Pramono Anung Integrasikan Ribuan CCTV untuk Pantau Macet, Banjir dan Begal

Selasa, 19 Mei 2026 - 07:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
(Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Polda Metro Jaya resmi memperkuat sistem pengawasan Ibu Kota dengan mengintegrasikan sekitar 24 ribu kamera CCTV dalam satu dashboard terpadu.

Langkah ini digadang-gadang menjadi senjata baru untuk memantau keamanan, lalu lintas, hingga titik rawan banjir di Jakarta.

Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan nota kerja sama di Balai Kota Jakarta, Senin (18/5/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan integrasi CCTV akan melibatkan kamera milik BUMD, OPD, fasilitas lalu lintas kepolisian, hingga gedung bertingkat di Jakarta.

“Pada tahap awal, sekitar 24 ribu CCTV akan dikelola bersama. Sumbernya berasal dari berbagai instansi dan fasilitas publik di Jakarta,” ujar Pramono.

Pantau Macet, Banjir hingga Kejahatan Jalanan

Selanjutnya, sistem pengawasan terpadu itu akan membantu Pemprov DKI memantau mobilitas warga, arus kendaraan, pelayanan publik, kebersihan kota, hingga kondisi genangan dan banjir secara real time.

Sementara itu, pihak kepolisian memanfaatkan integrasi CCTV untuk memperkuat pengawasan keamanan, mendeteksi aksi kriminal, memburu pelaku begal, hingga mendukung penyelidikan kasus kejahatan.

Baca Juga :  BNPB Update Bencana Sumatera, Korban Tewas Tembus 1.201 Jiwa - 113 Ribu Mengungsi

Pramono optimistis sistem tersebut membuat pengelolaan data Jakarta semakin lengkap dan akurat.

“Kalau semua terintegrasi, pengawasan Jakarta akan jauh lebih kuat dan mendukung program Jaga Jakarta,” katanya.

Akses CCTV Dibatasi, Tidak Bisa Dibuka Sembarangan

Meski demikian, Pemprov DKI memastikan dashboard CCTV tidak dapat diakses publik secara bebas. Pemerintah membatasi akses karena berkaitan dengan keamanan dan kerahasiaan data masyarakat.

Pramono menegaskan hanya pihak tertentu yang bisa membuka sistem tersebut, di antaranya Pemprov DKI, Polda Metro Jaya, serta Badan Intelijen dan Keamanan Polri.

“Di luar itu tidak bisa mengakses karena menjadi kewenangan aparat,” ujarnya.

Target Rampung Akhir 2026

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menjelaskan hasil verifikasi awal menemukan 7.314 titik CCTV publik yang berpotensi diintegrasikan.

Pada tahap pertama, sebanyak 3.362 kamera sudah dapat dimanfaatkan oleh kepolisian untuk mendukung pengamanan wilayah Jakarta.

Pemprov DKI menargetkan seluruh integrasi CCTV rampung pada akhir 2026. Bahkan, pada 2027 jumlah kamera pengawas diproyeksikan bertambah hingga mencapai 24.095 titik.

Baca Juga :  1.833 Kasus Narkoba Dibongkar Polda Metro Jaya, 2.485 Tersangka Diringkus

Pengembangan itu mengacu pada Pergub Nomor 238 Tahun 2015 tentang kewajiban pemasangan CCTV di gedung bertingkat dan fasilitas publik.

Polda Metro Siapkan Tim Pemburu Begal 24 Jam

Di sisi lain, Kapolda Metro Jaya Komjen Asep Edi Suheri memerintahkan seluruh jajaran bertindak tegas terhadap pelaku kriminal yang membahayakan warga maupun petugas.

Ia meminta personel tidak ragu melakukan tindakan tegas dan terukur sesuai aturan penggunaan kekuatan kepolisian.

“Kami sudah perintahkan jajaran untuk menindak tegas pelaku kejahatan yang mengancam keselamatan masyarakat,” tegas Asep.

Sebelumnya, Ditreskrimum Polda Metro Jaya membentuk Tim Pemburu Begal yang bersiaga 24 jam di titik rawan kejahatan Jakarta.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin menyebut tim khusus itu bergerak cepat memberantas begal dan kriminalitas jalanan.

“Kami siagakan Tim Pemburu Begal selama 24 jam demi menjaga Jakarta tetap aman,” katanya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan
Razia Dini Hari di Cengkareng, Polisi Sita Sabu dan Obat Keras dari Dua Pria
PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks
Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa
Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah
Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar
Kapal Mati Mesin di Perairan Pulau Pari, Gulkarmat Evakuasi 150 Penumpang
Home Industry Vape THC di Bali Terbongkar, Omzet Diduga Capai Rp300 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:44 WIB

Pramono Siapkan Jalur Bawah Tanah Senayan, UMKM dan Pejalan Kaki Diuntungkan

Senin, 6 Juli 2026 - 13:21 WIB

PWI Jakut Gelar Sharing Session Jurnalistik, Perkuat Literasi Digital dan Tangkal Hoaks

Senin, 6 Juli 2026 - 05:24 WIB

Polisi Ringkus Pemotor Ninja RR yang Tampar Pengendara di Jagakarsa

Senin, 6 Juli 2026 - 05:11 WIB

Prakiraan Cuaca Jabodetabek Senin 6 Juli 2026, Mayoritas Wilayah Cerah

Minggu, 5 Juli 2026 - 20:09 WIB

Sumur Minyak Tradisional Meledak di Aceh Timur, Kobaran Api Masih Berkobar

Berita Terbaru

Langkah mundur dari Cupertino. Apple menunda proyek AirPods berkamera akibat kekhawatiran privasi publik serta kendala teknis pada sistem kecerdasan buatan Siri. Dok: (AP Photo/Noah Berger)

TEKNOLOGI

Apple Tunda Proyek AirPods Kamera demi Keamanan Privasi

Selasa, 7 Jul 2026 - 13:08 WIB

Transisi besar era digital Sony. Raksasa teknologi asal Jepang menghentikan produksi game fisik pada 2028 dan mengalihkan pabrik Thalgau ke industri mikro optik. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Sony Kucurkan Rp 629 Miliar, Sulap Pabrik Cakram PlayStation

Selasa, 7 Jul 2026 - 12:50 WIB

Panggung dunia menyambut karya anak bangsa. Moonlit Orchard hadir membawa mekanik siklus bulan yang dinamis dan kearifan lokal yang kental. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Moonlit Orchard Bawa Tradisi Nusantara Tantang Dominasi Global

Selasa, 7 Jul 2026 - 10:18 WIB