Pertemuan dengan Kim Jong Un

Reaksi Industri dan Kebijakan Otomotif

Di sisi lain, produsen otomotif menyambut baik kelonggaran standar efisiensi bahan bakar tersebut.

Menteri Transportasi Sean Duffy menyatakan kebijakan ini memberikan kebebasan bagi keluarga Amerika.

Selain itu, pemerintah ingin menghapus dorongan wajib untuk memproduksi kendaraan listrik.

Namun, lembaga lingkungan tetap mendesak pengadilan untuk membatalkan keputusan pemerintah tersebut.

Selanjutnya, pengadilan federal akan memeriksa gugatan dari kelompok lingkungan hidup ini.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator AS Mendesak Donald Trump Membatalkan Kesepakatan
Inisiatif Label Karya Manusia Pada Buku Bebas AI Semakin Marak
Jepang Menegaskan Dukungan Mahkamah Pidana Internasional
Polisi India Menangkap 2.000 Pengunjuk Rasa Gerakan Pemuda
Serangan Rudal Rusia Menewaskan 20 Warga Zaporizhzhia
Kelompok Houthi Menyerang Bandara Internasional Riyadh
Donald Trump Kecam Komite Nobel dan Norwegia
Gencatan Senjata Gaza: Serangan Israel Masih Berlangsung

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Senator AS Mendesak Donald Trump Membatalkan Kesepakatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Inisiatif Label Karya Manusia Pada Buku Bebas AI Semakin Marak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Jepang Menegaskan Dukungan Mahkamah Pidana Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Polisi India Menangkap 2.000 Pengunjuk Rasa Gerakan Pemuda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Serangan Rudal Rusia Menewaskan 20 Warga Zaporizhzhia

Berita Terbaru