Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat TNI di lokasi serangan KKB terhadap konvoi PT Freeport di KM 50, Mimika. (Polri)

Aparat TNI di lokasi serangan KKB terhadap konvoi PT Freeport di KM 50, Mimika. (Polri)

MIMIKA, POSNEWS.CO.ID – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Organisasi Papua Merdeka (OPM) menyerang konvoi kendaraan PT Freeport Indonesia di KM 50, Mimika, Papua, Rabu (11/2/2026).

Kapendam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Tri Purwanto, menjelaskan,

“Personel Koramil 1710-04/Tembagapura sedang mengamankan wilayah ketika KKB melakukan kontak tembak di KM 50 area PT FI. Tim kami mengevakuasi semua korban dan memberikan penanganan medis secara optimal.”

Baca Juga :  TNI Bubarkan Konvoi Bendera GAM di Lhokseumawe, Pistol dan Rencong Disita

KKB menewaskan satu prajurit TNI, Serka AC, dan melukai Sertu H yang mengalami perdarahan di hidung.

Selain itu, karyawan PT Freeport berinisial HR terkena tembakan dan kini dirawat di fasilitas medis setempat.

Tri menegaskan, aparat TNI dan pihak terkait kini memburu pelaku penembakan agar mempertanggungjawabkan aksinya.

Baca Juga :  Spesial HUT ke-80 TNI, Tarif Transportasi Umum Rp80 di Jakarta

“Kami terus meningkatkan koordinasi untuk menjaga stabilitas keamanan di Mimika,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

TNI juga memperkuat pengamanan di titik-titik rawan, terutama di kawasan objek vital nasional, guna melindungi masyarakat dan pekerja PT Freeport. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut
Polisi Gagalkan Peredaran 3.000 Butir Ekstasi di Jakarta Barat, 2 Kurir Diciduk

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB