Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol, DPR Cabut Tunjangan dan Hentikan Kunjungan Luar Negeri

Minggu, 31 Agustus 2025 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto melantik menteri baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Senin (8/9/2025). Reshuffle ini menandai pergantian lima kementerian dan pembentukan satu kementerian baru. Foto-Setpres

Presiden Prabowo Subianto melantik menteri baru Kabinet Merah Putih di Istana Negara, Senin (8/9/2025). Reshuffle ini menandai pergantian lima kementerian dan pembentukan satu kementerian baru. Foto-Setpres

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para ketua umum partai politik di Istana pada Minggu (31/8/2025). Dalam pertemuan itu, Prabowo menerima laporan langsung terkait gejolak masyarakat.

Prabowo menegaskan, para ketum partai sudah mengambil langkah tegas terhadap anggota DPR yang menyampaikan pernyataan keliru mulai Senin, 1 September 2025. Selain itu, pimpinan DPR juga sepakat mencabut sejumlah kebijakan, termasuk tunjangan anggota DPR dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

Baca Juga :  Pemeriksaan Pandji Pragiwaksono di Polda Metro soal Stand Up “Mens Rea” Masih Berlangsung

Presiden menambahkan, pemerintah terus mendengarkan aspirasi rakyat. Ia menegaskan negara menghormati kebebasan berpendapat serta menjamin ruang penyampaian aspirasi tetap terbuka.

Prabowo juga memastikan aparat yang bersalah saat aksi unjuk rasa tengah diperiksa Polri. Ia meminta proses hukum berjalan cepat, transparan, dan bisa dipantau publik.

Baca Juga :  Jakarta Bersalawat di Monas Sabtu Malam, Doa Bersama Maulid Nabi

Pertemuan itu turut dihadiri pimpinan MPR, DPR, DPD, serta para ketua umum partai, antara lain Megawati Soekarnoputri (PDIP), Ahmad Muzani (Gerindra), Edhie Baskoro Yudhoyono (Demokrat), Bahlil Lahadalia (Golkar), Zulkifli Hasan (PAN), Surya Paloh (NasDem), Muhaimin Iskandar (PKB), dan Sekjen PKS M Kholid. Hadir pula Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional
Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026
Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban
Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?
Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka
Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup
TransJabodetabek B51 Cawang–Cikarang: Solusi Kemacetan Jakarta Timur dan Cikarang
Richard Lee Dicekal Polda Metro Jaya, Penyidikan Kasus Produk Kecantikan Berlanjut

Berita Terkait

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:02 WIB

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Pemerintah Terima 100 Ton Kurma Premium dari Arab Saudi untuk Ramadan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:36 WIB

Warga Sunter Agung Temukan Mayat Pria di Gorong-gorong, Polisi Evakuasi Korban

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:34 WIB

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:14 WIB

Penyerangan KKB di PT Freeport Mimika, 1 TNI Gugur dan 1 Warga Sipil Luka

Berita Terbaru

Semua orang menyukai nasi goreng. (Posnews/Ist)

KESEHATAN

Superfood Lokal: Nutrisi Mewah dalam Pangan Tradisional

Rabu, 11 Feb 2026 - 21:02 WIB

Ilustrasi, Meretas batasan biologis. Di tahun 2026, biohacking bukan lagi milik ilmuwan laboratorium, melainkan gaya hidup berbasis data yang diadopsi masyarakat urban untuk mengejar performa puncak dan umur panjang. Dok: Istimewa.

KESEHATAN

Rahasia Umur Panjang: Mengapa Biohacking Menjadi Tren?

Rabu, 11 Feb 2026 - 20:34 WIB