Pemprov DKI Jakarta Teken MoU dengan BPKP, Buka Akses Audit Tanpa Batas

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menandatangani MoU bersama Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Posnews/kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menandatangani MoU bersama Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/2/2026). (Posnews/kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemprov DKI Jakarta meneken MoU dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk memperkuat pengawasan dan tata kelola pemerintahan.

Gubernur Pramono Anung membuka akses audit tanpa batas di seluruh sektor Pemprov.

“BPKP boleh masuk ke semua lini. Tidak ada batasan. Apa pun yang perlu diaudit, silakan dilakukan,” tegas Pramono.

Baca Juga :  Penemuan Bayi Perempuan Ditinggalkan di Serpong, Polisi Langsung Lidik

Langkah ini bertujuan membangun pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel, sekaligus mendukung Jakarta menjadi Kota Global dan Berbudaya.

Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh menegaskan, pengawasan fokus pada pencegahan penyimpangan dan perbaikan sistem pengendalian internal.

Baca Juga :  Pemprov DKI Kick Off Christmas Carol Colossal: Simbol Kerukunan Umat Beragama

“Kami akan rekomendasikan perbaikan jika ditemukan masalah,” katanya.

Kolaborasi Pemprov DKI dan BPKP diharapkan membuat pengelolaan anggaran dan pelayanan publik lebih efektif, efisien, serta bebas dari kecurangan. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut
Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk
Ancaman Penyakit Tidak Menular yang Menghantui Usia Muda
Penembakan Massal di Sekolah Kanada Tewaskan 9 Orang

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:00 WIB

Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:48 WIB

TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:09 WIB

Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terbaru

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB