Polri Kerahkan 5.641 Personel Kawal 8 Timnas FIFA ASEAN Cup 2026

Senin, 21 September 2026 - 17:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polri menggelar apel pasukan Operasi Garuda Bhakti untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung. (Posnews/Humas Polri)

Polri menggelar apel pasukan Operasi Garuda Bhakti untuk mengamankan FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta dan Bandung. (Posnews/Humas Polri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Delapan tim nasional bakal meramaikan FIFA ASEAN Cup 2026 di Indonesia.

Menjelang pertandingan, Polri mulai memperketat pengamanan agar seluruh rangkaian turnamen berjalan aman dan lancar.

Tak hanya menjaga stadion, polisi akan mengawal pergerakan para pemain dan ofisial sejak tiba di Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengamanan mencakup perjalanan dari bandara menuju hotel, aktivitas latihan, pertandingan, hingga kepulangan ke tempat penginapan.

Turnamen tersebut berlangsung pada 25 September hingga 5 Oktober 2026. Indonesia menjadi tuan rumah bersama tujuh negara lainnya, yakni Bangladesh, Malaysia, Singapura, Vietnam, Pakistan, Thailand, dan Filipina.

Waastamaops Kapolri Irjen Laksana mengatakan pengamanan melekat menjadi perhatian utama karena para peserta akan berpindah dari satu lokasi ke lokasi lainnya selama turnamen.

“Akomodasi dari kedatangan di bandara sampai di akomodasi, tempat latihan, dan pertandingan, setelah pertandingan mereka pulang ke akomodasi, itu terus akan diamankan oleh Kepolisian Republik Indonesia,” kata Laksana saat apel di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/9/2026).

Polisi Kawal Pemain hingga Tempat Latihan

Pengamanan tidak berhenti ketika pemain memasuki stadion. Polri juga menyiapkan personel di hotel, tempat latihan, serta jalur yang dilalui rombongan setiap tim.

Baca Juga :  Kasino Terselubung Batam Terbongkar, 9 Tersangka Digiring ke Bareskrim

Laksana meminta seluruh personel memastikan pemain dan ofisial dari delapan negara dapat menjalankan aktivitas tanpa gangguan.

“Kita harus melakukan sampai pastikan pemain, official aman tidak diganggu apa pun. Ya, tidak diganggu apa pun,” ujarnya.

Kebutuhan pengamanan semakin penting karena pertandingan berlangsung di dua wilayah, yakni Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, dan Stadion Si Jalak Harupat, Bandung.

Situasi di sekitar dua stadion juga akan menjadi perhatian. Kehadiran pemain, ofisial, delegasi asing, dan suporter berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat serta kepadatan lalu lintas.

Jalur Timnas Dipetakan, Lalu Lintas Direkayasa

Karena itu, Polda Metro Jaya dan Polda Jawa Barat diminta memetakan seluruh jalur mobilitas peserta.

Mulai dari hotel, tempat latihan, stadion hingga perjalanan kembali ke penginapan harus diperhitungkan.

Polisi juga menyiapkan rekayasa lalu lintas untuk mencegah iring-iringan tim mengganggu arus kendaraan umum.

“Kita harus mem-mapping benar, jangan salah prediksi, jangan salah melakukan tindakan, dan harus tepat melakukan tindakan-tindakan tersebut,” kata Laksana.

Menurut dia, rekayasa lalu lintas sudah disiapkan. Pengaturan akan menyesuaikan pergerakan masing-masing tim selama pertandingan berlangsung.

“Bagaimana mereka bergerak dari tempat mereka menginap sampai stadion, bertanding, dan pulang, ini akan dilakukan rekayasa lalu lintas supaya tidak menimbulkan kemacetan,” tambahnya.

5.641 Personel Disiapkan

Untuk memastikan pengamanan berjalan maksimal, Polri menggelar Apel Pasukan Operasi Garuda Bhakti 2026 di Jakarta, Senin (21/9/2026).

Baca Juga :  Prabowo Video Call Timnas Indonesia, Doakan Garuda Libas Arab Saudi

Sebanyak 5.641 personel dikerahkan untuk mengamankan rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 di wilayah Jakarta dan Jawa Barat.

Jumlah tersebut terdiri dari:

  • 102 personel pimpinan dan staf;
  • 3.834 personel di wilayah Polda Metro Jaya;
  • 1.705 personel di wilayah Polda Jawa Barat.

Personel tersebut akan mengantisipasi berbagai potensi gangguan, terutama yang berkaitan dengan mobilitas suporter, pemain, ofisial, dan delegasi asing.

Selain itu, polisi juga mengantisipasi kepadatan kendaraan di sejumlah ruas jalan yang menjadi jalur pergerakan tim.

Indonesia Jadi Pusat Perhatian

Sebagai tuan rumah, Indonesia tidak hanya menjadi tempat pertandingan. Penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 juga menjadi momentum untuk menunjukkan kesiapan Indonesia dalam menggelar kompetisi sepak bola internasional.

Karena itu, keamanan menjadi bagian penting dari keseluruhan penyelenggaraan. Polri memastikan pengamanan dilakukan sejak peserta tiba hingga seluruh rangkaian pertandingan selesai.

Di sisi lain, masyarakat yang beraktivitas di sekitar SUGBK dan Stadion Si Jalak Harupat perlu memperhatikan informasi rekayasa lalu lintas selama pertandingan.

Dengan pengamanan yang dipetakan sejak awal, Polri berharap pertandingan dapat berlangsung tertib.

Pemain dan ofisial pun bisa fokus bertanding, sementara masyarakat tetap dapat beraktivitas dengan aman selama gelaran FIFA ASEAN Cup 2026. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tomokazu dan Miwa Harimoto Bintang Tenis Meja
Persija vs Persib di GBK Dijaga 17.800 Personel, Polisi Perketat Penyekatan
Jelang Persija vs Persib, Pramono Tegas: Jangan Ada Kerusuhan
Persija vs Persib di GBK, Polisi Minta Warga Hindari 4 Ruas Jalan
Jelang Persija vs Brisbane Roar di JIS, Brimob Sterilisasi Stadion
PB POSSI Perkuat Instruktur Selam, Regenerasi SDM Jadi Kunci Prestasi
Chelsea vs AC Milan di GBK Dijaga 1.200 Personel Gabungan Polda Metro
Indonesia Hancurkan Kamboja 5-1, Mitchell Baker Cetak Hattrick di Piala AFF 2026

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 17:24 WIB

Polri Kerahkan 5.641 Personel Kawal 8 Timnas FIFA ASEAN Cup 2026

Rabu, 16 September 2026 - 06:28 WIB

Tomokazu dan Miwa Harimoto Bintang Tenis Meja

Sabtu, 12 September 2026 - 06:51 WIB

Persija vs Persib di GBK Dijaga 17.800 Personel, Polisi Perketat Penyekatan

Jumat, 11 September 2026 - 14:50 WIB

Jelang Persija vs Persib, Pramono Tegas: Jangan Ada Kerusuhan

Jumat, 11 September 2026 - 14:39 WIB

Persija vs Persib di GBK, Polisi Minta Warga Hindari 4 Ruas Jalan

Berita Terbaru

KPK menemukan petunjuk dugaan aliran uang dalam kasus HGB Summarecon.

NASIONAL

KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Senin, 21 Sep 2026 - 18:13 WIB