Polri Beber Keberadaan Jurist Tan, Tersangka Korupsi Chromebook Eks Stafsus Nadiem

Senin, 22 September 2025 - 18:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jurist Tan, eks staf khusus Mendikbudristek era Nadiem Makarim, jadi buronan kasus korupsi Chromebook. Dok: Gerindra

Jurist Tan, eks staf khusus Mendikbudristek era Nadiem Makarim, jadi buronan kasus korupsi Chromebook. Dok: Gerindra

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri akhirnya buka suara soal keberadaan Jurist Tan, eks staf khusus Mendikbudristek era Nadiem Makarim.

Tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan laptop berbasis Chromebook itu dipastikan sudah terlacak.

Sekretaris NCB Interpol Polri, Brigjen Pol Untung Widyatmoko, menegaskan proses penerbitan red notice terhadap Jurist Tan sedang berjalan. Polisi memastikan sudah mengantongi titik keberadaannya.

Kasus Chromebook itu masih berproses, dan insya Allah kita sudah tahu ada di mana Jurist Tan,” tegas Untung di Kompleks Parlemen, Senin (22/9/2025).

Baca Juga :  Polda Metro Genjot Storytelling dan Komunikasi Cerdas Era Cepat, Imo Jurnalis Muda Tampil

Meski begitu, Untung masih menutup rapat lokasi buronan tersebut. “Nanti kita update ya,” kilahnya singkat.

Sementara itu, Kejaksaan Agung (Kejagung) lebih dulu menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus korupsi proyek Chromebook di Kemendikbudristek Tahun Anggaran 2020–2022.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Penyidikan Jampidsus, Abdul Qohar, menegaskan penetapan tersangka dilakukan setelah alat bukti dianggap cukup.

Empat Tersangka Kasus Korupsi Chromebook:

  1. Ibrahim Arief (IA) – Konsultan perorangan di Kemendikbudristek era Nadiem Makarim.
  2. Sri Wahyuningsih (SW) – Mantan Direktur SD Ditjen PAUD Dikdasmen 2020–2021 sekaligus kuasa pengguna anggaran kala itu.
  3. Mulyatsyah (MUL) – Direktur SMP Ditjen PAUD Dikdasmen.
  4. Jurist Tan (JT) – Eks Staf Khusus Mendikbudristek era Nadiem Makarim.
Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Hadiri Natal 2025, Ajak Personel Polri Tingkatkan Pengabdian dan Empati

Kasus Chromebook ini menjadi sorotan publik lantaran proyek yang semestinya mendukung digitalisasi sekolah justru berubah jadi bancakan korupsi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global
Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig
Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global
Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial
Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu
Final FIFA Series 2026: Lawan Bulgaria di GBK, Ujian Sesungguhnya Garuda
Harga Bahan Pokok Stabil, Cabai hingga Bawang Turun Pasca Lebaran 2026
Cuaca Ekstrem di Ciamis, 80 Lebih Rumah Rusak Disapu Angin Kencang

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:30 WIB

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 17:00 WIB

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:30 WIB

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Minggu, 29 Maret 2026 - 16:10 WIB

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Maret 2026 - 14:05 WIB

Gembong Narkoba Dewi Astutik Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan, Otak Kasus 2 Ton Sabu

Berita Terbaru

Membongkar narasi perang. Perspektif Keamanan Kritis mengungkap bagaimana konstruksi maskulinitas militeristik mendominasi kebijakan luar negeri dan sering kali mengabaikan kerentanan nyata perempuan di wilayah konflik. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:30 WIB

Ilustrasi, Ekonomi Gig menjanjikan kebebasan

INTERNASIONAL

Tantangan Ekonomi Perempuan dalam Ekonomi Gig

Minggu, 29 Mar 2026 - 17:00 WIB

Melawan logika dominasi. Ekofeminisme mengungkap bahwa pemulihan bumi mustahil tercapai tanpa meruntuhkan struktur patriarki yang mengeksploitasi perempuan dan alam secara bersamaan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Membedah Ekofeminisme dan Krisis Ekologi Global

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:30 WIB

Menembus batas identitas tunggal. Konsep interseksionalitas membuktikan bahwa perjuangan perempuan tidak bisa menggunakan pendekatan 'satu ukuran untuk semua' guna menghapus penindasan yang berlapis. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Mengapa Interseksionalitas Menjadi Kunci Keadilan Sosial

Minggu, 29 Mar 2026 - 16:10 WIB