Prabowo Tegaskan TNI Harus Jadi Benteng NKRI dan Siap Berkorban demi Keselamatan Rakyat

Minggu, 5 Oktober 2025 - 11:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Setpres)

Presiden Prabowo Subianto. (Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Presiden Prabowo Subianto tampil garang saat memimpin upacara HUT ke-80 TNI di kawasan Monas, Jakarta, Minggu (5/10/2025).

Dalam amanatnya, Prabowo menegaskan bahwa TNI adalah benteng sejati NKRI yang lahir dari rakyat dan harus siap berkorban demi keselamatan bangsa.

Prabowo memuji kinerja TNI yang terus berada di garis depan menjaga kedaulatan negara di tengah gejolak dunia. “TNI lahir dari rakyat, hidup bersama rakyat, dan berjuang untuk rakyat,” tegas Prabowo di hadapan ribuan prajurit.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden menekankan, TNI wajib sigap menghadapi segala ancaman, dari dalam maupun luar negeri. “TNI harus selalu siap melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. Prajurit TNI wajib rela berkorban demi keselamatan rakyat,” ujarnya tegas.

Baca Juga :  Pemerintah Pulangkan 2 Napi Belanda, Yusril: Proses Cepat Permintaan Raja Belanda

Dalam pidatonya, Prabowo juga mengingatkan seluruh jajaran TNI untuk introspeksi diri dan tetap solid membantu pemerintah menjaga kekayaan alam Indonesia.

Ia menyoroti masih adanya pihak tak bertanggung jawab yang menjarah sumber daya nasional.

“TNI harus tanggap. TNI harus bantu penegak hukum, pemerintah pusat dan daerah menjaga kekayaan bangsa. Sumber daya kita jangan dibiarkan dirampas,” perintahnya.

Presiden menegaskan, kekayaan alam Indonesia adalah modal besar untuk mewujudkan negara modern yang adil dan makmur. “Kekayaan bangsa harus dikelola untuk rakyat, demi menghapus kemiskinan dan membangun masa depan,” tegasnya lagi.

Selain itu, Prabowo menyoroti pentingnya kepemimpinan yang teladan dan profesional di tubuh TNI. Ia menekankan, tidak ada tempat bagi pemimpin yang tidak kompeten.

Baca Juga :  TPG Guru Madrasah Mulai Cair Pekan Ini, Kemenag Percepat SKAKPT

“Kepemimpinan di TNI harus jadi teladan. Ing ngarso sung tuladha. Pemimpin harus memberi contoh di depan. Yang tak profesional, tak paham tugas, tak punya semangat pengabdian—tidak ada tempat di TNI!” tegasnya lantang.

Prabowo juga memberi instruksi langsung kepada Panglima TNI dan Kepala Staf TNI untuk melakukan penilaian ketat terhadap seluruh pemimpin di jajaran militer.

“Saya beri izin, dalam seleksi kepemimpinan jangan hanya lihat senioritas. Yang utama adalah prestasi, pengabdian, dan cinta tanah air,” ujarnya menutup pidato dengan tegas. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Putusan MK Jadi Amunisi, Gibran Dilaporkan ke Bareskrim soal Dokumen Pendidikan
Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan
Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu
Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?
Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Resmi Jadi UU, Ini yang Diatur
Rp250 Juta Demi Bisa Pakai HP di Rutan Pondok Bambu, Ombudsman Buka Suara
Terungkap! PB Indra Kenz Dicabut, Proses Remisi Jadi Sorotan

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:15 WIB

Putusan MK Jadi Amunisi, Gibran Dilaporkan ke Bareskrim soal Dokumen Pendidikan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:35 WIB

Pesta Narkoba di Rutan Depok Berujung Pemindahan 313 Napi ke Nusakambangan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Prabowo Tambah Polisi Hutan Jadi 70 Ribu, Pembalak Liar Mulai Diburu

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:45 WIB

Nusron Wahid Dipanggil KPK Hari Ini, Kasus HGB Summarecon Makin Terang?

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:01 WIB

Prabowo: Ada Ancaman, Jangan Gentar! Rp52 Triliun Kekayaan Negara Diselamatkan

Berita Terbaru